( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Hasil mediasi


__ADS_3

Hari ini adalah mediasi terakhir yang akan menentukan semuanya apakah pernikahan Nia dan Leo resmi berakhir atau tidak menemukan jalan terbaik.


Nia ditemani oleh mami Yuli dan Edward pengacara keluarga Ramadhan sekaligus sahabat papi Primus sedangkan papi Primus menemani Green di rumah.


Mami Yuli sangat ingin menemani putrinya menghadapi mediasi ketiga ini, dia ingin memberikan kekuatan untuk putrinya.


" Sayang, kamu harus tenang ya demi mami dan putrimu setelah ini kita akan pergi berlibur" kata mami Yuli mengelus rambut Nia.


Nia menanggukan kepalanya dengan tatapan kosong Edward menghampiri mereka.


" Yuli ayo kita duduk disana karena mereka sudah datang" Edward membisik pada mami Yuli bahwa Leo dan Tika memasuki pengadilan.


Mami Yuli menanggukan kepalanya dan memeluk putrinya menuju kursi pojokan agar putrinya tidak melihat Leo dan Tika masuk.


Tika dengan senyuman mengayun manja pada Leo hingga membuat mami Yuli menggelengkan kepalanya.


" Dasar tak tahu malu" guman mami Yuli dengan emosi, Edward tersenyum mendengar gumaman mami Yuli.


Taklama nama Leo dan Nia di panggil memasuki ruangan mediasii, mami Yuli memastikan Leo masuk duluan setelah itu baru mami Yuli mengajak Nia.

__ADS_1


" Nia ayo kita masuk ke dalam" kata mami Yuli, membimbing Nia masuk ke dalam, Tika melihat mami Yuli membimbing Nia dia menjadi curiga.


" Ada apa dengan Nia sepertinya ada sesuatu? " Tika menunggu mami Yuli keluar dari ruangan.


Leo dan Nia masuk ke dalam dengan didampingi oleh pengacara masing-masing.


" Baguslah dia sudah keluar aku akan bertanya " guman Tika, Tika mendekati mami Yuli yang duduk di depan ruangan mediasi.


" Halo tante" panggil Tika dengan tangannya berada di dadanya, mami Yuli terkejut melihat Tika di depannya.


" Kau pergilah aku tak ingin melihatmu" kata mami Yuli.


Tika tertawa. " Hahaha tante lucu, tante kira aku sudi menemui tante aku hanya bertanya menengai Nia. Sepertinya ada sesuatu padanya" kata Tika dengan senyuman.


" Tidak ada yang perlu saya jawab anda tidak perlu mengetahuinya" kata mami Yuli menarapnya dengan tajam. Tika menanggukan kepalanya kemudian pergi karena semua mata tertuju padanya.


situasi ruangan mediasi.


" Nyonya Nia apakah anda tak ingin mengatakan sesuatu, di samping ada suami anda keluarkanlah semuanya saya hanya mendengarnya" kata mediator.

__ADS_1


Nia menunduk memikirkan perkataan maminya yang selalu memintanya agar tenang.


Nia menarik nafasnya. " Mas aku hanya ingin tahu kenapa kamu berbuat seperti ini padaku selingkuh dengan sahabatku sendiri " kata Nia menatap Leo dengan tajam tapi kedua tangannya gemetaran.


" Tuan Leo silahkan jawab pertanyaan dari istri anda, semoga dengan jawaban anda bisa menyelamatkan rumah tangga kalian" kata mediator.


Kedua pengacara hanya diam dan mendengar tidak ingin menanggu klien masing - masing.


" Kau ingin tahu baiklah karena dia bisa memberikan semua yang ingin ku inginkan tidak seperti dirimu" tekan Leo, menunjuk Nia.


" Bu saya kira tidak perlu meneruskan mediasi ini aku ingin berpisah dengannya" Leo meninggalkan ruang mediasi disusul oleh pengacara.


Mediator hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku dari Leo, Mediator melihat Nia tubuh Nia gemetaran.


" Nyonya, anda baik-baik saja?" mediator ada kesedihan yang dia lihat pada diri Nia. Edward terkejut melihat Nia gemetaran.


Nia memukul kepalanya sambil histeris beruntung ruangan ini kedap suara hingga tidak di dengar oleh orang luar.


" Nia tenangkan dirimu " kata Edward. " Dia berkata aku yang sala" kata Nia terus menampar dirinya sendiri, mediiator berusaha untuk menenangkan diri Nia.

__ADS_1


" Bu tolong jaga dia sebentar aku akan memanggil maminya" sahut Edward. Mediator menanggukan kepalanya.


Nami Yuli terkejut melihat putrinya yang mulai histeris sejak tadi dia tak tenang melihat Leo yang keluar dari ruangan.


__ADS_2