Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Mahar Kejutan Untuk Istri


__ADS_3

Setelah acara pengajian , semua penghuni rumah pun memilih untuk beristirahat di kamar masing - masing . Mereka beristirahat untuk menyiapkan diri untuk acara esok hari .


Yuda memilih waktu pagi untuk akad dan resepsi di malam harinya . Yuda dan Ria pun masuk ke kamar mereka . Mereka membersihkan diri dan mengganti pakaiannya .


Yuda memilih mandi terlebih dahulu , sedangkan Ria sedang membersihkan sisa make up di wajahnya . Setelah beberapa saat berlalu , Yuda pun telah selesai membersihkan badannya dan sedang menuju ke lemari untuk mengganti pakaiannya .


Setelah mengganti pakaiannya , Yuda mendekati sang istri .


" Belum selesai sayang ? " tanya Yuda .


" Sedikit lagi mas . Ada apa ? apa ada yang mau di bicarakan ? " balas Ria .


" Nanti saja setelah kamu mandi . Cepat selesaikanlah hari sudah sangat malam .Nanti keburu dingin udaranya . " ucap Yuda sambil berjalan ke arah ranjang .


" Iya ini juga sudah selesai . Aku mandi dulu ." pamit Ria . Yuda hanya membalas dengan anggukan kepala sambil membuka laptopnya .


Ria pun beranjak pergi ke kamar mandi . Setelah hampir setengah jam berlalu akhirnya Ria pun sudah selesai mandi dan sudah mengganti pakaiannya .


Ria berjalan ke arah sang suami yang sedang bersandar di headboard .


" Ada apa mas ? tadi katanya mau bicara sesuatu denganku ? " tanya Ria .


Yuda pun mengalihkan pandangannya dari laptop ke arah wajah Ria . Setelah itu ia tutup laptopnya dan menaruhnya di atas nakas .


" Aku hanya ingin menanyakan ke kamu , untuk akad nikah yang diulang ini kamu ingin mahar apa ? sewaktu akad nikah pertama kita dulu aku yang dengan egoisnya menentukan mahar untukmu . Tanpa bertanya terlebih dahulu denganmu . Kali ini aku ingin menanyakan ke kamu , mahar apa yang ingin kamu kehendaki sayang ? " tanya Yuda sambil memegang tangan Ria dengan lembut .


" Oh soal itu aku kira ada yang lebih penting mas . Untuk mahar aku tidak meminta apa - apa darimu mas . Apa saja yang kamu berikan untukku , InsyaAllah aku akan menerimanya . Aku tidak mau memberatkanmu ." balas Ria dengan santai .


" Jangan begitu sayang aku ingin memberikanmu sesuatu sebagai mahar agar kelak bisa menjadi kenangan untuk kita . " ucap Yuda lagi .


" Hmm apa ya mas aku sendiri sebenarnya juga bingung . Begini saja , silahkan kamu ingin memberikan aku apapun yang akan bermanfaat untukku ke depannya . Aku tidak mau meminta mahar yang tidak bisa aku manfaatkan kemudian hari karena itu akan mubasir . Dan itupun harus sesuai dengan kemampuanmu . Jangan pernah memaksakan jika kamu memang tidak sanggup . " ucap Ria bijak .

__ADS_1


" Apa dong kasih aku petunjuk ? " tanya Yuda bingung .


" Ya sesuatu yang bisa aku manfaatkan untuk masa depan . " ucap Ria singkat .


Yuda pun sedikit mengerutkan keningnya karena memikirkan permintaan Ria .


" Oh aku sudah tahu harus memberikanmu apa . Ya sudah kalau begitu kamu istirahat lah . Ada sedikit pekerjaan yang harus aku periksa ." ucap Yuda .


" Iya aku akan istirahat , jangan malam - malam tidurnya karena besok pasti akan melelahkan ." pinta Ria dan diangguki oleh Yuda .


Ria pun berbaring di samping Yuda , tanpa menunggu lama terdengar dengkuran halus dari Ria . Dia sudah terlelap dalam tidurnya .


" Aku akan menghubungi Hendri untuk mengurus ini semua secepat mungkin . " gumam Yuda dalam hati .


Yuda pun mengambil ponselnya lalu membawanya keluar untuk menemui Hendri di kamarnya .


" Tok . . . Tok . . . Tok . . . " setelah sampai di depan kamar Hendri , Yuda pun mengetuk kamar tersebut . Hendri yang memang belum tidur pun langsung membuka pintunya .


