Aku Yang Terbuang

Aku Yang Terbuang
Kegigihan seorang dokter Rian Pratama


__ADS_3

" Jadi Rika ???" tanya Rian dengan harap harap cemas sambil tetap menjunjung tinggi tipikal cool nya.


"Apanya dokter yang jadi ?? dengan alis berkerut Rika berkata dan dengan kekehan lucu dari Rika tentu saja, karena menurut Rika dokter di depannya ini hanya sedang bercanda.


" Ya Allah Astaghfirullah astaghfirullah mimpi apa aku ini sampai sampai Allah luluhkan hati ku pada gadis ini sudah lola nya kebangetan ,konyol ,suka bikin orang gregeten ,lama lama aku yang kena darah tinggi ngadepin cewek ini apa yang harus aku lakukan ya Allah ngadepin cewek ini??"ungkap Rian didalam hatinya sambil Rian memegang jantungnya seolah olah dia kena serangan jantung.


" Dokter Rian are you oke???" tanya Rika sambil kebingungan sendiri emang aku salah apa ya???


" Ehemmm baiklah Rika mungkin kamu masih shock dengan ungkapan saya tadi it's oke ,semoga waktu yang akan meluluhkan hatimu untuk ku suatu saat nanti. Aku akan berjuang untuk meruntuhkan tembok Cina dihatimu" ungkap Rian sambil tersenyum tipis khas cowok cool dan sambil lalu berjalan meninggalkan Rika di ruang pasien sendiri.


" Fyuhhhh akhirnya tuh dokter pergi juga selamet selamet " batin Rika sambil menyandarkan tubuhnya di kursi karena percakapan nya tadi dengan dokter Rian adalah percakapan di luar ekspektasinya, di luar nalarnya tentu saja. Secara seorang dokter Rian ungkapin perasaan nya ke aku gak mungkin oh tak mungkin sungguh tak mungkin aku dengan dirimu Rian tak mungkin oh tak mungkin aku dengan Rian (sambil Rika bernyanyi nyanyi aneh).

__ADS_1


Ke esokan pagi nya saat akan pulang dari kerja Rika bertemu lagi dengan dokter Rian,yang bikin Rika jadi nervous ya Allah kok ya ketemu lagi sama ini orang .Kayaknya aku harus banyak banyakin baca istighfar sama baca taafudz deh biar gak sering ketemu sama nih orang ( emang Rian hantu apa kok sampai harus baca taafudz segala, sambil Rika senyum senyum sendiri karena ke konyolannya).


"Hei mau pulang ya "ungkap Rian


" Ehemm iya dokter . " ungkap Rika sambil tersenyum. Oke hati calm down tenang tenang jangan terpancing dengan nih orang, dia itu ibarat gunung yang tinggi dan aku hanya rumput liar jadi hati hati dengan lahar panasnya ntar kamu jadi hangus kena laharnya, bener gak sih gitu pribahasanya??? sebodo amat dah.batin Rika.


" Oh God aku jadi lebih terpesona dengan senyumnya" ungkap Rian dalam hati sambil menatap tajam pada manik mata indah Rika yang berwarna abu-abu (Rika blesteran apa yah cantik bener matanya).


*********


Sesampai Rika dirumah kost nya ia tak bisa langsung istirahat karena ia harus pergi lagi merawat pasien di tempat lain untuk menjaga seorang wanita paruh baya yang sedang lumpuh, nasib wanita tua itu sangat memprihatikan karena tidak ada lagi keluarga yang mau menjaga dan merawatnya sudah 2 tahun ini Rika menjaganya walau tanpa ada bayaran dari kerja kerasnya.

__ADS_1


Rika menganggap wanita itu sebagai neneknya sendiri dimana selama ini Rika sudah berhutang budi karena sewaktu itu nenek Rosa sudah mau menyelamatkannya dari peristiwa kecelakaan sehingga mengakibatkan nenek Rosa lumpuh seperti sekarang, sungguh betapa baik nya nenek Rosa pada diri nya walaupun tanpa ada hubungan darah beliau mau mengorbankan diri nya untuk orang lain, semoga nenek Rosa cepat membaik itulah doa yang selalu Rika ucapkan di setiap doanya.


* flashback on *.


2 years ago


Ya Allah aku harus kerja apa lagi ya biar hari ini aku bisa makan mulai tadi malam aku belum makan,uang tabungan ku dari hasil kerja di restoran udah habis aku buat bayar kuliah, bayar kost gimana ini ya " Oh God please help me make me strong God, I can't do anything without you God". lirih doa Rika sambil berjalan menyusuri jalan, tanpa Rika sadar ada sepeda motor yang lewat di sebelahnya dengan sangat kencang hingga di detik Rika akan terjatuh ada sebuah tangan yang mencoba menolongnya menjauh dari tabrakan itu ,hingga si penolong itulah yang terkena tabrakan tersebut hingga jeritan histeris Rika pun pecah.


"Ya Allah please help me more and more.apa yang harus aku lakukan dengan nenek ini aku tidak punya uang untuk biaya perawatan nenek ini".lirih Rika dalam tangisannya.


Sambil Rika menunggu nenek itu, tiba-tiba tanpa ia sadari ada seorang wanita berpakaian rapi menghampiri nya dan mengatakan bahwa semua pengobatan dan perawatan nenek itu sudah di tanggung oleh asuransi milik nenek tersebut,sontak Rika memeluk wanita itu sambil menangis haru dalam lirihnya Rika berkata "Allah aku tau Kau selalu ada untuk menolong ku".

__ADS_1


* Flashback off *


__ADS_2