
Setelah 2 jam berlalu acara berdoa bersama pun selesai . Para tamu yang datang pun silih berganti meninggalkan rumah Ria .
Hanan dan Lina pun ikit berpamitan untuk menginap di hotel . Setelah mengantar Hanan dan Lina ke hotel , Hendri memilih untuk menginap di rumah Ria . Dia berjaga - jaga jika sewaktu - waktu di butuhkan Yuda . Sekaligus dia ingin tahu perkembangan Randi selama 40 hari ini .
Yuda dan Ria masuk ke kamarnya setelah para tamu pulang dan rumah sudah sepi . Ria sedang duduk di depan cermin meja rias untuk melepas hijab yang di pakainya . Sedangkan Yuda sedang mengganti pakaiannya .
Setelah selesai mengganti pakaiannya Yuda memilih menyandarkan punggungnya di headboard ranjang . Dia mengecek beberapa pekerjaan yang di laporkan oleh Hendri .
Walaupun Yuda sedang cuti , dia masih tetap harus mengontrol pekerjaan karena ini sudah menjadi tanggung jawab dia sebagai CEO .
Ria yang sudah selesai dengan ritual bersih - bersihnya pun menyusul Yuda naik ke atas ranjang .
" Bukannya mas lagi cuti ya ? kok masih harus kerja ? " tanya Ria mendekat ke arah Yuda .
" Iya sayang aku memang cuti tapi aku juga harus tetap mengecek pekerjaanku yang di handel oleh Hendri . Ya di maklumi saja aku kan CEO jadi tanggung jawabku sungguh besar . Cutiku hanya agar aku bisa tidak masuk kantor saja tapi untuk memeriksa dokumen dan yang lainnya tidak ada libur sayang . " jawab Yuda .
" Ya aku sih memakluminya mas . Aku tahu tanggung jawabmu sangat besar . Banyak orang yang menggantungkan hidupnya di perusahaanmu jadi kamu juga tidak bisa seenaknya libur kan . " ucap Ria mengerti .
" Iya sayang , terimakasih ya atas pengertiannya . Aku janji nanti kalau kita liburan , aku engga akan bawa laptop . Jadi kita bisa menghabiskan waktu bersama full . " balas Yuda lagi .
" Sudah sewajarnyakan kalau istri harus selalu mendukung suaminya . Bener ya engga bawa pekerjaan waktu liburan . " balas Ria lagi dan di balas anggukan oleh Yuda .
" Tapi sekarang sudah malam , kita istirahat yuk . Tadikan kamu sudah lama menyetir . Pekerjaannya dilanjut besok lagi ya . " ajak Ria .
" Sebentar lagi sayang ini tinggal sedikit . Kalau kamu sudah capek istirahatlah dulu nanti aku menyusul . " ucap Yuda .
" Ya sudah aku duluan ya mas . " pamit Ria dan di balas anggukan oleh Yuda .
Ria pun membaringkan tubuhnya di samping Yuda . Yuda pun melanjutkan mengecek pekerjaannya lagi . 1 jam berlalu Yuda pun sudah merasakan kelelahan . Akhirnya dia pun memutuskan untuk beristirahat . Yuda membaringkan tubuhnya di samping Ria yang sudah terlelap . Akhirnya mereka pun tidur dengan nyenyaknya .
Keesokan pagi nya . Kesibukan penghuni rumah sudah terlihat semenjak setelah sholat subuh . Seperti biasanya Ria sedang berada di dapur untuk memasak sarapan , Dinda membantu ibu menyapu lantai , Randi sedang memberi makan ayam peliharaan almarhum ayahnya sedangkan ibu sedang mencuci pakaian penghuni rumah itu .
Keluarga ini memang diajarkan saling bekerja sama untuk merawat rumah . Keluarga ini juga diajarkan ayah Satria untuk rukun dan saling mengasihi serta menyayangi .
Pagi ini Ria memasak sayur sop , sama ayam goreng serta tahu tempe goreng . Tak lupa dia juga menyiapkan sambal .
Yuda yang baru bangun dan sudah selesai menjalankan sholat subuh pun keluar kamar . Dia berjalan menuju dapur .
" Pagi sayang , kamu masak apa ? " tanya Yuda .
__ADS_1
" Aku masak sayur sop sama ayam , tempe , tahu goreng . Mas mau aku buatin kopi ? " tanya Ria .
" Teh saja sayang aku lagi engga pengen kopi ." balas Yuda .
" Ya sudah aku buatkan dulu . Mas tunggu aja di depan . " ucap Ria .
" Oke ." balas Yuda singkat .
Yuda pun berjalan menuju ke ruang tengah . Dia duduk di bangku sambil mengecek ponselnya . Tak berselang lama Ria pun keluar dengan membawa nampan berisi 1 cangkir teh sama 1 piring makanan untuk cemilan .
Tadi saat Ria belanja , ada orang yang berjualan jajan pasar . Akhirnya Ria pun membelinya untuk ia suguhkan .
