Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Undangan Dadakan


__ADS_3

Sudah 2 minggu Ria bekerja di toko kue bu Kartika . Selama 2 minggu ini , ia bekerja dengan lancar tidak ada halangan ataupun kesalahan apapun . Dia mulai terbiasa dengan apa saja yang perlu di kerjakan . Bu Kartika selama ini mengajarinya dengan sabar dan telaten . Sebagai bos , bu Kartika adalah bos yang sangat baik , pengertian dan sabar . Ria merasa sangat betah kerja di toko kue itu .


Ria saat ini sedang di dapur membersihkan perlengkapan . " Ri , setelah membersihkan itu minta tolong bersihkan meja 23 ya " bu Kartika menyusul ke dapur untuk memberi perintah kepada Ria .


" Siap bu setelah ini ya " jawab Ria


" Terimakasih Ria " balas bu Kartika dan keluar dari dapur .


" Mbak Ria , bagaimana kerja di sini betah ? tanya assisten chef yang sedang istirahat .


" Alhamdulillah aku betah kerja di sini mbak . Bu bos orangnya baik , tidak semena - mena , tidak pernah marah juga " balas Ria tersenyum


" Iya mbak , bu Kartika memang baik . Saya aja ga kepikiran tuh buat keluar habis gimana ya sudah terlanjur betah kerja di sini " timpal assisten chef itu .


" Kalau mbak Oki sudah berapa lama kerja disini ?" tanya Ria


" Kalau saya sudah mau 2 tahun " jawab Oki si assisten chef itu .


"Wah udah lama juga ya , maaf mbak Oki saya keluar dulu kerjaan di sini sudah selesai mau ngerjain yang di luar dulu " pinta Ria sambil mengelap tangannya . Oki pun hanya menganggukan kepalanya tanda setuju .


Ria pun keluar dari dapur dengan membawa perlengkapan membersihkan meja ia berjalan menuju meja yang di suruh bu Kartika . Setelah selesai membersihkan meja , Ria menuju ke belakang etalase kue . Di sana ada Arin yang sedang duduk menunggu pelanggan .


"Kamu darimana saja Ri , bosen nih sendirian jaga diaini " keluh Arin


" Dari dapur Rin , habis beberes alat - alat , habis itu bersihin meja 23 " jawab Ria


" Aku kuwalahan dari tadi di sini , rame banget dari tadi . Aku nyariin kamu ga kelihatan " keluh Arin lagi


" Maaf deh , habis di belakang juga banyak banget alat - alat yang sudah kotor " hibur Ria


" Permisi selamat siang " sapa pembeli kue yang datang . Mengejutkan Ria dan Arin yang sedang duduk di bawah membuat mereka langsung berdiri melayani pembeli tersebut .


" Selamat siang , selamat datang di toko kami . Ada yang bisa saya bantu ?" jawab mereka bebarengan


" Mbak saya mau pesan matcha cake 3 potong , red velvet nya 3 potong , blackforest nya 3 potong dan tiramitsu nya 1 take away ya " pembeli memilih kue untuk nya bawa pulang .


" Siap Nona saya siapkan dulu " jawab Ria


" Oke terimakasih " jawab pembeli itu lagi .


Setelah 10 menit berlalu pesananya pun selesai . " Silahkan nona ini pesanan nya , silahkan langsung ke kasir saja " Ria menyerahkan kantong plastik yang berisi pesanan pembeli itu .


" O ya terimakasih " pembeli itupun beranjak ke kasir , membayarnya dan langsung pergi keluar toko .

__ADS_1


Ria dan Arin pun duduk lagi menunggu pembeli datang lagi . Tak berselang lama datang seorang pria yang tak asing bagi Ria . Ria pun menengok ke arah pintu masuk toko "Itukan putra ibu Lina teman bu bos " gumam Ria dalam hati .


" Rin , kamu saja yang melayani laki - laki itu . Aku kok malas sekali melayaninya " pinta Ria kepada sahabatnya itu .


" Ya ampun Ri , dari tadi juga aku dah melayani tamu banyak banget . Kasih lah istirahat buat ku sebentar aja ya " rayu Arin sambil mengerlingkan matanya .


" Ish kamu tuh , bantuin aku kali ini aja " giliran Ria yang merayu Arin .


" Please Ri aku capek banget nih " ucap Arin lagi .


" Ya udah deh aku ngalah , keburu bu Kartika melotot itu " ucap Ria sambil melihat ke arah bu Kartika .


" Siapa juga yang melototin kalian ?" sindir bu Kartika


" Hehehe piis bu cuma bercanda kok " goda Ria yang lewat depan bu Kartika sambil nyengir dan mengacungkan dua jari membentuk V . Bu Kartika hanya senyum dan menggelengkan kepalanya .


