Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Pulang Ke Rumah


__ADS_3

Acara liburan Yuda dan Ria pun telah usai . Kini mereka sudah kembali ke rumah mereka lagi . Yuda pun sudah mulai bekerja seperti biasa nya . Walaupun tubuhnya masih terasa lelah , Yuda harus sudah masuk kerja kembali karena banyak pakerjaan yang sudah menantinya .


" Apa mas tidak capek ? kita baru sampai tadi malam lho ?" tanya Ria sambil merapikan dasi di leher Yuda .


" Kalau di tanya capek , ya capek sayang . Tapi mau bagaimana lagi . Pekerjaan mas sudah menumpuk banyak banget dan Hendri sudah sangat kuwalahan . Dia sudah 3 hari ini lembur terus . Mas kasihan dengannya . " balas Yuda .


" Ya sudah kalau begitu , nanti aku siapkan sarapan dan makan siang ya . Biar nanti makan siangnya aku antar saja ke kantor . Nanti aku bawakan vitamin juga supaya mas tidak sakit . " balas Ria sudah selesai merapikan dasi sang suami .


" Terimakasih sayang , kamu jangan kecapekan juga ya . Ke toko kuenya minggu depan saja , biar nanti mas yang bilang sama Mama . " ucap Yuda dan di angguki Ria .


" Ya sudah ayo kita sarapan , mas ada rapat pagi ini . " ajak Yuda .


" Ya sudah ayo ." balas Ria .


Mereka pun keluar dari kamarnya . Mereka berjalan berdampingan dengan senyum merekah di bibir mereka berdua .


Lina dan Hanan sudah berada di ruang makan .. Menunggu mereka berdua untuk sarapan bersama . Lina melihat kedua anaknya datang dengan senyum bahagiapun , ikut tersenyum . Yuda dan Ria pun menghampiri kedua orang tua mereka di meja makan .


" Pagi Ma , Pa ." sapa Yuda dan Ria bersamaan .


" Pagi ." balas Hanan .


" Pagi sayang , kamu sudah mau berangkat kerja Yud ? " tanya Lina yang melihat snag putra yang sudah rapi dengan setelan pakaian kerjanya .


" Iya Ma , pekerjaanku sudah numpuk banyak banget . Dan Hendri sudah kuwalahan . Jadi aku putuskan buat mulai masuk kerja ." balas Yuda menarik kursinya .


" Apa tidak lelah ? kaliankan baru sampai tadi malam ? " tanya Lina lagi khawatir .


" Ya masih lelah sedikit Ma , tapi engga apa - apa nanti Yuda minum vitamin dan suplemen saja . " balas Yuda lagi .


" Iya Ma , nanti Ria juga mau buatkan makan siang juga buat mas Yuda . Jadi Mama jangan khawatir ya ." timpal Ria .


" Ya sudah Mama ikut mau mu saja . " balas Lina pasrah .


Mereka pun memulai sarapannya . Ria melayani Yuda dengan baik . Tak lupa dia juga membuatkan susu hangat agar energi sang suami bertambah . Lina pun bahagia melihat hubungan sang anak dan menantunya yang terlihat bahagia .


Setelah beberapa saat berlalu , mereka pun telah selesai sarapan .


" Ma , aku mau minta ijin ke Mama agar Ria masuk kerja di toko kue nya mulai minggu depan saja . Aku mau dia istirahat dulu beberapa hari ini . Bolehkan ? " ucap Yuda .


" Boleh nak , Mama baru aja mau bilang dengan Ria malah sudah keduluan denganmu . " ucap Lina .


" Terimakasih ya Ma . " balas Yuda dan Ria . Lina pun hanya mengangguk .


" Ya sudah Yuda berangkat dulu ya , sudah terlambat nih . " pamit Yuda .

__ADS_1


" Lhoh masih jam 7 nak ? apa tidak kepagian ?" tanya Lina .


" Aku ada meeting pagi ini Ma . Jam setengah 8 harus sudah di kantor ." ucap Yuda sambil memakai jas nya yang tadi ia letakkan di sandaran kursinya .


" Ya sudah hati - hati . " balas Lina .


" Iya Ma , Yuda berangkat dulu Ma , Pa ." pamit Yuda lagi .


" Iya hati - hati . " balas Lina .


" Iya , nanti Papa nyusul . " balas Hanan .


" Iya Pa . Assalamualaikum ." balas Yuda sambil mencium tangan kedua orang tuanya .


" Waalaikumsalam ." jawab Lina dan Hanan bersamaan .


" Pa , Ma , Ria mengantar mas Yyda dulu ke depan . " pamit Ria .


" Iya nak . " jawab Lina .


