Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Atur Misi Part 2


__ADS_3

Keesokan harinya Ria dan Arin pun melakukan kegiatannya seperti biasa . Mereka berangkat bekerja dengan riang gembira . Ria sudah tidak memikirkan kejadian kemarin . Senyum manis terus berkembang di bibirnya . Mereka berjalan menuju tempat mereka dengan bersendau gurau . Tanpa mereka sadari , ada sepasang mata yang memandang mereka dengan senyum samar di mulutnya .


" Aku senang kalau kau mulai tersenyum kembali Ri . Aku akan terus merasa bersalah kalau kau akan terus terpuruk atas kejadian kemarin . Maafkan aku yang belum berani menemuimu langsung " gumam seseorang itu .


Arin dan Ria pun sampai di tempat kerja mereka . Di sana sudah berdiri dengan anggun seorang perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik . Arin dan Ria pun terpaku dan saling pandang melihat wanita itu .


" Kenapa beliau sudah ada di sini saja Ri ? apa beliau sudah tahu kejadian kemarin ya ?" tanya Arin berbisik dengan Ria . Dan hanya di balas gelengan kepala Ria .


" Selamat pagi gadis - gadis cantik dan manis . Kenapa hanya berdiri di situ dan bisik - bisik . Ada apa ini ? " sapa wanita itu .


" Selamat pagi juga bu kami tidak ada apa - apa bu . Apa kabar bu ? sudah lama ya bu Lina tidak main ke sini " Ria membalas sapaan Lina dengan gugup . Ya wanita paruh baya itu adalah Lina .


" Alhamdulillah ibu sehat nak . Ayo sini masuk kenapa kalian masih berdiri di sana terus ?" jawab Lina lagi sambil menghampiri Ria dan Arin yang masih terpaku di tempatnya .


" Ah tidak ada apa - apa kok bu " ucap Ria sungkan .


Mereka pun masuk ke dalam toko . Arin dan Ria pun langsung menuju ke loker tempat dia menyimpan barangnya dan lanjut mengambil alat untuk membersihkan meja dan barang - barang yang lain .


" Saya kerja dulu ya bu " pamit Ria kepada Lina yang sedang duduk di depan meja kasir .


" Iya nak silahkan , ibu sedang menunggu jeng Kartika yang sedang membelikan bubur ayam di kios seberang sana . Entah kenapa ibu ingin sekali makan bubur ayam itu " ucap Lina lagi .


" Saya siapkan minum dulu saja bu . Agar ibu enak menunggunya " tawar Ria .


" Tidak usah nak selesaikan saja pekerjaanmu . Dan nanti kalau sudah selesai ibu ingin berbicara denganmu sebentar " balas Lina .


" Ada apa bu ? sepertinya kok penting sekali ?" tanya Ria .


" Ga terlalu penting kok . Ibu ingin mengobrol saja denganmu . Sudah lama ibu ga ngobrol denganmu " jawab Lina bersamaan dengan itu bu Kartika masuk ke toko dengan menenteng kantong plastik .


" Kalian sudah datang , ayo kita sarapan dulu jeng Lina beli bubur ayam nya banyak cukup untuk kita semua . Ayo kita sarapan dulu " ajak bu Kartika .


" Kami selesaikan dulu pekerjaan kami bu . Silahkan ibu duluan saja " balas Ria .

__ADS_1


" Iya bu duluan saja " sahut Arin .


" Ayo sarapan dulu . Pekerjaan kalian lanjutkan nanti . Bubur ayam ga enak kalau di makan kalau sudah dingin " bujuk Lina .


" Tapi bu - "


" Sudah ayo sarapan dulu , jangan nolak rejeki ga baik " Kartika memotong perkataan Ria sambil menarik tangan kedua karyawatinya . Bu Kartika keluar dari dapur , di dapur dia habis menyerahkan bubur ayam untuk karyawan yang bagian dapur .


