Aku Hanya Boneka Pengganti

Aku Hanya Boneka Pengganti
Jemput Aku di Bar


__ADS_3

"Arghh! aku muak melihat kalian berempat!" teriak Fiona.


Sean sudah tak sadarkan diri dari setengah jam yang lalu. Sedangkan Jeremy dan Dias sedang menggila, mereka mabuk-mabukan sambil menangis membicarakan wanita yang dicintainya. Dan Bas, dia bergelayut di pangkuannya Jeremy seperti orang bodoh.


Fiona mengacak-acak rambutnya kesal. Ini sudah lewat tengah malam, dan dia masih di sana menyaksikan orang-orang yang menggila karena minuman itu.


"Hei Sean! bangun!" Fiona mencoba membangunkan Sean, namun nihil.


Ponsel Sean tergeletak di atas meja. Hal itu membuatnya penasaran dengan wanita yang Sean bicarakan. Dia menyambar ponsel Sean dan membukanya. Satu-satunya nama yang ada didalam kontak Sean adalah Yelena.


"Yelena?" gumam Fiona.


Dia melirik Sean yang sedang tertidur pulas. Dia ingin tahu seperti apa wanita itu. Dengan berani dia mengirim pesan kepada Yelena menggunakan ponsel Sean.


'Jemput aku di Bar Flamboyan! aku mabuk berat..'


'Jalan Flamboyan nomor 127, di dekat gudang sembako kosong samping rumah sakit.'


Fiona mengirim pesan itu kemudian menghilangkan jejak dengan menghapusnya, lalu mengembalikan ponsel itu ke sediakala. Dia hanya tinggal menunggu dan melihat, seperti apa wanita yang mampu menggeser posisi Allesa itu.


......................


Drrtt~

__ADS_1


Yelena yang hampir terlelap itu membuka kembali matanya karena mendengar getar ponselnya. Dia membelalakkan matanya kaget saat melihat nama pada notifikasi pesannya.


"Mabuk berat? apa dia sudah gila? untuk apa dia mabuk-mabukan!?" gerutu Yelena.


Dia bergegas bangun dari tempat tidurnya untuk bersiap. Dia keluar dari kamarnya setelah menyambar tas selempang nya.


Di jam segini dia tidak mungkin mengganggu Pak Daus untuk mengantarkannya. Dia membuka garasi yang terdapat satu mobil sedan di dalamnya.


"Apa aku bisa menyetir?" gumamnya.


Tidak membuang banyak waktu lagi dia menghubungi taxi online. Setelah beberapa menit menunggu, kendaraan umum yang di pesannya pun tiba.


"Bar Flamboyan, Pak.." ujarnya pada Pak Supir.


Pak Supir melirik Yelena dari spionnya, kemudian menjalankan mobilnya sesuai perintah.


"Saya menjemput tunangan saya Pak," ujar Yelena.


"Sudah punya tunangan kok malah mainnya ke bar.. laki-laki macam apa itu.." gerutu Pak Supir.


"Maaf Non saya tidak bermaksud mencerca," jelas Pak Supir saat Yelena menatapnya sinis lewat spion.


"Menantu saya juga mainnya ke bar. Dan beberapa hari yang lalu dia menceraikan anak saya karena terpikat wanita di sana.." lanjut Pak Supir.

__ADS_1


Yelena hanya diam tak menghiraukannya. Bohong jika Yelena tidak memikirkannya. Dia sangat-sangat terganggu oleh perkataan itu. Yelena menggelengkan kepalanya mengusir pikiran yang tak perlu.


Dia menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil. Kepalanya sangat pusing saat ini karena tidurnya terganggu.


"Sudah sampai, Non.."


Yelena menatap tempat remang-remang itu dari dalam mobil. Apa akan baik-baik saja jika dia masuk kedalam sana? batinnya.


"Terima kasih, Pak," ujar Yelena sembari menyodorkan uang pada Pak Supir.


Dia melangkahkan kakinya menuju pintu masuk Bar. Perasaan tidak nyaman sedang menyerubungi hatinya. Dengan ragu dia memasuki tempat itu. Dia hanya perlu mencari dimana Sean berada dan segera membawanya keluar dari tempat aneh itu.


Di ujung sana. Yelena menemukannya, dia melihat sosok yang tidak asing dari sekian banyaknya orang asing di dalam sana.


Namun sosok wanita disampingnya membuat Yelena menghentikan langkahnya. Dari kejauhan Yelena memperhatikannya. Wanita dengan baju yang minim dan terbuka, lalu dandanan yang menor itu. Yelena bergidik ngeri melihat wanita itu.


'Aku harus segera membawa Sean pergi dari tempat aneh ini..' gumam Yelena.


Sekali lagi Yelena menghentikan langkahnya, dia terpaku kaget saat wanita itu membelai rambut Sean.


'Siapa wanita itu?' batin Yelena.


Tiba-tiba ucapan Pak Supir tadi melintasi pikirannya. Yelena memundurkan langkah saking kagetnya. Namun..

__ADS_1


Deg!


Mata mereka bertemu. Dia dengan wanita itu.


__ADS_2