Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Teman Baru , Teman Seperjuangan


__ADS_3

Angkot yang membawa Ria akhirnya sampai juga di kota . Ria pun bersiap - siap untuk turun . Dari tempatnya turun , Ria hanya tinggal jalan kaki sebentar untuk sampai ke kosan nya . Dari kejauhan Ria melihat seorang perempuan berambut panjang yang di ikat ekor kuda yang memiliki tinggi badan tak jauh berbeda dengannya , tinggi badan rata - rata wanita Asia . Perempuan itu hanya berdiri seperti menunggu seseorang di depan gang menuju ke kos an .


" Hai Rin , kau sudah sampai " Ria melambaikan tangan kepada Arin . Ya wanita itu adalah Arin teman satu kos nya . " Udah lama di sini ?" tanya Ria .


" Belum lama sih paling sekitar 15 menitan . Aku sengaja menunggumu di sini biar bisa sama - sama " jawab Arin tersenyum .


" Ya udah yuk , panas nih kalau lama - lama di sini " Ria mengajak Arin untuk menuju kosan .


Mereka pun berjalan menuju ke kos an yang akan mereka tinggali . Jarak antara jalan besar dan kos tidaklah jauh hanya sekitar 200m . Mereka berjalan sambil bercerita .


Sesampainya di kos , mereka langsung memasuki kamar nya . Kamar yang tidak terlalu luas hanya berukuran 4x5m dan sudah ada kamar mandi dalamnya . Di dalam kamar sudah ada kasur ukuran 120 x 200cm cukuplah untuk mereka berdua yang memiliki tubuh yang mungil dan lemari baju 2 pintu juga untuk menaruh baju - baju mereka . Mereka saling berbagi tempat untuk lemari .


Setelah mereka beristirahat sejenak dan meletakkan barang - barang nya , Ria dan Arin pun berbagi tugas untuk membersihkan kamar kos nya . Arin bertugas membersihkan kamar mandi dan Ria yang bertugas untuk membersihkan kamar tidur mereka . Alat - alat yang mereka gunakan hasil meminjam pemilik kos , karena memang mereka belum mempunyai alat - alat kebersihan .


" Ri , yang bersih ya nyapunya . Aku takut kalau ada kescoa nya " teriak Arin dari kamar mandi .


" Siap Rin , santai aja ini mah tugas ku sehari - hari kalau di rumah " sahut Ria .


" Kamu juga yang bersih lho nyikat lantainya biar ga licin , bahaya kalau smapai licin bisa bikin kepleset " .


" Iya iya pasti lah " teriak Arin lagi .


1 jam berlalu pekerjaan bersih - bersih kamar pun selesai . Mereka berdua langsung duduk berbarengan di atas lantai yang sudah di pel Ria tadi .


" Hadeh lumayan capek juga ya " keluh Arin .

__ADS_1


" Lumayan sih , itung - itung olahraga " jawab Ria tersenyum sambil ngos - ngosan .


" Habis ini mau makan apa ? " tanya Arin memang sudah waktunya untuk makan siang bahkan sudah terlewat .


" Hhmmm enaknya kita masak sendiri atau beli saja ? " kata Ria balik bertanya .


" Kayaknya mending beli aja deh Ri , ini badan capek banget . Apalagi kita belum punya bahan dan alat untuk masak " jawab Arin malas .


" Ya udah nanti kita beli aja , aku mau sholat dulu ah udah telat nie " sambil berdiri Ria meninggalkan Arin yang masih terlentang di lantai .


" Ya aku tunggu di sini "


Setelah sholat mereka berdua pun bersiap keluar untuk membeli makanan dan perlengkapan untuk di kos . Mereka berjalan keluar gang untuk mencari warung makan terdekat . Tak jauh dari dari gang masuk ada warteg yang terlihat ramai orang . Mereka pun memutuskan membeli di sana . Setelah masuk ke warteg , banyak bermacam - macam masakan rumahan yang tersaji di dalam meja etalase . Di lihat masakan - masakan tersebut sangat menggiurkan , membuat perut mereka yang sudah lapar pun semakin memberontak ingin segera di isi .


" Kita bungkus atau makan di sini Rin ?" tanya Ria sambil melihat ke kanan kiri mencari tempat duduk yang bisa mereka duduki . Tapi saking ramainya tidak ada kursi yang bisa mereka duduki .


" Ya udah kita bungkus saja " Ria setuju akan ajakan Arin .


" Kamu mau pakai lauk apa biar sekalian aku pesanin ?" tanya Ria .


" Aku pakai ikan lele yang di pakaiin sambel itu aja sama tempe gorengnya 1 " jawab Arin sambil melihat - lihat menu di dalam etalase .


" Bu , nasi sayurnya 2 di bungkus yang 1 pakai telur sambel plus tempe goreng 1 , yang 1 lagi pakai lele di sambelin plus tempe goreng nya 1 . Nasi nya jangan banyak - banyak ya bu . Sama tambah teh tawar nya 2 bungkus " pesan Ria ke pedagang .


" Siap neng , sayurnya mau pakai apa ?" tanya si pedagang lagi .

__ADS_1


" Kamu mau pakai sayur apa Rin ?" tanya Ria .


" Aku pakai sayur oseng buncis itu sama oseng daun pepaya aja , kayaknya enak kalau di campur smaa lele sambel itu " sahut Arin tak sabar sambil mengelus perutnya .


" Bu , yang pakai ikan lele sayurnya oseng buncis dan oseng daun pepaya , kalau yang telur sayurnya oseng daun pepaya dan cap cay itu aja " Ria memberi tahu pesanan ke pedagang itu lagi .


" Oke neng di tunggu sebentar ya , ibu siapin dulu pesanan nya " sahut pedagang itu ramah .


" Iya bu " .


Tak selang berapa lama pesanan Ria dan Arin pun siap .


" Ini neng pesanan nya . Jadi semua nya 25rb " kata ibu pedagang itu .


" Ini bu uang nya . Terimakasih ya bu " ucap Ria ramah .


" Sama - sama neng " jawab pedagang lagi .


Setelah dari warteg , Ria dan Arin pun mampir ke warung kelontong sebentar untuk membeli barang - barang yang di butuhkan di kos . Mereka membeli sapu , kemoceng , kain pel , gelas , piring dan masih banyak lagi . Setelah selesai dari warung , mereka pun langsung bergegas ke kos lagi .


Masuk ke kamar , Arin langsung duduk dan membuka makanan yang dibelinya tadi ,


" Aku udah laper banget " kata Arin sambil menyuapkan nasi ke dalam mulutnya . Ria yang melihat kelakuan teman barunya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya .


Ria masih harus memahami karakter teman baru sekaligus teman sekamar dan teman satu tempat kerja . Ria merasa Arin sudah menjadi teman barunya sekaligus teman seperjuangannya . Mereka sama - sama berjuang untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik lagi .

__ADS_1


Ria berharap Arin akan selalu menjadi temannya sampai kapan pun .


__ADS_2