Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Menunda


__ADS_3

Setelah makan malam , Ria masuk ke kamar ibunya dan Dinda . Ria ingin membantu merapikan barang - barang sang ibu .


" Bu , Ria bantu buat berkemas ya . " ucap Ria membuka pintu dan masuk ke dalam kamar itu .


" Tidak perlu nak ini juga sudah hampir selesai ." tolak Bu Dewi halus .


" Tidak apa - apa bu Ria bantu ." ucap Ria .


" Ya sudah terserah kamu ." balas Bu Dewi lagi .


Mereka pun melanjutkan merapikan barang .


" Ibu kenapa tidak di sini sampai aku pulang dari liburan saja ? atau aku batalkan saja ya liburanku dengan mas Yuda biar kita mempunyai banyak waktu ." ucap Ria .


" Jangan kamu batalkan liburanmu . Ini kesempatan untukmu agar bisa lebih dekat dengan suamimu . Dan ibu tidak bisa di sini lama - lama nak apalagi harus menunggumu sampai pulang . Ibu tidak enak dengan keluarga suamimu yang sudah sangat baik dengan kita . Ibu tidak mau dianggap memanfaatkan mereka . Lagi pula tidak baik kalau ibu terlalu lama di rumah suamimu ini . Dan yang utama Randi dan Dinda kan sebentar lagi masuk sekolah jadi ya lebih baik kami pulang lebih awal agar bisa beristirahat ." ucap Bu Dewi menjelaskan .


" Tapi bu aku masih kangen dengan ibu . Aku masih ingin ibu di sampingku ." ucap Ria .


" Kamu kan sudah terbiasa hidup sendiri Ri , kenapa sekarang jadi manja begini ? Ibu hanya pulang ke rumah kita , kamu juga masih bisa kan kapan - kapan pulang ke sana ketemu ibu . Jadi biarkan ibu pulang sekarang ya , demi nama baik kita . " nasihat Bu Dewi .


Ria yang mendengar ucapan snag ibu pun hanya bisa pasrah dan tidak bisa menahan lagi . Karena Bu Dewi sudah bulat dengan keputusannya . Akhirnya Ria mau tidak mau harus terima .


" Ya sudah aku rela ibu , Randi dan Dinda pulang . Tapi untuk malam ini ijinkan aku untuk tidur bersama ibu dan Dinda . Aku kangen tidur di peluk oleh ibu . Dan aku tidak mau mendengar penolakan lagi . " titah Ria sambil naik ke ranjang dan langsung berbaring .


Bu Dewi dan Dinda hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Ria yang seperti anak kecil .


" Ih mbak Ria kayak anak kecil aja . Sudah punya suami juga . Malu dong mbak sama aku ." ucap Dinda .


" Biar saja , terserah yang mau kamu katakan . Pokoknya malam ini aku mau tidur dengan ibu dan kamu . Sudah ayo kita tidur , sudah malam ini . " ucap Ria sambil memejamkan mata .


" Apa kamu sudah meminta ijin dengan suamimu kalau mau tidur di sini ? " tanya Bu Dewi membuat Ria yang sudah memejamkan mata pun membukanya .


" Apa perlu meminta ijin dengannya , akukan tidak lagi mau keluar rumah bu ?" tanya balik Ria . Bu Dewi pun tersenyum mendengar pertanyaan anaknya itu .


" Perlu Ri , apapun yang ingin kamu lakukan lebih baik dengan ijin suamimu dulu . Ridho suami adalah ridho Allah nak . Murka suami adalah murka Allah . Jadi kalau suami mu tidak ridho karena kamu tidak ijin terlebih dahulu dengannya akan membuat dosa untukmu ." ucap Bu Dewi menasihati .


" Ya sudah kalau begitu aku ijin dulu sama mas Yuda . Ibu tunggu aku di sini ." ucap Ria sambil beranjak dari ranjang .


