Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Menemani Nya


__ADS_3

Sudah hampir 2 jam berlalu , mereka telah usai dengan olahraga siangnya yang menguras energi . Yuda dan Ria pun terlelap dengan tubuh yang masih polos .


Tok tok tok


Terdengar sayup suara pintu di ketuk . Yuda yang terusik tidurnya pun mengerjapkan matanya . Saat matanya terbuka , pertama kali ia lihat wajah lelah sang istri di dadanya . Yuda pun memindahkan kepala sang istri dengan hati - hati agar tidak terbangun dan mengganggu tidurnya .


Yuda pun bangun dan beranjak dari ranjangnya dengan hati - hati . Tak lupa ia menyelimuti tubuh istrinya dengan selimut . Yuda pun bergegas ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya . Setelah mandi , Yuda segera mengenakan pakaiannya kembali .


Tok tok tok


Terdengar kembali pintu di ketuk . Dengan terburu - buru Yuda pun keluar dari ruang rahasianya dan tak lupa mengecup pipi sang istri yang masih terlelap . Yuda membuka pintu ruangannya . Terlihat sang sahabat dengan senyum kesalnya .


" Ini jam berapa Yud ? kita ada meeting setengah jam lagi . Kamu malah asyik - asyikan di dalam . Lagi sama siapa sih ? " keluh Hendri yang sudah kesal menunggu dari tadi .


" Maaf deh , aku juga lagi nyelesaiin berkas yang di butuhin . Engga usah ngomel begitu ." balas Yuda tanpa merasa bersalah .


" Alah bohong , lagi sama siapa kamu di dalam ? Dari jam makan siang tadi aku engga melihatmu keluar . Jangan macam - macam ya , aku aduin ke Ria baru tahu rasa . " umpat Hendri lagi sambil berjalan masuk ke ruangan Yuda mengikuti Yuda .


" Siapa yang macam - macam ? emang engga boleh kalau bersenang - senangnya sama istri sendiri . Iri aja lihat temen bahagia . " balas Yuda .


" Hah Ria di sini ? mana orangnya nyatanya engga ada orang di sini . Oh aku tahu pasti kamu umpetin ya ?" goda Hendri .

__ADS_1


" Ish udah lah kamu engga perlu tahu . Ini berkasnya buat meeting nanti . Sekarang keluarlah dulu nanti aku menyusul . " usir Yuda .


" Ya udah deh aku keluar dulu tapi inget jangan lama - lama . " pesan Hendri sambil berdiri untuk keluar dari ruangan Yuda .


" Iya iya , sudah sana ." ucap Yuda lagi .


hendri pun keluar dari ruangan Yuda . Sedangkan Yuda masuk lagi ke ruang rahasianya untuk menemui sang istri . Yuda mendekati Ria yang masih terlelap dia tas ranjang . Dengan hati - hati , Yuda duduk di samping Ria .


" Sayang bangun lah sebentar , aku ingin berbicara . Sayang bangun ." ucap Yuda dengan lembut membangunkan sang istri .


" Hhmm , ada apa mas aku masih lelah sekali ." ucap Ria dengan lemah sambil matanya masih terpejam .


" Maaf sayang aku mengganggu tidurmu , tapi aku mau bilang kalau aku mau ijin ke kamu , sebentar lagi aku ada meeting di ruang meeting . Aku takut kamu nyariin aku nanti . Kalau nanti kamu butuh apa - apa hubungi aja sekretaris mas yang ada di luar ya . Kamu di sini aja dulu , nanti pulangnya sama aku aja ya . Sekarang istirahatlah dulu , aku meting dulu ya sayang . " pamit Yuda .


" Iya sayang , istirahatlah . Mas pergi dulu ya ." pamit Yuda sambil mengecup kening sang istri . Ria pun hanya membalas dengan anggukan kepala saja .


Yuda pun beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangannya menemui Hendri . Tak lupa Yuda menitip pesan kepada sang sekretaris agar memenuhi apapun yang diminta sang istri .


Hendri pun sudah menunggu Yuda di depan ruangannya . Mereka berdua pun berjalan bersama ke arah ruang meeting . Di sana sudah ada sang Papa yang menunggu bersama beberapa direksi lainnya . Agenda meeting ini memang untuk mendengarkan laporan dari para divisi .


Setelah Yuda dan Hendri datang , meeting pun di mulai . Mereka mendengarkan dan fokus dengan apa yang disampaikan oleh para kepala divisi . Waktu terus berjalan tak terasa 1,5 jam berlalu , meeting pun telah selesai . Yuda pun segera ke ruangannya untuk mengajak sang istri untuk .

__ADS_1


Saat masuk ke dalam ruangannya , terlihat Ria sedang makan dan duduk di sofa . Yuda pun berjalan mendekati sang istri .


" Sedang makan apa sayang ? kamu bari bangun ? " tanya Yuda sambil duduk di samping Ria .


" Udah selesai meetingnya mas ? ini aku makan nasi , habis dari siang tadi aku belum makan , perut rasanya lapar sekali . Bikin tidur engga nyenyak , aku milih bangun aja deh . " ucap Ria sambil menyuap makanan ke dalam mulutnya .


" Ya udah kamu selesaikan dulu makannya , habis itu kita pulang ya . Mama tadi nyariin kamu . Beliau kirim pesan ke ponselku . Katanya hubungi kamu engga bisa nomer ponselmu tidak aktif makanya Mama khawatir terjadi sesuatu denganmu ." ucap Yuda .


" Iya mas , tadi ponselku kehabisan baterai makanya engga aktif . Itu baru aku cas di atas meja mu . " jelas Ria .


" Ya sudah engga apa - apa . Kamu lanjutkan makanmu , aku mau beresin barangku dulu ." ucap Yuda sambil berdiri dan berjalan ke arah mejanya .


Setelah semua sudah beres , mereka pun berjalan bersama menuju keluar untuk pulang . Mobil Yuda pun telah siap di depan lobby . Hendri yang masih berada di lobby pun melihat Yuda dan Ria . Ia pun menghampiri mereka berdua .


" Hai Ri , apa kabar ? wah yang baru pulang bulan madu masih kurang ya sampai harus di temenin ke kantor segala . " goda Hendri .


Ria yang mendengar ucapan Hendri pun merasa malu . Pipinya sampai bersemu merah . " Kabarku baik mas , aku tadi ke sini hanya nganterin makan siang buat mas Yuda kok . " ucap Ria .


" Sudah jangan goda lagi istriku Hen , kita mau pulang nih . " ucap Yuda mencegah Hendri sebelum menggoda Ria lagi .


" Aku ikut pulang ke rumah kalian ya , mau minta oleh - oleh dari Maldive ." ucap Hendri sambil menaik turunkan alisnya .

__ADS_1


" Boleh , asal kamu bawa mobilmu sendiri ." ucap Yuda sambil berlalu melewati Hendri yang belum menjawab ucapan Yuda .


Yuda dan Ria pun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Hendri yang masih mematung di tempatnya .


__ADS_2