Ria dan Arin pun terpaksa menurut dengan bujukan Kartika . Akhirnya mereka duduk bersama dua wanita paruh baya itu untuk sarapan bersama . Bu Kartika dan bu Lina adalah sosok bos yang sangat baik terhadap karyawannya . Makanya banyak karyawan yang betah bekerja bersama mereka . Mereka pun makan sambil di selingi mengobrol ringan .


Setelah selesai sarapan , Ria dan Arin pun melanjutkan pekerjaan mereka lagi . Sedangkan Lina dan Kartika masih melanjutkan obrolan mereka .


" Jeng Lina saya kaget lho kemarin Yuda marah - marah seperti itu . Aku belum pernah melihat dia seperti itu apalagi yang dia marahi Hendri seperti bukan Yuda " ucap Kartika .


" Hendri juga kemarin sudah cerita denganku . Dari cerita Hendri aku tahu yang menjadi penyebab Yuda semarah itu " balas Lina .


" Memang apa yang jadi penyebabnya jeng ?" tanya bu Kartika .


" Ada lah aku masih belum bisa cerita denganmu besok saja kalau apa yang aku rencanain berhasil baru aku ceritakan penyebabnya " jawab Lina sambil tersenyum .


" Aku tinggal sebentar ya Jeng , aku mau mengontrol bahan - bahan di dapur dulu . Jeng lanjutkan saja santai aja ya " pamit Kartika .


" Iya jeng sana selesaikan kerjaanmu . Santai saja tidak usah mikirin aku . Aku memang sengaja mau main di sini jadi tenang aja kerjakan saja kerjaanmu " jawab Lina .


" Baiklah aku tinggal dulu ya " ucap Kartika dan di balas anggukan oleh Lina .


Setelah menunggu hampir 1 jam an akhirnya pekerjaan Ria sudah selesai . Ria pun meminta ijin kepada bu Kartika untuk menemui bu Lina dan mengobrol sebentar . Kartika pun mengijinkannya . Akhirnya Ria menghampiri Lina yang sedang duduk santai sambil memainkan ponselnya .


" Permisi bu , saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya " ucap Ria .


" Oh iya Ri , sini silahkan duduk " Lina yang tidak menyadari kedatangan Ria sedikit terkejut .


Ria pun duduk di hadapan Lina .

__ADS_1


" Apa yang mau ibu bicarakan ? sepertinya penting sekali ?" tanya Ria .


" Sebelumnya saya mau minta maaf sama kamu Ri atas perlakuan dan perkataan anak saya . Saat saya mendengar cerita dari Hendri , saya merasa tidak enak hati sama kamu . Atas nama Yuda saya mohon maaf sebesar - besarnya kepada kamu ya Ria , mohon maaf kan kami " ucap Lina sambil menggenggam tangan Ria .


" Saya sudah melupakan kejadian kemarin Bu . Saya sudah mengikhlaskan semua itu jadi ibu tidak perlu meminta maaf kepada saya . Sebelum ibu minta maaf , saya sudah memaafkannya kok bu . Jadi ibu tidak perlu tidak enak hati kepada saya " balas Ria .


" Kamu memang anak yang sangat baik hati Ria . Ibu jadi tambah tidak enak sama kamu atas kelakuan anak ibu " ucap Lina lagi .


" Sudah bu tidak usah diungkit - ungkit kembali . Yang sudah terjadi biarlah terjadi kita menatap ke depan saja . Anggap saja ini semua pelajaran untuk saya . Dan maaf sebelumnya bu , karena kejadian kemarin saya menjadi tambah yakin untuk mundur atau menolak keinginan ibu menjadikan saya sebagai pasangan putra ibu . Karena menurut saya apa yang di ucapkan putra ibu ada benarnya juga kalau kami mempunyai banyak perbedaan . Saya takut kalau di paksakan akan membuat salah satu dari kami terluka bu " ucap Ria smabil menundukan kepalanya . Ucapan Ria inipun membuat Lina sedikit tersentak .


