Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Pertemuan Awal Yang Baru


__ADS_3

Keesokan harinya , Yuda sudah bersiap untuk pergi jogging . Seperti kebiasaannya setiap libur kerja dia menyempatkan untuk berolahraga . Hari ini dia berencana untuk pergi jogging di tempat favoritnya taman kota .


Pagi ini , dia memakai celana training , hoodie dan sepatu cats yang nyaman . Setelah siap Yuda pun keluar kamar dan turun untuk berpamitan kepada kedua orang tuanya . Kedua orang tuanya sedang berada di ruang makan . Saat dia datang , Bu Lina sedang menyiapkan sarapan untuk Papa nya .


" Selamat pagi Pa Ma " sapa Yuda .


" Pagi Yud " balas Papa Hanan .


" Pagi nak , km mau jogging ?" tanya Mamanya .


" Iya Ma " jawab Yuda sambil menarik kursi di depan Mamanya dan langsung menyambar segelas susu yang berada di depannya .


" Mau jogging dimana nak ? " tanya mamanya lagi sambil menyerahkan sepiring nasi goreng kepada sang suami .


" Seperti biasa Ma di taman kota saja " jawab Yuda yang selesai meminum habis susunya .


" Yuda pamit dulu ya Ma Pa " Yuda berdiri dari duduknya dan menyalami kedua orang tuanya .


" Tidak sarapan dulu nak ? " tanya Lina lagi sambil menyodorkan tangannya untuk di salami anaknya itu .


" Tidak Ma nanti saja . Yuda pergi dulu ya Assalamualaikum " pamit Yuda .


" Waalaikumsalam hati - hati " balas kedua orang tuannya .


Yuda pun berbalik dan melangkah keluar menuju mobilnya . Dengan santai Yuda mengendarai mobilnya menuju taman kota . Di pagi hari masih sepi kendaraan yang lalu lalang . Tidak memakan waktu yang lama akhirnya Yuda pun sampai di taman kota . Yuda memarkirkan mobilnya dan ia langsung keluar dari mobil dan bersiap . Setelah semua dirasa cukup , Yuda pun melangkah ke arah taman . Yuda melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan .


Setelah 15 menit pemanasan , Yuda pun memulai lari kecil - kecil memutari taman itu . Tak lupa dia memakai topi hoodienya agar tidak terkena terik matahari .


Di tempat yang sama tapi di sudut yang berbeda . Ada dua gadis yang sedang menikmati sarapannya dengan bergaya seperti piknik . Mereka menggelar tikar di bawah pohon yang rindang di atas rerumputan . Tak lupa mereka membawa bekal makanan dan minuman yang telah mereka siapkan . Mereka menikmati makanan dan minumannya dengan saling berbincang . Mereka juga saling bercanda tawa . Walau sederhana mereka sangat menikmati piknik mereka .


" Kamu mau makananku tidak Rin ? " tanya Ria . Ya kedua gadis itu adalah Arin dan Ria .


" Tidak Ri terimakasih aku udah kenyang nih " jawab Arin .


" Ya sudah . Udaranya sejuk sekali ya Rin " ucap Ria sambil masih menikmati makanannya .


" Iya , tumben ga terlalu ramai juga jadi enak menikmatinya " jawab Arin .


" Iya kita bisa puas menikmati pemandangan taman ini " ucap Ria yang masih fokus dengan makanannya . Tanpa di sengaja saat Arin melihat ke semua arah taman dia melihat Yuda yang sedang berlari ke arah mereka .


" Eh itu bukannya tuan Yuda " gumam Arin dalam hati . "Gimana ini kalau sampai Ria lihat dia bakal merusak hari kami ini " .


" Ehm Ri gimana kalau kita pulang sekarang " ajak Arin .


" Lho kok tiba - tiba ngajakin pulang emang kenapa ? kita baru sebentar di sini . Katanya enak disini mumpung sepi " ucap Ria sedikit terkejut dengan ajakan Arin .

__ADS_1


" Hhmmm iy - iya sih tapi - " ucapan Arin terputus karena keduluan dengan Yuda yang sudah menyapa mereka . Saat Arin melihatnya , jarak Yuda memang sudah dekat dengan dirinya dan Ria . Yuda pun juga sudah melihat mereka dari jarak agak jauh .


" Ria kamu di sini " sapa Yuda membuat Arin dan Ria kaget langsung memandang laki - laki itu .


" Tuan Yuda " seru Ria dan Arin .


" Aduh bakal terjadi apalagi ini " gumam Arin dalam hati lagi .


" Tuan Yuda ngapain sih ada orang ini di sini bikin moodku ilang aja " gumam Ria dalam hati .


" Iy - iya tuan saya dan Arin sedang santai di sini " jawab Ria gugup .


Yuda yang merasa sapaannya di balas pun merasa senang . Tanpa sungkan dia pun menghampiri tempat duduk Ria dan Arin .


" Ngapain dia malah menghampiri kami " kesal Ria dalam hati .


" Boleh aku gabung dengan kalian ? " tanya Yuda yang sudah berdiri di samping Arin .


" Silahkan tuan "


" Silahkan " jawab Arin dan Ria bersamaan .


" Terimakasih , saya senang bertemu dengan kalian di sini . Kalian sedang apa di sini ? " tanya Yuda tanpa merasa sungkan dan tidak punya rasa bersalah .


" Kami di sini sedang menikmati suasana pagi disini sambil piknik dan menikmati sarapan kami " jawab Ria datar .


" Ooo . . . kalian cuma berdua saja ? " tanya Yuda .