Ria pun bergegas keluar untuk menemui sang suami . Bu Dewi dan Dinda yang melihat tingkah Ria hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya .


" Mbak Ria lucu ya bu , sudah punya suami harusnyakan minta di peluk saat tidur sama suaminya ini malah minta tidur di peluk sama ibu . " ucap Dinda terkekeh .


" Iya tumben sekali anak itu ." balas Bu Dewi .


Ria berjalan dengan terburu - buru untuk menemui suaminya di kamar . Namun saat masuk kamar tidak terlihat Yuda di sana .


Ria lalu bergegas turun lagi untuk mencari Yuda di ruang kerjanya . Dan benar Yuda berada di ruang kerjanya karena saat Ria mengetuk pintu terdengar suara snag suami yang mempersilahkannya masuk .


" Ternyata mas Yuda di sini . Aku cari di kamar tidak ada tadi . " ucap Ria sambil masuk ke dalam ruangan itu . Terlihat Yuda dan Hendri ada di sini .


" Ada apa sayang kamu mencariku ? kenapa kamu belum tidur ?" tanya Yuda .

__ADS_1


" Mas , aku ke sini ingin ijin denganmu . Boleh tidak malam ini aku tidur dengan ibuku . Besok mereka akan pulang dan aku tidak bisa mengantarkan mereka karena kita besok pergi pagi . Jadi aku ingin malam ini menghabiskan waktu bersama ibu dan adik - adiku . Boleh tidak ? " ucap Ria memohon .


Yuda yang melihat sang istri memohon seperti itu pun merasa tidak tega .


" Ya tidak apa - apa sayang , puas - puaskanlah malam ini bersama keluargamu . Apalagi ini aku juga ada urusan yang belum juga selesai . Jadi aku ijinkan kamu tidur dengan ibu . " ucap Yuda .


" Benarkah ini mas ?!!! " seru Ria bahagia dan Yuda pun hanya mengangguk . Membuat Ria semakin bahagia .


" Terimakasih ya mas . Kalau begitu aku ke kamar ibu dulu ya mas dan mau tidur . Selamat malam ." ucap Ria girang dan tanpa sadar dia mengecup pipi Yuda . Membuat Yuda diam membeku sedangkan Ria langsung berlari ke kamar sang ibu .


Hendri yang melihat interaksi Yuda dan Ria pun ikut tercengang . Dia ikut larut dalam diam .


" Itu benar - benar Ria Yud ? banyak banget perubahannya ." tanya Hendri saat sudah tersadar dari keterkejutannya .


" Iya Ria memang ada Ria yang lain . " ucap Yuda yang terasadar juga .


" Bisa berubah banyak begitu . Kamu apain dia sampai bisa luluh begitu samamu ?" tanya Hendri lagi heran .


" Tidak aku kasih apa - apa . Aku hanya menghujani dengan ketulusan hati dan cinta saja . " ucap Yuda .


" Cih , sok puitis sejak kapan kamu mengerti akan cinta ? " goda Hendri .


" Sejak jatuh cinta dengan Ria . Kenapa iri bos ?" ucap Yuda membalas .


" Enak saja , gini - gini juga sudah engga jomblo lagi bro . " balas Hendri tidak mau kalah .


" Hen , aku ada permintaan lagi . Bisa tidak jam penerbanganku besok di undur agak siang saja ? Aku kemarin tidak tahu kalau ibu ingin pulang sekarang . Waktu di meja makan tadi aku kasihan melihat raut wajah istriku . Dia kayaknya sedih karena besok tidak bisa mengantar kepulangan ibu dan adik - adiknya . Kalau kita undur jam penerbangannya agak siang , kami akan bisa mengantarkan ibu dan adik - adiknya walaupun hanya di depan rumah . Itu kan lebih baik daripada tidak sama sekali ." ucap Yuda .


" Kalau mendadak begini tidak bisa Yud . Mungkin jalan satu - satunya kita beli tiket yang baru . Terus yang lama ini kita ajukan pengembalian atau kita cancel . " ucap Hendri .


