Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Malam Yang Indah


__ADS_3

Acara pesta resepsi pernikahan Yuda dan Ria pun telah selesai . Semua para tamu undangan telah berpamitan untuk pulang ke rumahnya . Begitupun para keluarga . Tuan Hanan , Bu Lina , Bu Dewi dan adik - adik Ria memilih untuk pulang ke rumah . Mereka tidak ingin menginap di hotel tersebut . Sedangkan Hendri mengantarkan Arin pulang ke kos nya .


Sedangkan pengantin baru memilih untuk menginap . Dengan langkah gontai , Ria dan Yuda berjalan dari ballroom ke kamarnya . Ria merasa lelah sekali begitupun dengan Yuda . Di kamar president suite kini mereka berada .


Sesampainya di kamar , Yuda langsung masuk ke dalam kamar mandi . Sedangkan Ria seperti ritual biasanya sambil menunggu yuda selesai , Ria memilih untuk membersihkan riasan di wajahnya dan melepaskan sanggul dan hiasan yang ada di kepalanya .


Setengah jam berlalu , Yuda pun keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang ia lilitkan di pinggangnya . Yuda lupa mengambil pakaian gantinya di koper .


Ria yang masih duduk di meja rias melirik sang suami . Ria sedikit terdiam melihat tubuh kekar sang suami yang tanpa sengaja dilihatnya . Ria hanya bisa menelan ludah dengan kasar .


Setelah membersihkan make upnya . Ria pun beranjak ke kamar mandi . Dia ingin segera mandi dan melepas gaun yang berat ini .


Sesampainya di kamar mandi Ria sedikit kesulitan untuk membuka gaunnya .


" Mas . . . mas Yuda , aku ingin minta tolong apa bisa ? " seru Ria memanggil sang suami .


Yuda yang sedang membuka koper pun menjeda sebentar karena ia mendengar panggilan dari Ria . Yuda pun yang masih menggunakan handuk saja menghampiri Ria di kamar mandi .


" Iya ada apa Ri ? aku baru mau membuka koper . " balas Yuda .


" Aku butuh bantuan membuka gaun ini mas . Aku kesulitan membuka pengait gaun ini yang berada di belakang tubuhku . Bisa kah mas Yuda membukakan pengait itu ? " tanay Ria sungkan .


" Oh cuma itu , bisa . . . sini aku bantu . " balas Yuda sambil mendekat ke arah Ria . Ria pun segera membelakangi sang suami .


Yuda pun membuka pengait gaun itu lalu perlahan punggung putih Ria terlihat di matanya . Yuda dengan menahan hasratnya hanya bisa menelan ludah dengan kasar .


Apalagi rambut Ria di kesampingkan , terlihat leher jenjang Ria yang menggoda kelelakian Yuda .


Semakin ke bawah Yuda membuka pengaitnya semakin terpampang punggung putih nan mulus sang istri . Yuda yang sudah merasa panas pun dengan refleks mengelus leher Ria sampai ke punggung .

__ADS_1


Ria yang sedang memegangi rambutnya ke samping sedikit tersentak oleh kelakuan suaminya . Mata yang tadinya terpejam kini terbuka lebar karena terkejut .


Dengan reflek Ria ingin menjauhkan tubuhnya , namun tangan kekar Yuda lebih dulu meraih bahu Ria .


Yuda merangkul Ria dari belakang dengan pelan ia mendekatkan kembali tubuh Ria agar menempel padanya .


Yuda mendekatkan wajahnya di telinga Ria dan bertanya kepada Ria .


" Apakah aku sudah boleh meminta hakku sebagai suami ? " tanya Yuda . Ria masih terdiam dalam pikirannya sendiri .


" Aku tidak akan memaksamu . Jika memang kamu belum juga siap aku akan menunggumu ." ucap Yuda lagi di dekat telinga Ria membuat nafasnya berhembus mengenai telinga Ria membuat Ria merasa teremang . Ria masih diam terpaku dengan nafas yang naik turun .


" Baiklah aku akan melepaskanmu . Segera lah mandi hari sudah larut malam . Aku takut kamu sakit jika kelamaan di sini . " ucap Yuda pasrah . Yuda pun perlahan melepas rangkulan di bahu Ria .


Setelah terlepas Yuda pun berbalik dan akan keluar dari kamar mandi . Namun tangannya ada yang memegangnya . Ria yang masih membelakanginya dengan kuat menggenggam tangan Yuda tanpa memandangnya .


Yuda yang merasa tangannya di pegang pun menghentikan langkahnya dan berbalik lagi melihat ke arah Ria .


Ria pun sedikit mendongakkan wajahnya untuk bisa memandang manik mata suaminya .


" Aku belum menjawab pertanyaanmu kenapa kamu buru - buru untuk pergi meninggalkanku ? Memberikan hakmu adalah kewajibanku . Di haramkan bagiku menolak keinginanmu . Jadi lakukanlah aku sudah ridho dan siap melayanimu . " ucap Ria sambil menatap ke arah Yuda .


