
Beberapa hari setelah pulang honeymoon , Yuda dan Ria memilih pulang ke kampung Ria untuk menjenguk keluarga Ria di kampung sekalian memberikan oleh - oleh yang sudah di siapkan oleh Ria . Ria begitu antusias saat sang suami mengajaknya pulang ke kampung halamannya . Dia begitu rindu dengan ibu dan kedua adiknya .
Mereka pergi hari jumat sore dan berencana akan menginap 2 malam di sana .
" Ah rasanya tidak sabar untuk sampai di rumah mas . Aku kangen banget sama ibu dan yang lainnya ." ucap Ria .
" Sabar sayang bentar lagi juga kamu akan bertemu dengan mereka ." balas Yuda sambil pandangannya fokus ke depan . Yuda memilih mengendarai sendiri mobilnya .
" Iya Mas , makasih ya Mas kamu sudah meluangkan waktumu buat nganterin aku pulang ke kampung . " ucap Ria lagi .
" Sama - sama sayang , lagian ini juga pas weekend . Mumpung libur dan mumpung kerjaanku sedikit longgar . " balas Yuda . Beberapa hari ini Yuda memang memilih untuk lembur terus agar bisa cepat menyelesaikan pekerjaannya agar bisa menemani sang istri untuk bertemu keluarganya .
" Kamu pasti capek ya Mas ? " tanya Ria sungkan .
" Enggak sayang aku baik - baik aja . Lagian besokkan juga libur jadi aku bisa puas - puasin istirahatnya . Kamu enggak perlu khawatir . " balas Yuda .
" Aku jadi enggak enak mas . Aku takut kamu sakit kalau di forsir terus begini . " ucap Ria lagi .
" Tenang aja sayang . Yang tahu kondisi tubuhku ya aku sendirikan . Nanti kalau aku sudah kecapekan banget baru aku akan minta kamu buat mijitin aku . Kamu tenang aja ya , yang penting kamu bisa terus tersenyum dan nikmati waktumu dengan keluargamu . " balas Yuda lagi .
" Terimakasih banyak ya mas , kamu harus janji sama aku kalau badan kamu terasa gimana - gimana harus ngomong ke aku ya jangan pernah nutupin apa - apa ya mas . " ucap Ria .
" Iya Mas janji deh . " ucap Yuda sambil mengusap lembut kepala sang istri .
Setelah lelah berbincang , Ria pun terlelap di bangku mobil . Yuda yang melihat sang istri tertidur pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya .
Setelah lama mengendarai mobil , akhirnya mobil itupun sudah masuk ke kampung halaman Ria . Sebentar lagi mereka akan sampai . Ria masih terlelap dalam tidurnya .
Beberapa menit berlalu mobil pun berhenti tepan di depan rumah sederhana keluarga Ria . Rumah terlihat sepi , tapi masih ada cahaya lampu dari dalam rumah .
" Sayang , bangun kita sudah sampai nih . Ri . . . Bangun sayang . " ucap Yuda membangunkan sang istri .
" Ah . . . Sudah sampai ya mas ? Maaf ya mas malah aku tinggal tidur . " ucap Ria dengan suara khas orang bangun tidur .
" Iya enggak apa - apa . Ayo kita turun , kayaknya masih pada belum tidur . " ajak Yuda . Di balas anggukan oleh Ria .
Yuda pun keluar dari mobil di ikuti oleh Ria . Mereka berjalan ke arah teras rumah Ria .
" Tok tok tok "
" Assalamualaikum . " ucap salam mereka bersama .
Terdengar langkah kaki mendekati pintu . "Waalaikumsalam , Eh mas Yuda , mbak Ria kapan datang ? " tanya Dinda sambil membuka pintu rumah .
" Baru aja kita sampai Din ." balas Ria .
" Ayo masuk , Kok enggak ngabarin kita dulu sih mbak mas ? " tanya Dinda sambil mencium punggung tangan Yuda dan Ria bergantian .
__ADS_1
" Sengaja biar surprise . Ibu mana Din ? " tanya Ria yang sudah duduk di kursi ruang tamu di sebelah sang suami .
" Ibu lagi pengajian di tempatnya Bu RT mbak . Paling sebentar lagi pulang . Dinda bikinin minum dulu ya ." balas Dinda sambil beranjak ke arah dapur .
" Si Randi mana Din ? " tanya Ria lagi .