" Ya sudah ini aku belikan yang baru dan sekalian aku batalkan yang lama . " ucap Hendri sambil mengotak atik ponselnya .


" Ya terimakasih . " ucap Yuda . Hendri hanya membalas dengan anggukan saja .


" Untuk kebahagiaanmu aku akan melakukan apapun Ri , asal aku bisa melihatmu tersenyum terus . " gumam Yuda dalam hati .


Setelah urusan tiket selesai , Yuda dna Hendri pun melanjutkan pekerjaan mereka lagi .


Pagi pun datang . Matahari mulai menampakkan cahayanya . Bu Dewi , Dinda dan Bu Lina sudah bangun sejak subuh tadi . Mereka kini sedang mempersiapkan masakan untuk sarapan .


" Tumben sekali Ria jam segini belum bangun , biasanya dia paling pagi bangunnya . " gumam Lina tapi masih terdengar oleh Bu Dewi .


" Iya bu , Ria belum bangun . Tadi malam dia bercerita banyak dengan saya sampai larut malam . Mungkin tadi malam tidur itu sekitar pukul 2 bu . Makanya sekarang dia belum bangun . " ucap Bu Dewi .


" Tadi malam Ria tidur dengan ibu ? " tanya Lina heran .


" Iya bu , katanya ingin menghabiskan waktu bersama sebelum saya dan adik - adiknya pulang ke kampung . " balas Bu Dewi .


" Oh begitu . Tapi ini sudah jam 5 katanya penerbangan mereka jam 7 pagi nanti kalau terlambat ke bandara bagaimana ." ucap Lina panik .


" Iya juga ya bu . Ya sudah bu saya bangunkan dulu anak itu . " ucap Bu Dewi sambil berbalik untuk ke kamar . Lina hanya mengangguk saja .

__ADS_1


" Ibu mau kemana ? " tanya Yuda di ujung bawah tangga saat melihat Bu Dewi jalan tergesa - gesa .


" Mau ke kamar nak , ingin membangunkan Ria . Ibu takut nanti kalian terlambat ke bandaranya karena jam segini Ria belum bangun . " ucap Bu Dewi sambil berhenti di depan Yuda .


" Sudah biarkan saja bu tidka perlu di bangunkan . Penerbangan kami sudah Yuda undur nanti siang kok jadi biarkan saja ." ucap Yuda menenangkan sang mertua .


" Di undur ? kenapa harus di undur ? paati Ria ya yang memintamu untuk memundurkan ?" tanya Bu Dewi beruntut .


" Tidak bu , Ria tidak meminta apa - apa selain tidue bersama ibu saja . Ini murni inisiatifku sendiri . Masak ibu mertuaku mau pulang aku dan Ria tidak di sini . Tidak enak dong bu . Aku memundurkan jam penerbangan agar bisa mengantarkan ibu dan adik - adik ya walaupun hanya sampai di depan rumah . Maaf ya bu kami tidak bisa mengantarkan sampai di rumah . Tapi aku janji kapan - kapan kalau aku ada libur , kami akan pulang ke sana untuk menjengukmu dan adik - adik . " ucap Yuda menjelaskan .


" Sebenarnya ibu tidak masalah nak kamu dna Ria tidak mengantarkan kami . Apalagi harus sampai memundurkan jam penerbangan . Ibu jadi tidak enak nak . " ucap Bu Dewi .


" Kenapa ibu yang tidak enak ? inikan semua kemauan ku bu . Jadi ibu tidak perlu risau . Yang terpenting nanti kami masih bisa mengantarkan ibu . Sudah ibu tidak perlu memikirkannya lagi . " ucap Yuda lagi .


" Ya sudah nak terimakasih kamu sudah mau berkorban untuk keluarga ibu ." balas Bu Dewi .