" Ibu mohon jangan menyerah dan mundur sebelum mencoba Ria . Ibu sungguh berharap kamu menjadi menantu ibu . Harapan ibu sanagt besar kepadamu . Ibu akan membantumu untuk mendapatkan hati Yuda nak . Ibu akan selalu mendukungmu . Ibu mohon , kita coba dulu . Makanya ibu ke sini untuk mengajakmu mengatur rencana agar kita bisa membalas rasa sakit hati kamu kepada Yuda . Ibu sudah memiliki rencana agar kamu bisa membalas rasa sakit kamu " jelas Lina . Ria mendengarkan ucapan Lina hanya mengerutkan dahinya . Dia merasa bingung dengan apa yang sudah di ucapkan wanita itu .


" Maaf bu saya kurang mengerti maksud ibu ? membalas rasa sakit hati saya ? dengan cara apa ? tapi saya tidak berkeinginan untuk balas dendam bu " tolak Ria .


" Ibu tahu kamu pasti tidak mengerti . Begini Ri , untuk membalas perkataan Yuda yang sudah menyakiti hatimu kita harus membalasnya dengan membuat dia bisa jatuh cinta kepadamu . Ibu tahu sifat anak ibu itu , dia akan merasa tersiksa kalau apa yang dia rasa tidak terbalaskan dan itu akan membuatnya frustasi " ucap Lina .


" Lalu - " tanya Ria


" Lalu saat dia merasakan kalau dia sudah jatuh cinta kepadamu , buat dia bucin kepadamu . Lama kelamaan dia akan menyadari akan kesalahannya kepadamu . Yuda itu seperti ayahnya , memiliki gengsi yang begitu tinggi . Sebelum hatinya benar - benar yakin dia akan mati - matian menolaknya . Tapi saat hatinya mulai yakin dia akan gengsi mengungkapkan isi hatinya " jelas Lina lagi .


" Tapi bu , apa harus dengan cara ini untuk membalas penghinaan yang tuan Yuda lakukan kepadaku ? apa tidak ada cara yang lain ?" tanya Ria .


" Kalau menurut saya tidak ada cara yang lain Ri . Sekarang gini kalau dia sudah jatuh ke tanganmu , mau kamu balas atau hukum apapun pasti dia akan menurutimu . Dan poin di sini kita harus membuat dia frustasi dulu karena dia tidak bisa mengungkapkan isi hatinya kepadamu . Misi ini kita akhiri kalau Yuda sudah mengungkapkan perasaannya kepadamu . Ibu sudah minta tolong kepada Hendri untuk membatu kita . Jadi kamu maukan mengikuti apa yang ibu rencanakan ?" ucap Lina .


" Mas Hendri ? kenapa mas Hendri ikut rencana ini bu ?" tanya Ria lagi .


" Karena tanpa di sengaja Hendri sudah masuk dalam hubungan kalian . Dan ibu yakin Hendri tidak akan menghianati Yuda . Karena ibu tahu Hendri sudah melirik wanita idamannya sendiri " balas Lina sambil matanya melirik ke arah Arin .


" Iya juga sih bu , tapi apa akan berhasil rencana ibu ini ? " tanya Ria .


" InsyaAllah Ri , asal kita bekerjasama , berdoa dan terus berusaha . InsyaAllah kita akan berhasil " jawab Lina yakin .


" Apa ini jalan yang kau berikan untukku ya Allah . Saat aku ingin membalas kejadian kemarin , langsung engkau tunjukkan jalan untukku . Terimaksih ya Allah " gumam Ria dalam hati .

__ADS_1


" Ya sudah bu saya setuju ikut rencana ibu " jawab Ria .


" Bener ya Ria . Oke kalau begitu nanti malam setelah kamu dan Hendri selesai kerja , kita bertemu lagi untuk membahas rencana selanjutnya . Untuk tempatnya nanti saya kabari lewat pesan singkat saja ya " ucap Lina lagi dan di balas anggukan oleh Ria .


__ADS_2