" Eh Yud ada apa malam - malam ke sini ? " tanya Hendri terkejut saat melihat Yuda berada di depan kamarnya .


" Masuklah ." balas Hendri .


Yuda pun masuk ke dalam kamar Hendri dan duduk di sofa . Setelah menutup pintu kamar , Hendri pun menyusul Yuda duduk di sofa juga .


Setelah Hendri duduk , Yuda pun mengutarakan tujuannya menemui Hendri . Dia menceritakan semuanya kepada sahabatnya itu . Hendri pun mendengarkan dengan seksama dengan apa yang di inginkan sang sahabat . Yuda pun sudah memberi tahu semua kepada Hendri dan Hendri pun mengerti .


" Kenapa mendadak sekali sih Yud , kamu ngasih aku pekerjaan yang sedikit susah ini . " gerutu Hendri .


" Maaf deh , aku juga baru saja kepikiran . Kira - kira kamu bisa tidak ? aku ingin sebelum akad nikah besok itu sudah harus ada di tanganku . " ucap Yuda .


" InsyaAllah aku usahakan . Kebetulan aku punya teman yang bisa membantuku . Semoga besok pagi sudah bisa kita terima . " ucap Hendri .

__ADS_1


" Aku mengandalkanmu Hen , tenang saja nanti bonusmu akan aku tambah lagi . " ucap Yuda .


" Kalau itu haruslah , kamu sudah membuatku harus begadang . Sekarang aku minta data diri Ria , KTP atau semacamnya . " pinta Hendri .


" Nanti aku fotokan saja ya tidak perlu memakai KTP aslinya kan ? " tanya Yuda .


" Kalau bisa aslinya Yud , tapi nanti bisa aku atur dengan temanku itu agar bisa memakai foto saja . Yang asli biar menyusul . " ucap Hendri .


" Oke kalau begitu . Usahakan jangan sampai ketahuan siapa - siapa ya , ini untuk kejutan istriku . " ucap Yuda sambil tersenyum .


" Iya tenang saja . " balas Hendri .


" Ya sudah aku balik kamar dulu , segera aku kirimin foto KTP nya . " ucap Yuda sambil beranjak berdiri lalu keluar dari kamar Hendri .


Setelah Yuda keluar , Hendri hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar .


" Mari kita lembur , Hah nasib kalau jadi asisten ya begini ini . " keluh Hendri sambil mulai membuka laptop dan meraih ponselnya . Hendri mencoba menghubungi temannya yang bisa membantunya mengurus permintaan Yuda tadi .


Panggilan teleponnya pun di jawab oleh sang teman . Lalu Hendri mengutarakan semua yang sudah Yuda katakan tadi . Temannya itupun mendengarkan dengan seksama . Setelah Hendri selesai menceritakan tujuannya pun , temannya menjawab .


" Bisa aku bantu Hen , besok pagi sekali aku akan ke kantor . Tolong kirimkan foto KTP istri Yuda . Besok kalau sudah selesai segera aku antar ke rumah Yuda . Besok akad nya jam berapa ? tanya teman Hendri .


" Akadnya jam 9 pagi Gus . " balas Hendri kepada Bagus sang teman .


" Oke InsyaAllah cukup waktunya . Malam ini juga aku akan menghubungi bosku dulu untuk meminta ijin . " balas Bagus .


" Alhamdulilah kalau bisa . Aku tunggu kabar baiknya . Maaf aku sudah mengganggumu malam - malam . " ucap Hendri sungkan .


" Sama - sama tenang saja , ini kebetulan saja aku masih begadang ngurusi kerjaan yang belum kelar . Jadi bisa sekalian saja aku kerjakan aplikasinya dulu . Besok aku tinggal mengurusnya di kantor . " balas Bagus .


" Baiklah kalau begitu , semangat lanjutkan kerjaanmu , aku akan segera mengirimimu foto KTP istri Yuda . Sekali lagi terimakasih ya Gus ." balas Hendri lagi .

__ADS_1


" Siap aku tunggu . Sama - sama . " balas Bagus .


Hendri pun menyudahi teleponnya agar tidak mengganggu sang teman . Sebelum dia meletakkan ponselnya , Hendri mengirimi foto data diri Ria kepada temannya itu . Setelah itu Hendri melanjutkan pekerjaannya kembali .


__ADS_2