( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Mediasi


__ADS_3

Sidang terus berlanjut dengan pernyataan kedua pihak, karena Nia tak hadir dengan persidangan pertama maka hakim memutuskan untuk mengundur.


" Pengacara untuk pertemuan selanjutnya usahakan agar terdugat hadir pada sidang selanjutnya" kata Hakim.


Edward berdiri. " Baik pak saya akan memberitahunya pada klien saya" kata Hakim, Edward kembali duduk dan mendengar pernyataan hakim.


" Untuk sidang selanjutnya akan dilanjutkan seminggu lagi, saya harap kedua belah pihak untuk dapat hadir untuk melakukan mediasi.


Setelah hakim keluar dari ruangan sidang tinggalah Leo, Tika dan papi Primus dan Edward dalam ruangan. Tika menghampiri Leo dan mengajaknya pulang.


" Mas ayo kita pulang kamu harus ke perusahaan karena hari ini adalah perkenalanmu sebagai CEO baru di perusahaan Ramadhan dan di ganti sebagai Leo group" kata Tika menatap primus dengan senyuman sinis.


Papi Primus menahan emosinya sambil memejamlan matanya, Edward mencemaskan sahabatnya setelah ini apa yang harus dilakukan oleh sahabatnya ini.


Edward berfikir akan membicarakan masalah ini padanya setelah proses perceraian ini selesai. Kemudian mereka pulang ke tempat masing-masing.


Kediaman keluarga Ramadhan.


Papi Primus dan Edward sudah sampai di kediaman keluarga Ramadhan mereka disambut oleh mami yulia yang sejak pagi gelisah dengan hasil persidangan.

__ADS_1


" Papi" kata mami Yulia, papi Primus tersenyum dsn mencium kening istrinya dan mengajaknya masuk.


Mereka duduk di ruang tengah papi Primus menghentakan tubuhnya di sofa dia sangat lelah.


" Mami dimana cucu kita? " Papi Primus menanyakan cucunya. " Dia bersama Nia di kamar, pi bagaimana hasilnya, apakah sudah ada hasilnya pi? " mami Yulia.


Papi Primus menghela nafasnya dengan berat. Mi mereka harus melakukan mediasi minggu depan" kata papi Primus.


Mami Yulia terkejut mendengarnya bahwa putrinya belum juga bebas dari penderitaan ini.


" Mami persiapkanlah Nia untuk mediasi minggu depan dia harus hadir" kata papi Primus.


" Sebenarnya bisa Nia tak hadir dalam persidangan, tapi sidang akan berlangsung lebih lama" kata Edward.


Orangtuanya tak ada pilihan lain selain mempersiapkan putrinya untuk mediasi karena tak ada pilihan yang lain supaya perceraian ini di cepat selesai.


Seminggu kemudian.


Mami Yuli sudah membicarakan hal ini pada Nia menengai mediasi yang akan di jalani oleh putrinya, papi Primus meminta pada pihak pengadilan agar mediasi dijalani secara terpisah agar putrinya tidak terganggu.

__ADS_1


Mereka beruntung mediasi pertama dan kedua dilakukan secara terpisah berbeda dengan mediasi ketiga karena Leo dan Nia harus dipertemukan dan orangtua Nia tidak ada pilihan lain.


Mediasi pertama berjalan dengan baik Nia meluapkan semuanya pada mediator, dia mengeluarkan semua isi hatinya sekali dia berteriak bahkan hampir melukai mediator. Beruntung papi Primus membawa dokter untuk menenangkan putrinya.


Saat ini papi Primus bicara dengan mediator menengai mediasi ketiga dia takut keadaan putrinya.


" Bu sudah lihat sendiri keadaan putriku kami takut jika mereka di pertemukan keadaannya semakin memburuk? " Papi Primus.


" Tuan Ramadhan kami mengerti dengan keadaan putri, anda. Sebaiknya kita tunggu karena minggu depan mediasi untuk menantu anda" kata mediator.


Papi Primus menanggukan kepalanya kemudian pulang ke kediaman keluarga Ramadhan.


Ruang mediasi.


hari ini adalah mediasi untuk Leo, Leo duduk dihadapan mediator dia juga mengeluarkan emosinya.


" Bu saya tak ingin melanjutkan pernikahan ini lagi karena dia tak bisa mengurus rumah tangga ini" Leo dengan pura-pura sedih.


Tika menunggunya di luar dengan santai karena dia yakin Leo pasti menjelekan Nia.

__ADS_1


__ADS_2