Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Curhat Kepada Sahabat


__ADS_3

Acara tahlilan untuk mendoakan ayah Ria pun tiba . Semua orang datang ke rumah Ria , Randi , Yuda , Hendri dan Pak Hanan memyambut mereka di depan pintu rumah dengan senyum ramah mereka . Warga sekitar sudah tidak terkejut dengan keberadaan mereka disana , karena Ketua RT setempat sudah menjelaskan status Yuda dengan Ria sebelum kepergian sang ayah .


Ria , Bu Dewi , Bu Lina , dan Dinda berada di dalam kamar Ria . Kondisi Ria sudah sedikit membaik , walau masih kadang terlihat melamun . Sedangkan Dinda terkadang masih menangis dan memeluk kakak perempuannya .


" Din , sudah jangan kamu tangisi terus ayah kamu . Ikhlaskan kepergiannya agar perjalanan ayah kamu di sana lancar " Bu Dewi mencoba menasehati putri bungsunya itu . Bu Dewi memang wanita yang begitu kuat dan tegar . Tapi tidak di pungkiri jika beliau sangat kehilangan suami tercintanya . Karena janji yang sudah ia ucapkan kepada ayah Ria , Bu Dewi mencoba menahannya .


" Biarkan saja bu , mungkin Dinda belum ikhlas melepaskan ayahnya kita maklumi saja " ucap Lina kepada besannya .


" Iya bu " Bu Dewi mencoba mengalah .


Tak berselang lama terdengar suara pintu kamar terbuka .


" Assalamualaikum " ucap salam seseorang yang akan masuk ke dalam kamar itu .


" Waalaikumsalam , eh nak Sella . Sini nak masuk " balas bu Dewi yang melihat sahabat sang anak datang .


" Terimakasih Bi , Bi Sella ikut berduka cita atas meninggalnya paman . Maaf Sella baru datang karena Sella baru sampai dari kota " ucap Sella .


" Terimakasih nak , tidak apa - apa Bibi juga memaklumi . Bibi malah mengucapkan terimakasih kamu sudah repot - repot datang kesini " balas Bu Dewi lagi .


" Tidak repot Bi , sudah sewajarnya Sella datang . Ria kan sahabat Sella " ucap Sella lagi .


" O ya nak ini kenalkan ibu mertua Ria " Bu Dewi memperkenalkan Bu Lina . Sella melihat ke arah Bu Lina , dia tidak terkejut karena dia sudah mendengar pernikahan Ria .


" Salam kenal tante , saya Sella sahabat Ria " ucap ramah Sella .


" Salam kenal nak " balas Bu Lina ramah juga .


" Bagaiamana kondisi Ria Bi ? " tanya Sella sambil melihat ke arah Ria .


" Ya begitulah Sel , kamu bisa lihat sendiri . Dia sangat terpukul kehilangan ayahnya . Kamu tahu sendirikan kalau dia sangat dekat dengan ayahnya . Cobalah kamu bicara dengannya siapa tahu kondisinya bisa normal lagi " jelas Bu Dewi .

__ADS_1


" Ya Bi coba Sella ajak bicara Rianya " Ucap Sella sambil mendekati snag sahabat .


" Ya sudah Bibi tinggal keluar dulu ya , Bibi harus menyiapkan minuman untuk acara ini " pamit Bu Dewi .


" Saya ikut Bu Dewi saja ya , tante tinggal ya nak" pamit Bu Lina juga .


" O ya Bi dan Tante silahkan " balas Sella yang sudah duduk di samping Ria . Di lihatnya Dinda tertidur karena lelah mennagis di pelukan sang kakak .


Sella mencoba berbicara dengan Ria , " Ri , apa kabar ? aku kangen lho sama kamu " sapa Sella .


Belum ada respon dari Ria . Sella mencoba menyentuh tangan Ria .


" Ri , aku turut berbela sungkawa atas meninggalnya paman ya Ri " ucap Sella lagi , Ria pun merespon dengan melihat ke arah Sella .


Ria letakkan kepala Dinda dan dia langsung memeluk Sella dengan tiba - tiba .


" Sel , kenapa ayah ninggalin aku sendirian di sini Sel ? Apa ayah sudah tidak sayang lagi sama aku ? Apa ayah marah denganku karena sudah lama tidak pulang dan memberi kabar kepadanya ? Aku tidak mau di tinggal ayah Sel " tangis Ria pecah di pelukan sang sahabat .


" Sabar Ri , ini ujian buat keluargamu . Aku tahu kamu sangat kehilangan paman , tapi kamu harus ikhlas atas kepergiaan paman . Ini sudah takdir dari yang atas . Cobalah kamu ikhlaskan " balas Sella menghibur .


" Aku sudah mencobanya Sel , tapi rasa bersalahku ini tidak mau membiarkan aku mengikhlaskan kepergian ayah Sel " ucap Ria dalam tangisnya .