" Aku di sini mbak , tumben nyariin Randi kangen ya ? " ucap Randi yang tiba - tiba muncul dari kamarnya .
" Ish kebiasaan mas Randi bikin kaget aja . " Keluh Dinda sambil memukul pelan lengan sang kakak . Dinda sedikit terkejut karena di sedang berdiri membelakangi pintu kamar Randi .
" Aduh sakit Din , Maaf deh Din aku engga tahu kamu ada di depan sini . " balas Randi .
Yuda dan Ria yang melihat kedua adiknya hanya tersenyum aja . Randi pun berjalan mendekati kedua kakaknya untuk menyalaminya . Sedangkan Dinda melanjutkan tujuannya ke dapur untuk membuatkan minum untuk kedua kakaknya .
" Lagi ngapain kamu di kamar ? " tanya Ria .
" Biasa mbak lagi ngerjain tugas . Adik mbak inikan rajin , beda tuh sama yang ituh ." ucap Randi sambil menunjuk Dinda yang baru keluar dari dapur menggunakan bibirnya .
" Enak aja , Dinda juga rajin kok mbak . Bohong aja tuh mas Randi lagi bikin tugas padahal lagi main ponsel tuh mbak di dalam ." ucap Dinda tidak terima sambil membawa nampan berisi 2 cangkir teh hangat dan singkong goreng sisa tadi sore .
" Sudah - sudah kalian ini kapan akurnya sih . Ran , tolong barang - barang mbak sama mas Yuda bawa turun dari mobil gih . Kasihan mas Yuda kecapekan . " ucap Ria sambil mengambilkan secangkir teh untuk sang suami .
" Enggak capek sayang kamu ini di bilangin . Ayo Ran , kita angkut barang - barang itu . " ucap Yuda .
" Udah deh mas biar Randi sama Dinda aja . Kamu istirahat atau kalau enggak bersih - bersih dulu gih . " pinta Ria .
" Ya udah deh . Maaf ya Ran , kali ini mas enggak bantuin . Di suruh Nyonya nih , mobil enggak di kunci kok . " ucap Yuda menggoda Ria . Ria hanya menatap sebal ke arah sang suami .
" Kok jadinya nyuruh aku , ish mas Randi mah kebiasaan . Kan yang di suruh mas Randi aja ." keluh Dinda yang terpaksa mengikuti karena tangannya sudah di tarik .
" Kerjain aja banyak ngeluh ih adik satu ini . " ucap Randi , Dinda hanya bisa cemberut .
Randi dan Dinda pun berjalan ke arah belkanag mobil dan membuka bagasi mobil . Ada 2 koper , 1 koper besar ber isi barang oleh - oleh dari honeymoon , 1 koper kecil berisi pakaian dan keperluaan Ria dan Yuda selama di kampung halaman . Serta ada 2 goodybag berisi beberapa macam kue yang Ria beli untuk buah tangan juga .
Setelah mengeluarkan barang - barang itu dari dlaam mobil , Randi pun menutup bagasi mobil itu . Randi dan Dinda pun saling bahu membahu membawa semua barang itu kedalam rumah .
" Ini aja kan mbak barang - barangnya ?" tanya Randi .
" Iya , makasih ya adik - adik mbak yang rajin ini . " ucap Ria . Yuda pun sudah kembali dari kamar mandi .
" Sudah ambil barangnya ? " tanya Yuda .
" Sudah mas . " balas Ria , Yuda pun mengunci pintu mobil menggunakan remot kunci .
Ria pun beranjak dari duduknya dan membawa barang - barangnya ke ruang keluarga . Ria pun duduk di karpet depan televisi di ruangan itu . Randi dan Dinda pun mengikuti Ria .
" Kita bukanya nanti dulu ya nunggu ibu pulang . Kalau yang goodybag itu boleh lah di buka . Sekalian di potong - potong dan kita makan sama - sama . Din , ambil piring gih . " pinta Ria .
__ADS_1
" Iya mbak . " balas Dinda sambil bangun dari duduknya .
Yuda yang masih di ruang tamu pun membawa cangkir tehnya menghampiri sang istri .
" Aku kok di tinggal sih sayang . " ucap Yuda sambil duduk di samping Ria .
" Eh iya lupa , maaf deh mas . " ucap Ria sambil nyengir .
Randi yang melihat kelakuan kedua kakaknya pun hanya tersenyum .
" Assalamualaikum ." terdengar ucap salam dari arah pintu .