" Ya kami berdua saja emang harus ada siapa lagi ? " tanya Ria agak ketus .


" Ya aku kira Hendri ikut dengan kalian . Kamu tidak suka ya aku gabung disini ? " tanya Yuda .


" Kami tidak mengajak mas Hendri karena memang ini acara dadakan kami saja . Suka tidak suka tuan juga sudah ada di sini . Kami tidak berhak mengusir siapapun lagian inikan tempat umum silahkan saja " jawab Ria yang memendam kesal .


" Ri , aku tinggal sebentar ya ke toilet kebelit nih" ucap Arin sambil berbisik ke Ria .


" Perlu aku temenin ? " tanya Ria .


" Tidak usah aku sebentar kok " tolak Arin sambil berdiri . " Saya tinggal sebentar tuan mau ke toilet " pamit Arin kepada Yuda .


" Silahkan " balas Yuda . Arin pun berjalan meninggalkan Ria dan Yuda sendirian .


" Lebih baik aku menghindar dulu . Males juga kalau denger mereka bertengkar " ucap Arin lirih sambil berjalan menuju toilet di taman itu .


Di tempat Ria dan Yuda hanya saling diam dengan pikiran mereka masing - masing .

__ADS_1


" Ri , sebelumnya aku mau minta maaf denganmu atas apa yang sudah aku katakan dan perbuat aku sadar kalau sudah menyakiti hatimu dengan apa yang aku lakukan , maafkan aku ya " ucap Yuda membuka perbincangan dengan rasa menyesal nya .


" Saya sudah memaafkan tuan sebelum tuan meminta maaf . Saya diajarkan orang tua saya agar tidak menjadi orang yang pendendam . Saya juga sudah melupakan semua yang terjadi pada diri saya " balas Ria .


" Terimakasih karena kamu sudah memaafkan saya " ucap Yuda .


" Ya dengan kejadian demi kejadian yang saya alami , saya jadi tahu sifat asli orang - orang yang ada di sekitar saya " ucap Ria menyindir .


" Ada yang benar - benar baik sama saya , ada yang tulus dengan saya dan ada juga yang dengan mudahnya merendahkan saya . Saya jadi tahu semua " .


Yuda tidak membalas ucapan yang Ria lontarkan . Dia masih merasa bersalah dengan wanita itu .


" Saya belajar untuk mengikhlaskan semua yang terjadi dengan saya Tuan . Saya mensyukuri apa yang sudah terjadi dengan saya . Saya anggap itu semua takdir untuk saya" ucap Ria lagi .


" Saya benar - benar menyesal dengan apa yang sudah saya perbuat denganmu . Saya sudah berburuk sangka dengan wanita sebaik kamu . Saya mohon maaf sebesar - besarnya denganmu " Yuda meminta maaf lagi dengan Ria sambil menunduk . Yuda tidak berani memandang wajah Ria . Tanpa Yuda sadari air mata Ria menetes , Ria pun dengan cepat menghapus air mata itu agar tidak di sadari oleh Yuda .


" Saya sudah memaafkan anda tuan . Tuan tidak perlu meminta maaf terus dengan saya " ucap Ria . Yuda hanya termenung mendengarkan ucapan Ria .


Tak selang lama Arin pun datang menghampiri Yuda dan Ria .


" Kamu sudah selesai Rin ? " tanya Ria mengalihkan pembicaraan . Arin langsung duduk di samping Ria .


" Sudah Ri . Udah lega nih , tadi perutku tiba - tiba sakit " jawab Arin .


" Tadi kamu mengajak pulang , ayo kalau mau pulang sekarang aku sudah puas disini " ucap Ria .


" Ya sudah ayo . Kita bwreskan barang - barang kita dulu " pinta Arin .


" Maaf tuan bukannya saya mengusir tapi kalau memang sudah tidak ada yang di bicarakan saya dan Arin mau pulang . Dan maaf tolong berdiri sebentar tikarnya mau saya lipat " pinta Ria .


" Silahkan , sini aku bantu " ucap Yuda sambil berdiri dari duduknya .


" Tidak perlu tuan terimakasih kami bisa sendiri" balas Ria datar dan tanpa mengalihkan pandangannya dari tangannya yang sedang memasukkan barang - barang ke dalam tas . Arin hanya mendengarkan dengan tangannya yang sibuk memunguti sampah yang tadi mereka buang .


Setelah semua barang bawaan siap , mereka pun berdiri dengan tangannya membawa barang masing - masing .


" Kami pamit duluan tuan , acara kami sudah selesai sekarang kami mau pulang terlebih dahulu " pamit Ria kepada Yuda .


" Aku antar saja ya , aku kasian melihat kalian membawa barang begitu banyak " Yuda mencoba menawarkan tumpangan kepada Ria dan Arin .


" Tidak perlu tuan kami bisa sendiri . Kami pamit dulu . Ayo Rin " ajak Ria pada Arin . Mereka pun berbalik arah dan melangkah menjauh dari Yuda .


" Kau memang wanita yang sangat baik Ria . Maafkan aku sudah mengecewakanmu . Tapi aku berjanji mulai hari ini aku akan menjaga perasaanmu dan aku akan mencoba mencuri hatimu . Walaupun akan sulit bagiku tapi aku akan berjuang " ucap Yuda lirih sambil memandangi Ria dan Arin yang melangkah semakin jauh darinya .


Setelah Ria dan Arin sudah tidak terjangkau oleh pandangannya , Yuda pun melanjutkan joggingnya kembali . Dia berencana setelah jogging ingin menemui sahabatnya Hendri .

__ADS_1


__ADS_2