
Malam tiba , Yuda dan Ria pun sudah bersiap untuk check out dari hotel tempat mereka menginap . Mereka berencana untuk pulang ke rumah . Dan setelah itu mereka akan berangkat berlibur untuk honeymoon esok harinya .
Hendri sudah menunggu di lobby hotel sambil menyelesaikan urusannya dengan pihak hotel . Yuda dan Ria sekarang sudah keluar dari kamar dan berjalan menuju tempat Hendri .
Setelah sampai di lobby , Hendri pun juga sudah selesai dengan urusannya . Mereka pun berjalan menuju mobilnya dan segera pergi dari hotel itu .
Di dalam mobil Yuda dan Hendri hanya membicarakan masalah pekerjaan saja . Sedangkan Ria hanya menikmati perjalanan di sepanjang jalan dengan diam .
Setelah menempuh perjalanan 45 menit , mobil pun telah sampai di depan kediaman Hanandi .
Ria langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah . Terlihat sang ibu sedang duduk santai bersama kedua mertuanya . Ria pun berjalan ke arah mereka .
" Assalamualaikum ." sapa Ria .
" Waalaikumsalam , Eh sayang kamu sudah pulang ." balas Lina .
" Iya Ma , aku bosan di sana tidak ada kegiatan . Akhirnya aku minta pulang saja . Lagian besok mas Yuda janji ingin mengajakku liburan . Jadi aku harus mempersiapkan baju untuk besok ." ucap Ria sambil duduk di samping sang ibu .
" Ibu apa kabar ? Ria kangen sama ibu ." sapa Ria kepada ibunya .
" Alhamdulillah ibu baik - baik saja di sini . Bu Lina dan Tuan Hanan sangat baik kepada kami nak ." ucap Bu Dewi .
Yuda dan Hendri pun masuk dengan membawa barang bawaannya .
" Assalamualaikum ." sapa Yuda dan Hendri bersamaan .
__ADS_1
" Waalaikumsalam , bagaimana kabarmu sayang ?" tanya Lina saat Yuda mencium pjnggung tangannya .
" Alhamdulillah Ma ." balas Yuda sambil tersenyum .
" Wah roman - romannya sebentar lagi bakalan ada yang ngasih kita cucu ini Pa ." goda Lina . Membuat Yuda dan Ria hanya menunduk menahan malu .
" Sudah Ma jangan di goda terus anak menantumu ini . Lihatlah mereka sampai menunduk seperti itu ." ucap Hanan membuat semua orang pun tertawa kecuali Yuda dan Ria . Pipi Ria sampai merah karena mendengar ucapan kedua mertuanya .
" Sudah . . . sudah kasihan mereka di godain terus . Sekarang sudah waktunya makan malam . Ayo kita ke meja makan , makanannya sudah disiapkan ." ucap Bu Lina .
Mereka pun beranjak dari sofanya dan berjalan ke arah meja makan . Randi dan Dinda pun ikut bergabung juga . Di atas meja makan sudah tertata banyak menu masakan .
Semua pun menikmati makannya sambil mengobrol dan bersenda gurau . Dengan penuh keakraban dan kehangatan .
" Yuda dan yang lainnya saya ingin mengucapkan banyak terimakasih karena sudah menerima saya dan anak - anak saya seperti keluarga sendiri . Di sini saya ingin meminta maaf jika ada salah dan kekurangan dari diri saya maupun anak - anak saya . Saya bersyukur acara kita semua berjalan dengan lancar . Dan saya juga bersyukur akhirnya pernikahan Ria dan nak Yuda sudah resmi secara agama maupun hukum , saya sekarang merasa lega . Jadi di kesempatan malam ini saya ingin mohon pamit kepada keluarga bapak Hanan dan Bu Lina . Saya ingin pamit untuk pulang ke rumah saya . Bukannya saya tidak betah ataupun alasan yang lainnya tapi saya tidak enak kalau terlalu lama tinggal di sini . Saya takut menjadi pergunjingan orang lain ." ucap Bu Dewi dengan rendah hati .
" Kenapa terburu - buru Bu ? Baru juga kita dekat ." tanya Lina .
" Iya bu , bukannya terburu - buru tapi menurut saya sudah waktunya saya pulang bu . Kami sudah agak lama meninggalkan rumah bu kasihan ayam dan tanaman di sana tidak ada yang merawat . " ucap Bu Dewi .
" Kalau itu sudah jadi keputusan ibu , kami tidak bisa menahannya . Kami ikut saja yang terbaik untuk ibu dan adik - adik Ria ." ucap Hanan bijak .
" Terimakasih Tuan , anda mau mengerti keinginan saya . Terimakasih banyak juga karena sudah mau menerima kami di rumah ini . " ucap Bu Dewi lagi .
" Sama - sama bu , kami sudah menganggap bu Dewi dan anak - anak seperti keluarga kami sendiri jadi jangan pernah sungkan jika ibu membutuhkan bantuan dari kami ." ucap Hanan .
__ADS_1
" Baik Tuan terimakasih . Saya titip Ria ya nak Yuda . Ibu percaya nak Yuda akan menjaga Ria dengan baik ." pinta Bu Dewi kepada Yuda .
" InsyaAllah bu akan aku jaga dan lindungi Ria sepenuh hati dan jiwa raga saya , ibu tidka perlu khawatir . " ucap Yuda yakin . Bu Dewi pun tersenyum mendengarnya .
" Untukmu Ri , jadilah seorang istri yang baik , nurut dengan suami dan berbaktilah dengan kedua mertuamu . Jadilah istri yang sholehah ." ucap Bu Dewi kepada sang anak . Ria pun hanya membalas dengan anggukan kepala saja .
" Ibu rencana nya mau pulang kapan ? dan naik apa ? " tanya Yuda .
" Rencananya besok pagi naik travel ." ucap Bu Dewi .
" Biar di antar supir saya saja ya bu biar nyaman dan aman . " ucap Bu Lina .
" Iya bu biar diantar supir atau Hendri . Biar kami juga tenang memikirkan ibu ." bujuk Yuda .
" Nanti merepotkan nak biar ibu naik travel saja . " tolak Bu Dewi .
" Tidak ada yang di repotkan bu . Kami dengan senang hati mengantar ibu sampai di rumah ." timpal Hendri .
" Ya saya ikut pengaturan kalian saja . " balas Bu Dewi pasrah .
Akhirnya setelah dibujuk Bu Dewi pun luluh . Ria dari tadi hanya diam karena merasa sedih akan di tinggal keluarganya . Namun mau bagaimana lagi . Dia harus merelakannya , kini dia adalah seorang istri . Dan seorang istri sudah kewajibannya ikut suami ke mana pun ia berada .
" Maaf ya bu jika besok aku tidka bisa mengantarkanmu pulang karena aku sama mas Yuda harus berangkat pagi - pagi sekali . Tidak apa - apa kan bu ? " Ria pun membuka mulutnya .
" Tidak apa - apa ibu maklum kok . " balas Bu Dewi .
__ADS_1