( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 67


__ADS_3

Setelah lampu hijau mobil yang membawa Nia dan Green menuju ke sekolah, taklama mobil tiba di sekolah.Nia membuka pintu keluar bersama Green dengan berpegangan tangan mereka menuju kelas Green.


" Mami ini kelas Green ayo masuk mi, Green akan memperkenalkan mami ke teman Green" kata Green, Nia menanggukan kepalanya.


" Assalamualaikum bu guru, bu guru kenalkan ini maminya Green" kata Green memperkenalkan Nia sama gurunya.


" Saya senang bisa bertemu dengan anda karena Green suka bercerita tentang maminya" kata guru. " Sama-sama bu putri saya bercerita yang baik saja kan bu" kata Nia dengan candaan.


" Mami" kata Green dengan kesalnya. " Baiklah sayang mami akan menunggu di taman ingat patuhi guru dan dengar pelajaran yang disampaikan, bu saya pamit dulu" kata Nia, guru tersenyum dan menanggukan kepalanya meminta Green duduk di tempatnya.


Perusahaan Davidson Group.


Mobil Tama memasuki lobi perusahaannya satpam membuka pintu dan memberi hormat Tama turun dari mobil dan merapikan pakaiannya, dengan gagahnya juga dingin memasuki perusahaannya.


Karyawan sudah berkumpul dan menyambut kedatangan CEO mereka.

__ADS_1


" Selamat datang bos" seru karyawan, Azka dengan dinginnya melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya, selama Tama melewati mereka tak ada yang berani mengeluarkan suaranya.


" Tuan muda" kata Roger yang susah menunggunya di depan pintu Life, mereka memasuki life Roger menekan lantai 7 dimana ruang kerja Tama berada.


Tin


Life terbuka Roger mempersilahkan Tama keluar menuju ruangannya, di depan ruangannya disambut oleh sekretaris.


' Selamat pagi bos" kata sekretaris, Tama san Roger menanggukan kepalanya, Roger membuka pintu mempersilahkan Tama masuk.


" Roger kapan kita akan bertemu dengan pemimpin perusahaan NG Group" kata Tama, membuka jasnya dan duduk di kursinya.


Tama membaca laporan yang sudah berada di atas mejanya di baca dengan teliti agar tidak ada kesalahan, tiba saja dia teringat dengan sepasang mata yang tak sengaja dia lihat di dalam mobil saat lampu merah.


" Mata itu sepertinya aku pernah melihatnya tatapannya ada rasa kesakitan walau dia berusaha menyembunyikannya" guman Tama ketika Nia tersenyum melihat Green.

__ADS_1


Tama mengusap wajahnya secara kasar. " Untuk apa aku memikirkannya paling kita takkan pernah bertemu lagi" guman Tama, kembali memeriksa laporan.


Di sekolah


Nia menunggu putrinya di taman disana tak hanya dirinya tapi ada beberapa irangtua yang menunggu anaknya, ada seorang wanita yang mendekati Nia karena baru melihat Nia di sekolah anaknya.


" Maaf bu sepertinya baru ya" kata seorang ubu " Oh ya bu saya pertama kali menunggu putri saya karena selama ini yang mengantarnya pengasuhnya " kata Nia dengan senyuman.


" Pasti ibu dan suami sangat sibuk bekerja hingga tidak ada waktu untuk mengantar anak ibu ke sekolah" kata ibu, Nia hanya senyum mendengar perkataan seorang ibu.


Sudah 2 jam berlalu bel tanda pulang berbunyi satu persatu siswa keluar dari kelas.


" Mami" teriak Green, Nia tersenyum melihat putrinya datang.


" Mami kenalkan ini Cleo teman Green" kata Green memperkenalkan temannya ke Nia.

__ADS_1


" Salam kenal tante saya Cleo temannya Green " kata Cleo. " Halo sayang tante maminya Green" sahut Nia, Cleo mencium tangan Nia.


Kemudian jemputan Cleo datang, Cleo pamit sama Nia dan Green tidak lupa dia memberi salam. Nia juga mengajak putrinya pulang.


__ADS_2