
Papi Primus tahu bahwa putrinya mengkhawatirkan dirinya tapi dia juga mencemaskan putrinya yang baru saja sembuh dari sakitnya.
" Sayang kamu baru saja sembuh papi tak ingin kamu kelelahan, biar kamu istirahat dulu di rumah " kata papi Primus.
" Nia lebih mengkhawatirkan papi, papi seharusnya tidak bekerja lagi. Papi izinkan Nia mengurus perusahaan ya agar Nia tak memikirkan semuanya lagi" kata Nia, memeluk lengan papi Primus.
Papi Primus dan mami Yulia saling memandang. " Baiklah kamu akan mengurus perusahaan esok, besok papi akan memperkenalkanmu pada karyawan" kata papi Primus.
" Terima kasih papi, Nia akan bekerja keras agar perusahaan kita semakin berkembang " kata Nia.
Kemudian mami Yulia meminta mereka untuk istirahat, mereka menuju ke kamar masing-masing.
Besok paginya Nia bersiap untuk ke kantor dia bercermin di kaca sambil memperhatikan penampilannya.
Nia merasa gugup karena sudah lama dia tak bekerja, Nia menarik nafasnya secara kasar.
" Nia, kamu harus percaya diri ini demi dirimu dan keluarga. Kamu pasti bisa Nia tunjukan siapa dirimu pada mereka" kata Nia, memberi semangat pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Tok, tok, tok.
" Mami" panggil Gren, membuka pintu dan memasukan kepalanya, Nia tersenyum melihat putrinya dan mengajaknya untuk turun.
Mami Yulia dan papi Primus tersenyum meluhat putri dan cucunya yang sudah berpakaian rapi.
" Cucu nenek sudah siap ke sekolah tapi kenapa wajahnya murung, sayang" kata mami Yulia, mengambil makanan untuk suaminya.
' Hari ini mami tidak mengantar Green ke sekolah" kata Green dengan diam, Nia tersenyum.
" Sayang hari ini mami sudah mulai bekerja untuk hari ini di antar oleh nenek dulu ya, besok mami akan antar putri mami ini ke sekolah" kata Nia membujuk putrinya.
" Green senang karena mami sudah bekerja lagi, Green tak mau mami sakit lagi jika mami bekerja itu terbaik untuk mami Green tak apa" kata Green, Nia memeluk putrinya.
Orangtua Nia tersenyum haru melihat keduanya kemudian papi Primus meminta mereka makan nanti Green telat ke sekolah.
" Kakek mami Green ke sekolah dulu" Green pamit dan mencium tangan Nia dan papi Primus.
__ADS_1
" Sayang ingat jangan memaksa bekerja jika kamu merasa lelah istirahatlah" kata mami Yulia, Nia menanggukan kepalanya.
Supir mengantar mami Yulia dan Green ke sekolah begitu pula papi Primus dan Nia menuju ke perusahaan NG Group.
Perusahaan NG Group.
El yang sudah dapat kabar dari papi Primus mengenai putrinya akan ke perusahaan, dia segera mengumpulkan karyawan di lobi.
" Kalian tahu nggk kenapa pak El mengumpulkan kita di lobi? " karyawan 1.
" Sebaiknya kita lihat saja apa yang akan di sampaikan oleh bos, sepertinya ini sangat penting " kata karyawan 2.
Karyawan lainnya menanggukan kepalanya menunggu kedatangan papi Primus.
El yang melihat mobil papi Primus datang meminta karyawan untuk tenang, mobil papi Prumus memasuki perusahaan NG Group.
Supir membuka pintu untuk majikannya papi Primus keluar dari mobil dia tetap di depan pintu membuat karyawan menatapnya. Tiba-tiba terlihat ada seorang wanita yang keluar dari mobil terlihat elegan dan dingin.
__ADS_1
Nia memeluk lengan papi primus dan masuk ke perusahaan semua mata tertuju pada mereka, karyawan saling berbisik siapakah wanita yang bersama bos mereka.