Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Mulai Bekerja


__ADS_3

Kumandang adzan subuh terdengar , Ria yang terbangun dari tidurnya yang nyenyak . Setelah kemarin ia dan Arin kelelahan membersihkan kamar mereka , tidur seolah tidak terasa .


"Hooaaaamm , sudah subuh mending sholat dulu " sambil menguap Ria pun beranjak dan masuk ke kamar mandi untuk wudhu .


" Rin bangun dah subuh nie , kamu ga sholat ? " Ria membangunkan Arin .


" Sebentar Ri masih ngantuk nie , badanku rasanya sakit semua , 5 menit lagi ya " tawar Arin .


" Ya udah terserah kamu , aku keluar dulu ya mau bikin sarapan dulu " Ria pun pergi keluar untuk ke dapur . Di kos mereka ini memang di sediakan dapur bersama untuk penghuni kos .


Setelah 30 menit berlalu Ria kembali masuk ke kamar kosnya dengan membawa makanan yang sudah ia masak . Pagi ini dia hanya memasak omelet telur dan tumis kangkung yang kemarin ia beli di warung bersama temannya itu .


Di dalam kamar , masih terlihat Arin yang belum beranjak dari tempat tidurnya ,


" Ya Allah Rin kamu belum bangun ? matahari udah mau muncul itu . Kamu ga sholat ?" seru Ria .


" Iya iya aku bangun " dengan mata yang masih tertutup Arin pun beranjak masuk ke kamar mandi .


Ria hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap teman nya itu .


Selesai sholat Arin pun mendekati Ria yang sedang mencari baju untuk bekerja .


" Ri , lagi ngapain ?" tanya Arin dari balik lemari .


"Aku lagi nyari baju yang pas buat kerja nanti . Aku ga punya banyak baju yang bagus . Hmm ini aja cocok lah buat kerja " Ria mengambil sebuah kemeja blus dan celana kain panjang .

__ADS_1


" Sederhana tapi sopan , cocok ga Rin ?" tanya Ria .


" Hmmm cocok " setuju Arin sambil mengangguk anggukkan kepalanya .


" Ri laper nie , kita makan yuk . Dari tadi aku tergoda smaa bau masakanmu harum sekali " ajak Arin .


" Dasar kamu , udah sikat gigi belum ?" tanya Ria .


" Udah dong , masa belum jorok atuh " jawab Arin sambil mengambil piring untuk ia isi nasi , sayur dan lauk . Ria pun mengikuti apa yang temannya lakukan .


" Hhmmm enak sekali masakan mu Ri . Ga nyangka aku ternyata kamu pinter masak " puji Arin sambil terus melahap makanan yang ada di piringnya .


" Hehehe aku belajar masak dari ibu . Setiap pagi aku yang selalu bertugas membantu ibu menyiapkan sarapan untuk keluargaku " ucap Ria sambil tersenyum .


Jam menunjukkan pukul 06.30 mereka pun sudah siap untuk berangkat ke toko kue . Setelah sarapan tadi mereka bergantian mandi dan bersiap . Karena Ria sudah memasak untuk sarapan mereka , maka Arin yang bertugas membereskan bekas makan mereka sambil menunggu Ria mandi .


Sedangkan Arin , ia hari ini memakai kemeja blus yang di padukan dengan rok span sepanjang lewat dari lutut serta flat shoes yang menambah nilai feminim , tak lupa ia memoles wajahnya dengan polesan make up yang tipis , serta rambut yang setengah di ikat di tengah dan setengah lagi di gerai terlihat sangat anggun . Arin memang wanita yang feminim , sedangkan Ria memilik sifat agak lebih tomboy dan tidak terlalu menyukai make up yang berlebihan .


" Wah kalian cantik - cantik sekali , sudah siap mulai bekerja ? " tanya bu Kartika takjub melihat penampilan mereka berdua . Saat pertama bertemu minggu lalu , penampilan mereka sangat berbeda . Kalau minggu lalu mereka terlihat kacau sekali , baju sudah berantakan , make up juga sudah terhapus karena keringat beda sekali dengan sekarang . Sekarang mereka terlihat lebih fresh dan cantik .


" Terimakasih pujiannya bu . Siap dong bu dari pagi rasanya ga sabar buat mulai kerja hari ini " jawab Ria bersemangat , antusias Ria pun di ikuti dengan temannya itu .


" Ok , sekarang kita ke dapur dulu , ambil kue - kue yang sudah siap di pajang di dalam etalase ini " perintah bu Kartika .


" Baik bos " jawab Ria dan Arin serentak membuat bu Kartika tersenyum dan senang karena mendapatkan karyawati yang mempunyai semangat yang tinggi .

__ADS_1


Setelah mereka selesai menata kue - kue itu di dalam etalase , mereka melanjutkan dengan membersihkan tempat duduk para tamu . Ria dan Arin saling bekerjasama menyelesaikan tugas mereka . Arin memilih mengelap meja dan kursi , sedangkan Ria ia menyapu dan mengepel lantai di toko itu .


Tepat waktu pada pukul 08.00 toko pun sudah selesai bersiap dan siap untuk buka . Sambil menunggu pembeli datang , bu Kartika memberi tahu Ria dan Arin nama - nama kue yang mereka jual . Mereka pun mendengarkan dan memperhatikan setiap ucapan dan arahan yang bu Kartika ucapkan . Dan sekarang mereka pun sedikit lebih tahu dan mengingat nama - nama kue yang ada di dalam etalase tersebut .


Mereka berdua di tugaskan bu Kartika untuk menunggu dan melayani pembeli , sednagkan kasir di pegang oleh bu Kartika sendiri .


Tak selang berapa lama pembeli pertama mereka pun datang ,


" Selamat datang di toko kue kami , bisa kami bantu ?" ramah Ria melayani pembeli .


" Saya mau chessecake nya 2 dan red velvetnya 1 ya mbak " jawab si pembeli .


" Siap saya siapkan dulu pesanan nya " jawab Ria lagi .


" Karyawati baru ya jeng Kartika ?" tanya si ibu pembeli itu .


" Iya jeng baru hari ini masuk . Aku udah ga sanggup kalau harus melakukan semuanya sendiri " jawab bu Kartika . Ternyata si pembeli itu adalah salah satu pelanggan lama toko kue ini .


" Silahkan ibu ini pesanannya " Ria menyerahkan kantong plastik sambil tersenyum manis .


" O ya terimakasih mbak . Namanya siapa ?" tanya si ibu pembeli .


" Nama saya Mauria bu panggil saja Ria . Ini teman saya namanya Arina panggil saja Arin " jawab Ria tersenyum .


" Namanya cantik secantik orangnya , perkenalkan nama saya Sarlina panggil saja Lina . Saya temannya jeng Kartika " puji bu Lina ramah .

__ADS_1


" Salam kenal bu " ucap Ria sambil menundukkan kepalanya sopan .


" Ma , sudah selesai belum beli kue nya ? kok lama sekali , pagi ini aku ada rapat penting sama direksi " tiba - tiba ada suara muncul dari pintu masuk . Membuat semua orang yang mendengar langsung menoleh ke sumber suara itu .


__ADS_2