( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku

( Berbagi Cinta) Suamiku Mencintai Sahabatku
Episode 124


__ADS_3

Semua orang masih menunggu apa yang ingin di sampaikan oleh MC


" Baiklah mari kita sambut tuan El ingin menyampaikan sepatah kata" kata MC.


Prok


Semua orang bertepuk tangan melihat El menaiki atas panggung.


El mengambil mic dari tangan MC. " Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang telah berkenan hadir untuk merayakan ulang tahun Perusahaan NG Group ke dua tahun" kata El.


Mereka bertepuk tangan sambil mengucapkan selamat ulang tahun.


" Saya minta nona Nia Ramadhan sebagai CEO sekaligus pemilik dari Perusahaan NG Group untuk naik atas panggung dan mengucapkan satu pepatah kata" kata El, dengan hormat mempersilahkan Nia naik.


Semua orang bertepuk tangan melihat Nia naik atas panggung berbeda dengan dua orang duduk barisan di belakang.


" Jadi dia CEO dari perusahaan NG Group pantas dia menolak kerja sama kita, mas. Ini pasti direncanakan oleh mereka untuk merebut milik kita. Jangan kejadian di proyek itu juga telah direncanakan oleh mereka" kata Leo, terkejut setelah mengetahui Nialah pemilik dari perusahaan NG Group.

__ADS_1


"Kamu benar mas benar wanita sialan beraninya dia mempermainkan kita, kita harus melakukan sesuatu mas agar mereka tidak menanggap kita remeh" kata Tika, menatap Nia dengan kebencian.


Nia menyampaikan sejak awal dia mulai membangun perusahaan ini dan tanpa menceritakan tentang penyakitnya, dia tak ingin orang lain mengetahui mengenai masa lalunya kecuali masa kini.


Para pelayan membawa kue ulang tahun Nia meminta semua keluarganya untuk maju ke depan. Nia memotong kue membagi pada keluarganya. Setelah memotong kue acara di lanjutkan dengan mempromosikan proyek baru yang akan di kerjakan.


El membahas proyek baru mereka pada rekan bisnis, mereka akan membangun universitas di kota A dan saat ini sedang tahap pembangunan, banyak para rekan bisnis memuji ide dari Nia.


" Sayang, kenapa tak memberitahu mas ajan membangun Universitas di kota A" kata Tama, tidak mengetahui hal ini. Nia hanya tersenyum menanggapinya.


' Daddy dan lainnya bangga padamu nak di kota A memang tidak banyak Universitas, dengan proyek ini akan membantu para remaja untuk menempuh pendidikan lebih tinggi tidak perlu lagi kekota lain" kata daddy Thomas.


" Mami Green mau ke toilet"kata Green.


" Sayang biar nenek yang menemaninya " kata mami Yulia, tahu kalau putrinya masih dibutuhkan kehadirannya.


" Green ayo bersama nenek biar mami disini" kata mami Yulia, Green menanggukan kepalanya memegang tangan mami Yulia.

__ADS_1


Papi Primus dan Nia meminta mereka untuk berhati Tama juga menghubungi Xanders untuk melindungi mereka.


Tika tersenyum melihat Green dan mami Yulia menjauh dari Nia dan lainnya, dia berfikir inilah saatnya membalas Nia.


" Mas hubungi mereka untuk ke toilet dan tangkap Green" bisik Tika, Leo menatap Tika.


" Mas jika kamu ingin membalas wanita itu inilah saatnya, apalagi Green juga putrimu kita takkan menyakitinya" bujuk Tika, Leo memikirkan perkataan Tika sebenarnya dia juga merindukan putrinya itu.


Entah kenapa suatu kebetulan atau sudah di rencanakan orang suruhan Leo berada di dekat lokasi, Leo menghubungi anak buahnya untuk menangkap Green tidak lupa untuk mengirim fotonya.


" Sayang sudah selesai" kata mami Yulia, melihat Green keluar dari toilet, Green tersenyum dan menanggukan kepalanya.


Saat mereka akan kembali ke lokasi tiba saja mereka di halangi oleh beberapa orang berpakaian hitam .


" Nenek" kata Green, memeluk mami Yulia ketakutan.


" Apa keinginan kalian cepat pergi dari sini kalau tidak saya berteriak" kata mami Yulia, mencoba untuk menenangkan dirinya.

__ADS_1


" Hahaha".


__ADS_2