" Benarkah ? " tanya Yuda dan langsung di balas anggukan oleh Ria .


" Terimakasih sayang aku sangat bahagia karena memiliki istri sepertimu . Sekarang kamu mandilah dulu lalu kita sholat dulu dan berdoa semoga kelak kita di anugerahi anak-anak yang sholeh dan sholehah . Aku tunggu di kamar . " ucap Yuda sambil mengecup kening Ria . Ria pun hanya patuh dengan pengaturan suaminya .


Yuda pun keluar dari kamar mandi , ia akan menunggu Ria untuk sholat berjamaah untuk pertama kalinya dengan Ria .


Setelah setengah jam berlalu , Ria pun telah seleaai membersihkan diri . Ria sudah memakai baju ganti yang tadi sudah di bawanya . Dia pun juga sudah mengambil air wudhu .

__ADS_1


Ria mengambil mukenanya dan sajadah . Ia bentangkan sajadah nya itu di belakang sajadah suaminya . Sedangkan Yuda sedang mengambil air wudhu . Setelah semua siap mereka pun melakukan sholat berjamaah .


Setelah selesai sholat , Yuda memegang kening istrinya dan berdoa untuk istrinya dan rumah tangganya . Akhirnya semua pun telah selesai . Mereka merapikan perlengkapan sholatnya .


Ria pun berjalan ke arah ranjang . Dan segera naik ke ranjang itu . Yuda yang baru selesai melipat sarungnya segera menyusul sang istri .


Setelah berdekatan mereka saling berpandangan . Dengan lembut Yuda membelai wajah istrinya dan memegang dagu sang istri untuk diciumnya . Ria yang belum pernah merasakan berciuman pun hanya diam tidak membalas . Yuda pun menggigit sedikit bibir istrinya itu . Saat mulut terbuka , Yuda pun semakin dalam mencium istrinya itu .


Ria yang sudah mulai belajar cara berciuman pun membalas sang suami . Lidah mereka saling membelit . Yuda pun semakin m*l*m*t mulut istrinya itu . Sampai akhirnya ciuman itu berhenti karena mereka hampir kehabisan nafas . Yuda pun memulainya lagi saat nafasnya sudah kembali normal .


Kini tangannya pun sudah mulai memainkan jelly besar di balik pakaian Ria . Jelly itu dengan lembut ia mainkan dan meremasnya . Membuat sang pemilik sedikit mengeluarkan suara yang membuatnya terbakar .


Yuda dengan perlahan menanggalkan satu per satu pelindung di badan istrinya . Kini Ria sudah setengah polos . Yuda pun leluasa memainkan kedua jelly itu . Ria hanya bisa memejamkan matanya karena merasakan rasa yang belum pernah ia rasakan . Ia menikmati setiap sentuhan sang suami .


Yuda terus bermain dengan kedua jelly itu sampai ia pun menyesapnya . Membuat Ria semakin mabuk kepayang . Mereka berdua sudah terbakar gairah . Mereka menyalurkan semua rasa yang mereka rasakan kini . Kini mereka sudah menjadi satu .


( Silahkan Reader semua membuat imajinasinya sendiri . Maafkan emak , sengaja emah skip agar tidak menjadi dosa jariyah untuk emak ataupun reader semua . maaf ya )


Pagi pun datang , Yuda dan Ria masih terlelap di dalam tidurnya . Setelah malam pertama yang indah itu berakhir menjelang pagi karena Yuda yang tidak pernah kenyang memakan istrinya . Membuat Ria sangat kewalahan apalagi ini yang pertama baginya .


Pada awal Ria sangat merasa kesakitan . Tapi lama kelamaan dia pun bisa menahannya untuk memuaskan snag suami .


Yuda bangun terlebih dahulu . Ia merasakan tangannya sedikit kram karena sang iatri yang ingin tidur di lengannya . Dan sampai bangun pagi pun , Ria masih tidur di lengannya itu . Dengan lembut Yuda pun mengecup kening istrinya penuh kelembutan .


Setelah mengecup kening sang istri , Yuda pun memindahkan kepala istrinya itu dengan pelan - pelan . Ria yang sangat merasa kelelahan pun tidak terusik sama sekali saat kepalanya di pindah oleh Yuda .


Yuda pun dengan hati - hati turun dari ranjangnya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri . Hatinya begitu bahagia karena akhirnya sang istri benar - benar sudah menerimanya sepenuh hati . Sejak bangun tidur senyum lebar terus ia perlihatkan .


Setelah selesai mandi , Yuda pun memesan untuk sarapan mereka . Yuda meminta sarapan itu di antar ke kamarnya . Setelah semua selesai , Yuda memilih duduk di sofa sambil membuka ponselnya yang memang sejak malam ia matikan .

__ADS_1


Banyak pesan yang masuk , kebanyakan yang mengirim pesan hanya mengucapkan selamat atas pernikahan kami . Aku senang akhirnya bisa mengenalkan Ria ke depan umum .


__ADS_2