" Selamat siang tuan bisa saya bantu ?" Ria sambil menyodorkan daftar menu yang ia bawa .


" Saya mau pesan crooisant butter 1 , tiramitsunya 1 sama coklat panas saja " jawab Yuda .


" Baik tuan , saya ulangi pesanannya crooisant butter 1 , tiramitsu 1 dan coklat panas 1 " ulang Ria


Yuda hanya mengangguk sambil memperhatikan handphone nya . " Baik mohon di tunggu sebentar " Ria sambil membereskan buku menu dan pergi untuk mengambil pesanan Yuda .


" Rin , ini pesanan tuan sombong itu " kesal Ria tanpa sadar menjuluki Yuda tuan sombong .


Arin yang mendengar pun hanya mengerutkan dahinya , "tuan sombong siapa ?" tanya Arin


" Eh . . . kayaknya salah ucap aku " Ria sambil nyengir .


" Hati - hati kamu sekarang benci - benci nanti kepincut lho " goda Arin sambil menyiapkan pesanan yang diminta Ria .


" Siapa yang kepincut ? aku ? ih amit - amit , ga deh Rin kalau sama laki - laki itu bukan tipeku " kata Ria sambil mengetuk - ngetuk meja di depannya .


" Benci sama cinta itu beda tipis lho Ri " goda Arin lagi .


" Ih kamu mah . Udah belum pesanan nya bikin ga mood aja ih " kesal Ria


" Ini sudah , sana bawa ke pangeran khayalanmu itu " goda Arin lagi


" Arin !!! " Ria sambil menatap tajam temannya itu .


Ria pun membawa peasanan nya ke meja Yuda . " Silahkan tuan ini pesanannya " Ria menyerahkan pesanan Yuda

__ADS_1


" Terimakasih mbak . Maaf dengan mbak siapa ? " tanya Yuda pada Ria


Ria hanya melotot karena kaget , " Tumben " ucapnya dalam hati . " Nama saya Ria tuan , ada yang bisa saya bantu lagi ? " tanya Ria .


" Jadi kamu yang namanya Ria disini ?" tanya Yuda balik .


" Iya tuan , disini yang namanya Ria hanya saya " jawab Ria bingung


" Saya mau bicara denganmu , silahkan duduk " pinta Yuda datar


" Maaf sebelumnya ada apa ya tuan ? " tanya Ria lagi


" Duduk dulu baru saya kasih tahu " jawab Yuda pendek .


Ria akhirnya menuruti keinginan Yuda . "Enaknya saya panggil apa ke kamu ?" tanya Yuda .


" Terserah tuan " jawba Ria


" Saya panggil nama saja boleh ?" tanya Yuda lagi


Ria hanya mengangguk tanda setuju . "Begini Ria , mamah saya ingin mengundang kamu makan malam di rumah , apa kamu mau ?"


Ria kaget sampai tanpa sengaja melotot , "saya tuan ? kenapa saya ? " tanya Ria bertubi - tubi


" Saya juga tidak tahu kenapa hanya kamu yang di undang " ucap Yuda sambil menyuapkan makanan yang sudah ia pesan tadi .


" Yang jelas malam ini mama ingin kamu datang untuk makan malam di rumah kami . Kata mama , mama sangat suka kepadamu karena sering bertemu di sini dan mama ingin lebih kenal sama kamu lagi " Yuda menjelaskan . Memang selama 2 minggu ini bu Lina mamanya Yuda hampir tiap hari datang ke toko kue ini .


" Hah suka kepadaku ? " Ria semakin dibuat bingung .


" Sudahlah pokoknya malam ini kamu datang saja ke alamat ini " paksa Yuda sambil menyodorkan kartu nama nya . Yuda pun berdiri ingin meninggalkan meja .


" Tapi tuan saya - "


" Saya tidak mau mendengarkan apapun . Dan yang terpenting tugasku dari mama untuk mengundangmu sudah aku lakuin . Mau kamu datang atau tidak itu terserah kamu " kata Yuda memotong perkataan Ria . Yuda pun pergi keluar toko setelah membayar tagihannya .


Ria hanya termenung , bingung mau berbuat apa . " Aku harus gimana ini " tanya Ria dalam hati .


" Ri , kamu kenapa ? muka mu kok bingung gitu " tanya Arin yang melihat teman nya itu melamun .


" Ga apa - apa Rin hanya bingung saja . Aku habis dapet undangan dadakan makan malam dari bu Lina " jawab Ria datar


" Hah undangan dadakan ? jadi laki - laki tadi datang untuk mengundangmu makan malam ? " Arin terkejut dengan perkataan Ria .

__ADS_1


" Aku harus gimana ya Rin ?" tanya Ria


__ADS_2