" Iya Ri , aku tahu posisimu sekarang . Tapi kalau kamu seperti ini terus kasihan paman di sana . Dan kamu harus lihat keluargamu juga . Mereka membutuhkanmu , kalau mereka melihatmu seperti ini terus apa kamu tidak kasihan dengan mereka . Apalagi sekarang kamu juga sudah menikah , suamimu akan menggantikan ayahmu untuk menjagamu dan menjaga keluargamu . Apalagi yang kamu pikirkan , sekarang ikhlaskanlah ayah kamu " Sella mencoba menasihati Ria . Ria yang mendengarnya pun tiba - tiba berhenti menangis dan melepaskan pelukannya dengan Sella . Sella yang mendapat perlakuan yang berubah dari Ria pun terlihat bingung .


" Aku tidak mengakui pernikahan ini Sel " ucap Ria sambil menunduk .


" Hah apa yang kamu katakan ? " Sella terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Ria .


" Aku tidak mengakui pernikahan ini . Kau melakukan ini agar ayah senang dan cepat sembuh . Tapi apa kenyataannya , ayah malah pergi meninggalkanku . Terus untuk apa pernikahan ini ? " ucap Ria lagi . Sella bingung harus membalas apa .


" Aku tidak mencintai laki - laki itu . Memang aku akui kedua orang tuanya sangat sayang denganku tapi aku sama sekali tidak mencintai laki - laki itu . Aku malah merasa marah karena bagiku ayahku pergi karena dia . Aku harus bagaimana ya Sel ? " tanya Ria .

__ADS_1


" Hush jangan seperti itu Ri , ini semua kehendak yang di atas kamu jangan menyalahkan siapa - siapa atas kepergiaan ayah kamu . Kalau menurutku seharusnya kamu berterimakasih dengan laki - laki itu . Dengan kondisi yang mendesak dan dengan maaf ya sebelumnya derajat kalian yang berbeda dia mau menerimamu dan keluargamu dengan tangan terbuka itu tindakan yang sangat keren . Memang sih aku belum kenal dekat dengan suamimu bahkan tadi hanya bersapa saja aku rasa dia laki - laki yang sangat baik Ri " Sella mencoba menasihati sahabatnya itu .


" Tapi Sel , aku tidak mencintainya . Bagaimana nanti aku menjalankan pernikahan ini ? " tanya Ria bingung .


" Memang sekarang kamu belum mencintainya Ri , tapi kita tidak tahu nanti kan . Yang diatas itu bisa lho membolak balikkan hati manusia " ucap Sella lagi . Tanpa mereka sadari ada sepasang telinga yang mendengar percakapan mereka . Yuda tanpa sadar meneteskan air matanya mendengar semua ucapan wanita yang dia cintai . Yuda berniat mengajak Ria keluar tapi tanpa sadar mendengar ucapan Ria dan sahabatnya itu .


" Jadi ini yang membuatmu terpukul Ri . Sebenci itu kamu denganku Ri . Bahkan aku tidak tahu akan terjadi seperti ini . Tidak bisakah kamu melihat ketulusan hatiku sedikit saja ? "


" Tapi tidak apa - apa akan aku terima semua apa yang kamu lakukan denganku . Aku anggap ini balasan rasa sakitmu atas perbuatanku dulu kepadamu . Aku akan berusaha merubahmu hatimu dari yang membenciku menjadi jatuh cinta kepadaku . Aku akan bersabar menanti waktu itu tiba " gumam Yuda dalam hati .


Yuda pun mencoba mneghapus air matanya dan masuk ke dalam kamar untuk mengajak Ria keluar karena acara akan segera di mulai .


" Ri , kamu mau keluar atau mau di sini saja ? acara akan segera di mulai " ajak Yuda dengan lembut .


Ria yang sedikit terkejut hanya diam dan enggan memandnag ke arah Yuda . Sella yang berada di tengah menjadi bingung harus apa .


" Hem , nanti kita menyusul saja tuan . Ria biar siap - siap dulu " canggung Sella kepada Yuda .


" Jangan panggil tuan dong kamu kan sahabat Ria . Berarti sekarang sahabatku juga panggil saja Kak atau Mas senyamanmu saja " balas Yuda ramah .


" Eh iya , saya panggil Mas saja ya " jawab Sella salah tingkah .


" Iya terserah kamu . O iya kita belum berkenalan , kenalkan namaku Yuda " ucap Yuda sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan .


" Oh iya kenalkan nama saya Sella mas " balas Sella .


" Ya sudah silahkan kalau mau siap - siap saya tunggu di luar " ucap Yuda lagi .


" Iya mas silahkan " Sella mempersilahkan Yuda keluar dari kamar . Yuda pun memilih keluar dengan dada yang sedikit sesak mendapat perlakuan buruk dari Ria .


" Sabar Yud , sabar . Orang sabar disayang Tuhan . Aku harus sabar dan semangat agar apa yang aku harapkan akan segera aku raih " gumam Yuda dalam hati smabil tangannya mengelus dadanya sendiri .

__ADS_1


__ADS_2