" Waalaikumsalam . " balas Ria , Yuda dan Randi bersamaan .
" Lhoh nduk kapan datang ? Kok ibu engga ada yang ngasih tahu kalau kamu datang ?" tanya bu Dewi .
" Baru aja kok bu paling baru 15 menitan . Apa kabar bu ? " tanya Ria sambil berdiri dan menyalami sang ibu .
" Alhamdulillah ibu sehat Nduk . Apa kabar orang tua nak Yuda ? " balas Bu Dewi sambil beralih memandang ke arah sang menantu .
" Alhamdulillah bu , Papa sama Mama sehat . Mereka titip salam untuk ibu . Ibu darimana ?" balas Yuda sambil mencium punggung tangan sang mertua .
" Waalaikumsalam , salam balik untuk mereka . Alhamdulillah kalau sehat semua . Ini ibu dari pengajian di rumah Bu RT ." balas Bu Dewi sambil duduk di atas karpet ruang televisi . Ria dan yang lainnya pun mengikuti sang ibu . Dinda pun sudah kembali dengan membawa piring - piring kecil untuk memakan kue .
" Ini bu Ria bawain kue kesukaan ibu . Sama ini ada kue - kue lainnya . Ayo dimakan . " ucap Ria sambil membuka kotak - kotak kue yang ada di dalam goodybag yang ia bawa tadi .
" Ya Allah banyak sekali kamu bawa nduk . Ini gimana ngabisinnya ." ucap ibu terkejut melihat kue - kue yang di bawa Ria . Ada sekitar 5 kotak kue dan 3 kotak berisi jajanan pasar lainnya seperti pastel , risoles mayo , risoles rogut , kroket , semar mendem , dan lain - lain .
" Ya kalau mau di bagikan sama tetangga ya silahkan bu . Ini Ria sengaja bawa banyak habis bingung mau bawain apa . " ucap Ria santai .
" Ya udah nanti ibu bagikan ke beberapa tetangga . Ya udah ayo kita makan sama - sama . Ini ibu juga ada snack sama nasi kotak pemberian waktu pengajian tadi . Sengaja enggak ibu makan . " ajak Bu Dewi .
Mereka pun makan bersama kue yang di bawa Ria dengan di selingi obrolan dan saling lempar canda tawa . Yuda pun sangat menikmati dan sangat senang dengan ikatan keluarga Ria . Baginya keluarga Ria sangat kompak , hangat dan saling menghormati . Dia sangat bersyukur bisa masuk ke dalam keluarga ini .
Setelah selesai makan kue , Bu Dewi membagi - bagikan kue yang lain kepada para tetangga terdekatnya . Bu Dewi meminta Dinda untuk mengantar kue - kue tersebut .
Setelah selesai membagikan kue , giliran Ria akan membuka koper besar berisi oleh - oleh untuk keluarganya . Namun Bu Dewi mencegahnya .
" Besok aja Nduk ini sudah malam , kamu sama suamimu pasti lelahkan . Istirahatlah dulu , masih ada hari esok kita lanjut besok . Tuh kasihan suamimu ." ucap Bu Dewi sambil menunjuk Yuda yang sudah memejamkan matanya di kursi ruang tamu dengan posisi duduk .
Ria yang melihat ibunya melihat ke arah sang suami pun mengikuti pandangan sang ibu . Dia hanya menghela nafasnya dengan berat .
" Ya sudah bu , kita lanjut besok aja . Kasihan mas Yuda juga . Ibu juga istirahat ya . " ucap Ria .
" Iya , sudah sana ajak suamimu ke kamar . Kasihan kalau tidur kayak gitu . " ucap Bu Dewi , Ria pun hanya mengangguk .
Mereka pun beranjak dari duduknya dan merapikan barang - barang yang kotor dan di taruh ke dapur . Ria pun beranjak mendekati sang suami dan membangunkannya dengan lembut .
__ADS_1
" Mas , ayo pindah ke kamar nanti pegal lho kalau tidur di sini . " ajak Ria , Yuda pun terbangun dengan mengucek matanya .
" Eh aku ketiduran ya sayang . Ya udah yuk ke kamar . Kamu juga butuh istirhatkan . " balas Yuda . Mereka pun beranjak pergi menuju kamar mereka . Sedangkan Bu Dewi , Dinda dan Randi sudah masuk ke kamar mereka masing - masing .