
Sudah 2 minggu Ria bekerja di toko kue bu Kartika . Selama 2 minggu ini , ia bekerja dengan lancar tidak ada halangan ataupun kesalahan apapun . Dia mulai terbiasa dengan apa saja yang perlu di kerjakan . Bu Kartika selama ini mengajarinya dengan sabar dan telaten . Sebagai bos , bu Kartika adalah bos yang sangat baik , pengertian dan sabar . Ria merasa sangat betah kerja di toko kue itu .
Ria saat ini sedang di dapur membersihkan perlengkapan . " Ri , setelah membersihkan itu minta tolong bersihkan meja 23 ya " bu Kartika menyusul ke dapur untuk memberi perintah kepada Ria .
" Siap bu setelah ini ya " jawab Ria
" Terimakasih Ria " balas bu Kartika dan keluar dari dapur .
" Mbak Ria , bagaimana kerja di sini betah ? tanya assisten chef yang sedang istirahat .
" Alhamdulillah aku betah kerja di sini mbak . Bu bos orangnya baik , tidak semena - mena , tidak pernah marah juga " balas Ria tersenyum
" Iya mbak , bu Kartika memang baik . Saya aja ga kepikiran tuh buat keluar habis gimana ya sudah terlanjur betah kerja di sini " timpal assisten chef itu .
" Kalau mbak Oki sudah berapa lama kerja disini ?" tanya Ria
" Kalau saya sudah mau 2 tahun " jawab Oki si assisten chef itu .
"Wah udah lama juga ya , maaf mbak Oki saya keluar dulu kerjaan di sini sudah selesai mau ngerjain yang di luar dulu " pinta Ria sambil mengelap tangannya . Oki pun hanya menganggukan kepalanya tanda setuju .
Ria pun keluar dari dapur dengan membawa perlengkapan membersihkan meja ia berjalan menuju meja yang di suruh bu Kartika . Setelah selesai membersihkan meja , Ria menuju ke belakang etalase kue . Di sana ada Arin yang sedang duduk menunggu pelanggan .
"Kamu darimana saja Ri , bosen nih sendirian jaga diaini " keluh Arin
" Dari dapur Rin , habis beberes alat - alat , habis itu bersihin meja 23 " jawab Ria
" Aku kuwalahan dari tadi di sini , rame banget dari tadi . Aku nyariin kamu ga kelihatan " keluh Arin lagi
" Maaf deh , habis di belakang juga banyak banget alat - alat yang sudah kotor " hibur Ria
" Permisi selamat siang " sapa pembeli kue yang datang . Mengejutkan Ria dan Arin yang sedang duduk di bawah membuat mereka langsung berdiri melayani pembeli tersebut .
" Selamat siang , selamat datang di toko kami . Ada yang bisa saya bantu ?" jawab mereka bebarengan
" Mbak saya mau pesan matcha cake 3 potong , red velvet nya 3 potong , blackforest nya 3 potong dan tiramitsu nya 1 take away ya " pembeli memilih kue untuk nya bawa pulang .
" Siap Nona saya siapkan dulu " jawab Ria
" Oke terimakasih " jawab pembeli itu lagi .
Setelah 10 menit berlalu pesananya pun selesai . " Silahkan nona ini pesanan nya , silahkan langsung ke kasir saja " Ria menyerahkan kantong plastik yang berisi pesanan pembeli itu .
" O ya terimakasih " pembeli itupun beranjak ke kasir , membayarnya dan langsung pergi keluar toko .
__ADS_1
Ria dan Arin pun duduk lagi menunggu pembeli datang lagi . Tak berselang lama datang seorang pria yang tak asing bagi Ria . Ria pun menengok ke arah pintu masuk toko "Itukan putra ibu Lina teman bu bos " gumam Ria dalam hati .
" Rin , kamu saja yang melayani laki - laki itu . Aku kok malas sekali melayaninya " pinta Ria kepada sahabatnya itu .
" Ya ampun Ri , dari tadi juga aku dah melayani tamu banyak banget . Kasih lah istirahat buat ku sebentar aja ya " rayu Arin sambil mengerlingkan matanya .
" Ish kamu tuh , bantuin aku kali ini aja " giliran Ria yang merayu Arin .
" Please Ri aku capek banget nih " ucap Arin lagi .
" Ya udah deh aku ngalah , keburu bu Kartika melotot itu " ucap Ria sambil melihat ke arah bu Kartika .
" Siapa juga yang melototin kalian ?" sindir bu Kartika
" Hehehe piis bu cuma bercanda kok " goda Ria yang lewat depan bu Kartika sambil nyengir dan mengacungkan dua jari membentuk V . Bu Kartika hanya senyum dan menggelengkan kepalanya .
