Aku Menikahi Pria Dewasa

Aku Menikahi Pria Dewasa
Kamu Ketahuan


__ADS_3

Sudah 3 hari Ria dirawat , kini kondisinya sudah membaik . Wajah pucat Ria berangsur hilang . Setiap hari Arin selalu menjaganya dengan baik . Ria memang sengaja tidak memberitahu kepada keluarganya perihal sakitnya ini . Ria tidak mau kalau keluarganya menjadi khawatir memikirkan dia . Makanya sebagai sahabat yang baik Arin rela menjaga , merawat dan menemani Ria selama di rumah sakit ini .


Arin tidak pernah meninggalkan Ria sedetikpun . Hanya saat bekerja Arin harus meninggalkan Ria . Ria pun tidak keberatan karena saat Arin bekerja ada bu Lina yang setiap hari menemaninya . Seperti saat ini , saat Ria sedang di periksa dokter bu Lina datang .


" Assalamualaikum , selamat siang " sapa bu Lina .


" Walaikumsalam bu , tumben agak siang kesininya bu ? " tanya Ria disela - sela waktu dia di periksa .


" Tadi ibu ada acara sebentar ketemu teman . Bagaimana kabarmu hari ini Ri ? " ucap Lina .


" Alhamdulillah Ria sudah baikan bu . Ini dokternya lagi periksa " jawab Ria sambil menunjuk dokter yang sedang fokus memeriksa dengan dagunya .


" O iya , ibu sampai gak sadar ada dokter disini . Maaf ya dok " ujar Ria .


" Iya gak apa - apa bu . Mbak Mauria setelah saya periksa kondisi anda sudah membaik . Anda juga sudah tidak demam dan infeksi di saluran pencernaan anda sudah mulai normal . InsyaAllah besok saya ijinkan anda untuk pulang . Tapi diingat jangan makan sembarangan lagi dan jangan menunda - nunda makan lagi . Lalu seminggu kemudian anda saya harap kontrol kesini lagi ya untuk lebih memastikan kondisi anda lagi " dokter yang memeriksa Ria pun menjelaskan secara detail tentang kondisi Ria .


" Alhamdulillah baik dok semua saran dokter InsyaAllah saya jalankan . Terimakasih sudah merawat saya dengan baik disini " ucap Ria bersyukur .


" Alhamdulillah ibu senang Ri kamu sudah sembuh " sahut Lina .


" Sama - sama mbak Mauria . Saya permisi dulu ya mau periksa pasien yang lain lagi , mari bu " pamit dokter itu sambil menundukan kepalanya kepada Lina . Dokterpun keluar dari kamar rawat Ria .


" Ria seneng deh bu besok sudah boleh pulang . Bosen sekali di sini . Di sini Ria gak bisa ngapa - ngapain . Cuma makan , nonton tv dan tidur aja . Arin ngelarang Ria buat jalan - jalan padahal Ria cuma mau duduk di teras kamar ini saja ga di ijinin " keluh Ria .


" Ibu juga bersyukur dan senang akhirnya kamu bisa pulang berarti kamu sudah sembuh . Ya mungkin Arin ga mau kamu kenapa - kenapa Ri . Arin niat nya baik kok " ucap Lina sambil tersenyum .


" Iya bu , Arin memang sahabat Ria yang baik " Ria tanpa sengaja melihat seseorang berdiri di luar pintu kamarnya yang terlihat mencurigakan . Orang itu menggunakan topi di kepalanya dan masker di wajahnya .


" Mmm bu itu siapa ya kok ngintip dari balik pintu ? " tanya Ria pada Lina . Lina yang ditanya pun langsung mengangkat kepalanya memandang ke arah yang ditunjuk oleh Ria .


Orang yang berada di balik pintu itu pun langsung pergi saat aksinya ketahuan .


" Hah siapa ya , coba ibu lihat keluar " ucap Lina sambil melangkahkan kakinya menuju pintu kamar .

__ADS_1


Saat Lina membuka pintu sudah tidak terlihat siapa - siapa di lorong ruang VIP ini .


" Siapa ya yang sudah mengintip kami tadi " gumam Lina dalam hati smabil menutup pintu kembali .


" Orangnya sudah tidak ada Ri , apa perlu ibu tanya ke perawat ? " ucap Lina .


" Tidak usah bu mungkin hanya orang iseng saja " balas Ria .


" Ya sudah , o ya Ri ini ibu bikin bubur kacang hijau untuk kamu . Tapi maaf sudah dingin soalnya sebelum kesini tadi ibu bertemu teman ibu dulu tapi masih enak kok " sesal Lina sambil menyodorkan wadah bubur kacang hijau . Dalam hati Lina masih penasaran dengan orang yang ada di balik pintu tadi ,


" Lebih baik nanti aku minta dicek an CCTV di sini saja . Aku gak mau terjadi hal buruk terhadap Ria " gumam Lina dalam hati .