" Wah sudah datang , apa ini sayang ? " tanya Yuda yang melihat sepiring makanan berwarna hijau .
" Ini makanan tradisional sini mas namanya kue puthu trus yang di sebelahnya itu kue klepon . " ucap Ria menjelaskan .
" Aku belum pernah lihat makanan seperti ini . Aku coba ya sayang . " ucap Yuda sambil mengambil makanan dari piring itu . Ia mengambil klepon .
" Hhhmm enak sayang ada manis - manisnya dan gurih juga . " ucap Yuda .
" Iya di dalamnya itu ada gula jawanya mas jadi pas di gigit akan keluar gula jawa nya . " jelas Ria . Yuda pun hanya mengangguk - anggukan kepalanya saja saking menikmatinya .
" Iya sayang ." balas Yuda mengijinkan .
Ria pun berdiri dan berjalan menuju dapurnya . Sedangkan Yuda sedang menikmati kedua macam kue tersebut .
Hendri yang baru dari olahraga lari pun masuk ke dalam rumah .
" Sudah bangun Yud ? " tanya Hendri .
" Sudah , kamu dari mana ? " tanya balik Yuda .
" Aku habis lari keliling desa ini . Ternyata desa ini indah banget . Puas aku melihatnya . " ucap Hendri .
" Kenapa kamu tidak mengajakku ? " tanya Yuda .
" Kamu saja masih tidur . " balas Hendri , Yuda pun hanya tersenyum .
" Wah kue apa ini ? " tanya Hendri saat melihat sepiring kue di atas meja
__ADS_1
" Ini kue puthu sama klepon . Coba deh rasanya enak banget ." balas Yuda .
Hendri pun mengambil salah satu kue itu lalu di makan .
" Hhhmm enak juga kue ini . " puji Hendri .
" Iya kan apa aku bilang . " balas Yuda .
Mereka berdua pun menghabiskan kue itu sambil mengobrol tentang persiapan pernikahan Yuda dan Ria .
Makanan yang di masak Ria pun telah selesai . Ria pun menatanya di alas tikar .
Setelah semua telah selesai , Ria pun memanggil Yuda dan Hendri serta anggota keluarganya yang lain . Mereka pun sarapan dengan di selingi obrolan serta candaan . Mereka membicarakan rencana keberangkatan ke kota . Mereka berencana ke kota esok hari agar tidak terlalu mepet waktunya .
Ibu sempat menolak , karena menurutnya akan terlalu lama dirinya dan adik - adik Ria untuk menginap di rumah Hanandi . Ibu takut akan merepotkan Hanan dan Lina . Tapi Yuda sudah memberi pengertian kepada Bu Dewi . Akhirnya Bu Dewi pun setuju setelah di bujuk oleh menantunya itu .
Setelah sarapan mereka pun melanjutkan aktifitas mereka masing - masing .
Hendri sedang packing untuk kepulangannya . Hendri dan kedua orang tua Yuda berencana pulang ke kota siang ini . Mereka tidak bisa menginap terlalu lama di kampung Ria ini karena masih banyak yang harus di persiapkan di kota .
Jam menunjukkan pukul 11 siang , orang tua Yuda sudah berada di rumah Ria . Mereka menunggu Hendri yang masih bersiap - siap sambil mengobrol dengan Bu Dewi .
Setelah melaksanakan sholat dzuhur mereka pun berangkat ke kota . Mereka di antar semua keluarga sampai di depan rumah saja .
" Bu Dewi kami pamit terlebih dahulu ya . Sampai jumpa besok di rumah . Kami tunggu kedatangannya . " pamit Lina .
" Iya bu hati - hati di jalan . Nak Hendri jangan ngebut - ngebut bawa mobilnya . Santai saja yang penting selamat . " ucap Bu Dewi menasihati .
" Siap bu . " balas Hendri singkat .
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan mobil pun berjalan meninggalkan kampung itu .
Yuda dan yang lainnya pun masuk ke dalam . Saat akan masuk , Yuda melihat ada sebuah mobil yang terparkir agak dekat dari rumah . Yuda sedikit curiga karena terlihat dari luar kalau di dalam mobil itu ada orang yang sedang melihat ke arah rumah Ria ini .
" Siapa orang yang ada di dalam mobil itu ? Kenapa dia melihatnya ke arah sini saja ? " gumam Yuda dalam hati .
" Apa perlu aku cek ke sana ya untuk menanyakannya langsung ? " gumam Yuda dalam hati lagi .
Yuda pun memutuskan untuk berjalan ke arah mobil yang terparkir itu . Tapi saat Yuda sudah hampir mendekat , mobil itu dengan tiba - tiba menyala dan berjalan menjauh dari Yuda . Yuda sedikit terkejut .
__ADS_1
" Mencurigakan sekali mobil itu kenapa lari , jangan - jangan . . . " gumam Yuda lagi dalam hati . Yuda pun segera berlari ke arah rumah .