
Setelah lama tak bertemu lagi dalam partner shif kerja bareng dengan dokter cakep Rian, ternyata takdir mempertemukan Rika dan Rian kembali dalam satu shif kerja, sebenernya ada something yang membuat mereka bertemu lagi yah siapa lagi kalau bukan karena something itu request dari dokter Rian sendiri, hanya dengan anggukan kepala Rian kepala perawat itupun menyetujui ide Rian. Secara ini yang bertitah Rian seorang sultan jadi mah oke oke aja gak ada batasannya.
" Assalamualaikum "..Ca..ntik dengan nada pelan untuk kata cantik nya, padahal Rika masih bisa denger .Sapa Rian untuk Rika di dalam ruangan belakang rawat jalan yang kebetulan cuman ada mereka berdua disana, sedangkan teman teman nurse Rika yang lain masih belum ada yang datang.
Blush....
Rona merah langsung menghiasi pipi putih mulus Rika....
" Gile cuy ada cowok yang nyapa gue dengan kata-kata cantik cuy "batin Rika. (masih dalam posisi membelakangi orang yang tadi menyapanya), sambil memutar kursi supaya berhadapan dengan orang yang barusan menyapa nya tadi Rika berkata
" Wa.....ala....ikum sa..salam dokter"
Deg... 1 detik
Deg... 2 detik
Deg... 3 detik
__ADS_1
" Gila ini orang kenapa muncul lagi, datang gak di jemput pulang tak diantar tiba tiba muncul kayak jailangkung audzu billahiminasyaito nirrojim " sontak Rika mengucapkan bacaan taawudz tersebut lirih tapi Rian masih bisa mendengarnya.
Refleks Rian menabok bahu Rika dengan buka tebal di tangannya.
" Arika Zahraaaaa" sengaja Rian memanjangkan nama Rika karena gemesnya dengan cewek satu ini dia pikir aku hantu apa.
" Kamu yah Rika kamu pikir aku hantu gitu di bacain taawudz trus langsung hilang cling ,gak sekalian aja kamu bacain surat Al Baqarah Rika heh" omel Rian sambil dia duduk di depan kursi bersebrangan dengan kursi Rika.
" Gimana mempan apa bacaan taawudz kamu tadi heh???" tanya Rian
" Ehemm...anu itu tadi, ta ta...di maaf refleks dokter ".
"Gak mempan dokter bacaan taawudz saya tadi buktinya dokter masih ada di depan saya berarti emang dokter bukan hantu kan tapi....".Rika menjelaskan sambil tersenyum jail.
"Yah tapi kamunya yang hantu di dalam pikiran saya Rika" ucap Rian tegas memotong ucapan Rika sambil menunjuk kan sikap Cool khas seorang Rian.
" Heh maksudnya apa ya???" ucap Rika dengan polosnya.
__ADS_1
Disaat hening antara keduanya tiba tiba datang pasien dalam keadaan tidak sadar karena kecelakaan yang menimpanya sontok dokter Rian dan Rika menghampiri pasien tersebut dan dengan cekatan mereka berdua menangani pasiennya agar tidak terlambat untuk diselamatkan, kemudian disusul oleh teman nurse Rika yang lain yang barusan saja datang mereka Linda dan Raka. Malam sudah hampir larut tapi pasien yang tidak sadarkan diri tersebut tidak kunjung sadar, untung nya hanya ada pasien itu diruangan tersebut yang menjadi prioritas mereka kalau ada pasien lainnya habislah mereka kewalahan menghadapi nya.
" Alhamdulillah cuman satu pasien ini yang harus kita selamatkan ya Linda, coba tempat ini lagi ramai pasien lainnya gempor dah kita". cicit Rika pada Linda sambil tangan dan kakinya ikut bergerak gerak kesana kemari.
" Ayo ibu kamu pasti bisa ".
" Ayo ibu bertahanlah ".
" Ayo ibu keluargamu sedang menunggu di depan ". itu semua kata kata yang keluar dari mulut Rika untuk ibu yang belum sadar tadi sambil Rika berdoa "Oh Allah tolong kami semua".tanpa Rika sadar ada seseorang yang sedang mengamati gerak gerik nya sedari tadi sambil tersenyum dan sambil mengagumi kepribadian Rika didalam hatinya , yah hanya ia simpan didalam hati karena Rian bukan tipikal orang yang suka memuji orang lain.
" Yes Alhamdulillah akhirnya setelah dengan perjuangan yang panjang ibu ini kembali bersama kita, mampu melewati masa kritisnya terima kasih ya Allah" ucap Linda girang sambil bertos pelan pada Rika.
Setalah pasien melewati masa kritisnya pasien diantar Raka ke ruangan rawat inap.Dengan langkah lemas Raka mendorong pasien tersebut karena tenaganya sudah hampir habis memompa pasien nya agar bisa bertahan kembali.
" Hufhhh.... lega rasa nya ya Allah Alhamdulillah Alhamdulillah aku pengen minum yang banyak kalau gini Lin, kalau perlu satu galon boleh biar nih badan dan otak gue on the track lagi". cicit Rika pada sahabat nurse nya yang paling akrab dengannya.
" Gile loe Rik mau nyusul ibu tadi apa heh ?? pakek acara mau minum air satu galon, sekalian aja sama wastafelnya kali Rik tanggung kalau cuman satu galon habis itu langsung gue kubur aja deh loe gak usah repot repot. Kan loe gak ada keluarga kan di dunia ini ,pacar gak punya boro boro calon suami ".omel Linda sambil tertawa kenceng
__ADS_1
" Eh iya kadang omongan loe ada benernya juga ya Lin, kalau gitu kalau gue gak ada gue warisin hutang koperasi gue di pak Tito ke elo ya Lin kan elo sabahat terdekat sekaligus gue anggep loe sekarang sebagai keluarga angkat gue Lin". sahut Rika tak mau kalah
" Kalau boleh jujur sih gue udah capek Lin sama hidup gue Lin ".ungkap Rika pada sahabat nya itu.