" Iya bu gapapa , Ria makan sekarang ya " jawab Ria .


" Emm enak sekali bu , ini ibu bikin sendiri ? " tanya Ria .


" Iya , Ria besok kamu sudah boleh pulang cuman ibu sarankan kamu gak usah masuk kerja dulu tunggu sampai kamu benar - benar sehat . Nanti pasti jeng Kartika memakluminya" saran Lina .


" Iya bu rencana 2 atau 3 hari setelah pulang saya mau iatirahat dulu nanti kalau sudah sehat betul baru saya masuk " jawab Ria .


Di Tempat Parkir Rumah Sakit


" Hah Hah . . . untung aku bisa kabur dari sana . Semoga mereka tidak melihatku " si pengintip itu tersengal - sengal setelah berlari kencang untuk bersembunyi .


Ia pun langsung masuk ke dalam mobilnya setelah melepas semua penyamarannya . Ia lalu menjalankan mobilnya keluar rumah sakit .


" Syukurlah kalau dia bisa keluar dari rumah sakit aku ikut senang "


" Tunggu apa yang sedang aku lakukan ini . Setiap hari aku menyamar hanya untuk melihat keadaan dia "


" Sebenarnya kenapa denganku ini "


" Aaahhhhhhhh s*al s*al s*al !!!! "

__ADS_1


" Kenapa aku tidak berani mendekatinya , kenapa aku tidak bisa mengungkapkannya "


Dia terus berbicara , mengumpat dan berteriak di dalam mobil yang ia kendarai itu sendiri .


Rumah Sakit


Setelah Arin datang , bu Lina pamit untuk pulang . Hari sudah mulai petang dan dia sudah ijin pada Hanan untuk pulang agak terlambat karena ada sesuatu hal yang ingin ia selesaikan .


" Selamat malam pak , maaf apa mau tanya apa boleh saya meminta atau melihat rekaman CCTV yang berada di sekitaran kama VIP ruang Mawar ?" tanya Lina kepada satpam yang bertugas .


" Selamat malam juga bu , maaf sebelumnya untuk apa ya ? saya tidak bisa begitu saja memberi ijin bu " ucap satpam itu .


" O ya pak saya mengerti . Tadi siang anak saya melihat ada yang mengintip dari balik pintu kamarnya . Dia melihat ada orang bertopi dan memakai masker di wajahnya . Saya hanya khawatir terjadi sesuatu kepada anak saya itu . Saya ingin tahu siapa yang mengintip di kamar anak saya itu " jawab Lina jelas .


" Kalau kejadiannya seperti itu mari bu ikuti saya kita lihat rekaman CCTV nya " ajak satpam itu .


Mereka pun menuju ruang kontrol khusus . Setelah masuk ke ruangan itu banyak layar monitor yang menyala di sana . Ada 2 orang yang bertugas mengawasi . Satpam itu lalu menceritakan keinginan Lina dan tujuannya . Satpam itu lalu meminta bantuan petugas untuk mencari data yang dibutuhkan dan meninggalkan Lina bersama petugas di ruangan itu untuk melanjutkan tugasnya lagi .


" Kejadianya kira - kira jam berapa ya bu ?" tanya petugas itu .


" Hmm kurang lebih sekitar pukul 2 siang pak " jawab Lina .


Petugas itipun lalu mencati data yang di sampaikan Lina itu . Tak butuh waktu yang lama data yang di caripun ditemukan . Dan petugas itupun memutar ulang semua yang terekam di kamera CCTV itu . Dari layar monitor terlihat ada seorang laki - laki memakai topi dan masker yang menghampiri kamar Ria tetapi tidak berniat masuk . Dia hanya melihat dari balik pintu dan tiba - tiba berbalik dan lari kencang dan terlihat Lina yang membuka pintu .


" Bisa tidak pak saya melihat rekaman yang lain yang kira - kira di lalui orang itu ?" tanya Lina lagi .


" Bisa bu , mungkin orang itu akan lari menuju ke tempat parkir coba kita cek dulu " balas petugas itu .


" Ketemu bu itu orang yang tadi sedang berdiri di smaping mobilnya dan kayaknya dia kelelahan berlari " .


" Bisa di perbesar gambarnya tidak ya pak ?" tanya Lina lagi .


" Bisa bu " petugas itu pjn mencoba membesarkan gambar dan memusatkan kepada orang yang dituju .

__ADS_1


Lina sangat memperhatikan proses pembesaran gambar itu . Sampai akhirnya gambar yang ia minta pun terlihat jernih dan ia pun menjadi sedikit terkejut .


" Dapat " seru Lina dengan senyum lebar mengembang di bibirnya .


__ADS_2