" Selamat siang tuan bisa saya bantu ?" Ria sambil menyodorkan daftar menu yang ia bawa .
" Saya mau pesan crooisant butter 1 , tiramitsunya 1 sama coklat panas saja " jawab Yuda .
" Baik tuan , saya ulangi pesanannya crooisant butter 1 , tiramitsu 1 dan coklat panas 1 " ulang Ria
Yuda hanya mengangguk sambil memperhatikan handphone nya . " Baik mohon di tunggu sebentar " Ria sambil membereskan buku menu dan pergi untuk mengambil pesanan Yuda .
" Rin , ini pesanan tuan sombong itu " kesal Ria tanpa sadar menjuluki Yuda tuan sombong .
Arin yang mendengar pun hanya mengerutkan dahinya , "tuan sombong siapa ?" tanya Arin
" Eh . . . kayaknya salah ucap aku " Ria sambil nyengir .
" Hati - hati kamu sekarang benci - benci nanti kepincut lho " goda Arin sambil menyiapkan pesanan yang diminta Ria .
" Siapa yang kepincut ? aku ? ih amit - amit , ga deh Rin kalau sama laki - laki itu bukan tipeku " kata Ria sambil mengetuk - ngetuk meja di depannya .
" Benci sama cinta itu beda tipis lho Ri " goda Arin lagi .
" Ih kamu mah . Udah belum pesanan nya bikin ga mood aja ih " kesal Ria
" Ini sudah , sana bawa ke pangeran khayalanmu itu " goda Arin lagi
" Arin !!! " Ria sambil menatap tajam temannya itu .
Ria pun membawa peasanan nya ke meja Yuda . " Silahkan tuan ini pesanannya " Ria menyerahkan pesanan Yuda
__ADS_1
" Terimakasih mbak . Maaf dengan mbak siapa ? " tanya Yuda pada Ria
Ria hanya melotot karena kaget , " Tumben " ucapnya dalam hati . " Nama saya Ria tuan , ada yang bisa saya bantu lagi ? " tanya Ria .
" Jadi kamu yang namanya Ria disini ?" tanya Yuda balik .
" Iya tuan , disini yang namanya Ria hanya saya " jawab Ria bingung
" Saya mau bicara denganmu , silahkan duduk " pinta Yuda datar
" Maaf sebelumnya ada apa ya tuan ? " tanya Ria lagi
" Duduk dulu baru saya kasih tahu " jawab Yuda pendek .
Ria akhirnya menuruti keinginan Yuda . "Enaknya saya panggil apa ke kamu ?" tanya Yuda .
" Terserah tuan " jawba Ria
" Saya panggil nama saja boleh ?" tanya Yuda lagi
Ria hanya mengangguk tanda setuju . "Begini Ria , mamah saya ingin mengundang kamu makan malam di rumah , apa kamu mau ?"
Ria kaget sampai tanpa sengaja melotot , "saya tuan ? kenapa saya ? " tanya Ria bertubi - tubi
" Saya juga tidak tahu kenapa hanya kamu yang di undang " ucap Yuda sambil menyuapkan makanan yang sudah ia pesan tadi .
" Yang jelas malam ini mama ingin kamu datang untuk makan malam di rumah kami . Kata mama , mama sangat suka kepadamu karena sering bertemu di sini dan mama ingin lebih kenal sama kamu lagi " Yuda menjelaskan . Memang selama 2 minggu ini bu Lina mamanya Yuda hampir tiap hari datang ke toko kue ini .
" Hah suka kepadaku ? " Ria semakin dibuat bingung .
" Sudahlah pokoknya malam ini kamu datang saja ke alamat ini " paksa Yuda sambil menyodorkan kartu nama nya . Yuda pun berdiri ingin meninggalkan meja .
" Tapi tuan saya - "
" Saya tidak mau mendengarkan apapun . Dan yang terpenting tugasku dari mama untuk mengundangmu sudah aku lakuin . Mau kamu datang atau tidak itu terserah kamu " kata Yuda memotong perkataan Ria . Yuda pun pergi keluar toko setelah membayar tagihannya .
Ria hanya termenung , bingung mau berbuat apa . " Aku harus gimana ini " tanya Ria dalam hati .
" Ri , kamu kenapa ? muka mu kok bingung gitu " tanya Arin yang melihat teman nya itu melamun .
" Ga apa - apa Rin hanya bingung saja . Aku habis dapet undangan dadakan makan malam dari bu Lina " jawab Ria datar
" Hah undangan dadakan ? jadi laki - laki tadi datang untuk mengundangmu makan malam ? " Arin terkejut dengan perkataan Ria .
__ADS_1
" Aku harus gimana ya Rin ?" tanya Ria