Yuda dan Ria pun berjalan keluar menuju teras .


" Mas berangkat dulu ya , kamu istirahatlah jangan capek - capek . " ucap Yuda menasehati .


" Iya mas , aku paling mau masak nyiapin makan siang buat kamu . Sama merapikan koper - koper bawaan kita kemarin . " balas Ria .


" Iya mas nanti aku minta bantuan Bi Sari atau yang lainnya . " balas Ria .


" Ya sudah mas berangkat dulu , sampai jumpa siang nanti ya . " ucap Yuda .


" Iya mas . " balas Ria sambil meraih tangan suaminya untuk ia kecup .


Yuda pun tak lupa mengecup kening sang istri dengan penuh kasih .


Yuda pun berjalan ke arah mobil dan segera masuk . Dia memilih untuk mengendarai mobilnya sendiri . Ria masih setia menunggu di teras rumah sampai mobil sang suami sudah tak nampak di matanya .


Setelah mobil melewati gerbang rumahnya , Ria pun bergegas masuk ke dalam rumah dan menuju ke ruang makan lagi .


Lina dan Hanan masih berada di meja makan . Sedangkan Bi Sari audah mulai membersihkan dan merapikan meja makan bekas sarapan mereka .


" Sini Bi , Ria bantu . " ucap Ria sambil mengambil tumpukan piring kotor dari tangan Bi Sari .


" Tidak usah Non , Biar Bibi saja . " ucap Bi Sari sungkan .


" Sudah tidak apa - apa , Bibi bisa membawa yang lainnya . " ucap Ria sambil berjalan ke arah dapur kotor .

__ADS_1


Bi Sari pun hanya mengikuti keinginan majikan mudanya itu . Ria pun kembali ke meja makan dan mengambil sisa barang yang masih harus di rapikan . Dan Bi Sari melanjutkan dengan mengelap meja makan itu .


" Bi , kalau pekerjaan Bibi sudah longgar . Boleh tidak aku minta tolong Bibi membantuku merapikan koper - koper bawaanku kemarin ? " tanya Ria dengan sopan sambil duduk di meja makan lagi .


" Bisa Non , nanti Bibi bantu . " balas Bi Sari .


" Terimakasih ya Bi . " ucap Ria lagi .


" Sama - sama Non . " balas Bi Sari lagi .


" Istirahat dulu saja Ri , jangan capek - capek ." timpal Lina .


" Iya Ma , engga capek kok . Makanya aku minta tolong Bi Sari biar engga capek banget ." balas Ria .


" Ya sudah , memang ada berapa koper ? mau Mama bantu juga ?" tanya Lina .


" Cuma 3 koper besar kok Ma . Terimakasih tawarannya Ma tapi tidak usah Ma nanti Mama yang capek . Biar aku sama Bi Sari saja cukup . " tolak Ria halus .


" Ya sudah kalau begitu . " balas Lina .


" Ma , tolong siapin baju Papa Ma . Papa mau ke kantor juga . " pinta Hanan yang baru selesai membaca surat kabar .


" Iya Pa , Mama siapin . Mama ke kamar dulu ya Ri ." pamit Lina sambil bangun dari kursinya .


" Iya Ma . Papa mau Ria kupaskan buah ?" tanya Ria kepada Hanan .


" Boleh Ri , apel saja ya . " jawab Hanan sambil meraih cangkir kopinya .


" Siap Pa ." balas Ria .


Ria pun beranjak ke dapur , Dia mengambil 2 buah apel dan mengupasnya . Setelah dia kupas , apel itupun ia potong - potong agar sang Papa enak makannya . Setelah selesai memotong , Ria pun membawa piring berisi apel tersebut ke Papa mertuanya .


Hanan pun dengan lahap memakan buah kesukaannya itu yang di bawakan sang menantu kesayangan .


Setelah menyiapkan pakaian untuk snag suami , Lina pun menghampiri Hanan lagi yang masih sibuk mengunyah buah apel kesukaannya .


" Pakaiannya sudah Mama siapin Pa . " ucap Lina .


" Terimakasih Ma , Papa mandi dulu dan siap - siap . " balas Hanan menyudahi makan apelnya .


" Ini apelnya masih . Dihabiskan dulu saja Pa ." ucap Lina .


" Di habiskan Mama saja . Terimakasih ya Ri buahnya . " ucap Hanan sambil beranjak dari kursi makannya .


" Iya Pa sama - sama . " ucap Ria tersenyum .

__ADS_1


" Papa kebiasaan kalau makan apel selalu Mama yang harus menghabiskan ." gerutu Lina , Ria yang mendengar pun hanya tersenyum .


__ADS_2