" Jangan berterimakasih bu , ini sudah jadi tanggung jawabku sebagai anak . Aku tidak mau ibu atau Ria merasa menyesal di kemudian hari karena tidak bisa mengantarkan kalian pulang . " ucap Yuda . Bu Dewi pun hanya mengangguk saja .


" Oh iya karena masalah ini Ria belum tahu , kita kasih kejutan saja untuknya . Kita prank dia , bagaimana bu setuju ? " tanya Yuda .


" Oh iya ibu setuju , kita kerjain dia . Nanti ibu akan pura - pura belum tahu saja kalau kalian akan pergi siang harinya . Jadi kita akting saja pura - pura tidak tahu apa - apa dan nanti nak Yuda bersembunyi saja , nanti biar ibu pura - pura bilang kalau nak Yuda sudha berangkat . Bagaimana ? " ucap Bu Dewi sekongkol .


" Ah betul ya aku setuju . Sekarang kita bilang Mama sama Dinda dulu agar mereka tidak keceplosan dan membuka rencana kita . " balas Yuda dan Bu Dewi pun mengangkat kedua jempolnya dengan terkekeh .


Mereka bwrdua pun berjalan ke arah dapur . Dan menceritakan rencana mereka . Bu Lina dan Dinda pun setuju dan akan ikut andil dlaam prank ini .


Ria yang masih terlelap pun tiba - tiba terbangun saat mendengar suara burung yang berterbangan di dekat jendela kamar itu . Dia terkejut karena baru menyadari kalau dia bangun kesiangan .


" Astaghfirullah aku bangun kesiangan . Aduh bagaimana ini ? Mas Yuda masih ada apa sudah berangkat meninggalkan aku ya ? " tanay Ria dalam hati sambil berjalan tergesa - gesa keluar dari kamar .


Saat akan naik ke tangga , Bu Dewi yang melihat putrinya pun memanggil Ria .


" Ria kamu sudah bangun ? Kamu mau kemana ?" tanya Bu Dewi .


" Iya bu , maaf bu aku buru - buru mau ke kamar dulu . Mau lihat mas Yuda . " balas Ria sambil akan melangkah naik tangga lagi .


" Lho tadi ibu lihat nak Yuda keluar rumah . Tanya aja sama Bu Lina , iyakan Bu tadi nak Yuda keluar rumah . " balas Bu Dewi sambil melirik ke arah Lina . Ria yang mendengar ucapan ibunya berhenti dan berjalan ke arah dapur dan duduk di meja bar dapur .


" Iya nak tadi Mama juga melihat Yuda keluar rumah . " ucap Lina bohong .


" Kenapa mas Yuda meninggalkan aku ? katanya mau mengajakku liburan , tapi kenapa sekarang malah pergi sendiri ? Mas Yuda sudah bohong denganku ." kesal Ria raut wajahnya sudah menahan agar tidak menangis .


" Tadi Mama kira kamu sudah siap di luar sayang makanya Mama tidak tanya Yuda . " ucap Lina lagi .


" Iya ibu kira juga begitu ." timpal Bu Dewi sambil menahan tawanya .


" Tidak mungkinlah Ma Bu , aku kan kalau pergi - pergi selalu berpamitan dengan kalian terlebih dahulukan . Ini Mas Yuda pasti sengaja meninggalkanku . " ucap Ria menahan marah . Wajahnya sudah kesal bercampur ingin menangis .


" Mungkin ada alasan lain Ri , nak Yuda keluar rumah ." ucap Bu Dewi tersenyum .


" Tidak mungkin ada alasan lain . Pasti mas Yuda berangkat liburan sendiri . Mas Yuda jahat bohong denganku ." kesal Ria . Dia pun menelangkupkan kepalanya di tangan yang ia lipat di atas meja .

__ADS_1


" Siapa yang jahat ? Siapa yang membohongimu ? " ucap seseorang yang berada di belakang Ria .


" Mas Yuda ~ !!!! " seru Ria sambil mendongakkan kepalanya .


__ADS_2