Bertukar Suami

Bertukar Suami
part 11


__ADS_3

"hey... Ana kemana saja kamu seharian?. kamu tau tidak, aku sampai kelaparan gara-gara kamu tidak pulang-pulang. akhirnya aku harus masak sendiri. mana yang katanya kamu mau ngurus rumah!, kamu itu benar-benar menantu yang tidak becus sama sekali. dasar perempuan tak berguna!. rasakan ini...!". maki Sofi dengan sangat emosi dia mengambil teko yang berisi air minum lalu disiramkan ke tubuh Ana yang sedang berjongkok menyusun sayuran di kulkas.


tidak puas dengan menyiram air Sofi pun melempar Ana dengan makanan sisa yang ada di meja dapur.


Firman yang baru keluar dari gudang mendengar suara Sofi sedang marah-marah, ia teringat pada istrinya yang berada di dapur sendirian kemudian Firman pun berjalan cepat menuju dapur khawatir akan istrinya, sesampainya di dapur dia melihat kondisi istrinya sedang berjongkok dengan pakaian yang basah dan sedang di maki-maki oleh Sofi.


"Ana...!" Firman langsung memegang kedua lengan tangan Ana untuk mengajaknya berdiri.


"mas... " Ana menoleh melihat Firman dan langsung berdiri.


"mama ni apa-apaan sih ma...!Kasihan kan Ana jadi basah begini." kata Firman kecewa pada Sofi


"kamu pergilah ke kamar, mandilah dan ganti baju mu. semua ini biar aku yang membereskan." kata Firman menyuruh Ana untuk pergi ke kamar.


Ana pun pergi menuruti perintah suaminya.


"hey...! mau kemana kamu! Ana...! kembali...! Ana...! bereskan dulu ini !, Ana...!" teriak Sofi marah


"sudah lah ma... biar aku saja yang membereskan semua ini" jawab Firman


"kamu ini gimana sih Firman. aku belum selesai bicara dengan Ana." kata Sofi yang masih marah


"sudah lah ma... jangan marah-marah terus...!"


"terserah lah... kamu ajari tu istrimu...! supaya dia jadi istri yang becus" kata Sofi jengkel lalu meninggalkan tempat itu.


Firman pun membereskan dapur yang kotor karena ulah Sofi dan menyusun sayuran yang tadi belum selesai di susun oleh Ana ke kulkas.


setelah selesai, Firman pun memasak untuk makan malam.


disisi lain Ana yang sedang berganti pakaian menunggu Firman yang tak kunjung datang ke kamar.


"kenapa mas Firman belum ke kamar ya...! apa dia gak ingin mandi dulu...? ini sudah jam berapa?harusnya mas Firman mandi dulu kan !. apa dia belum selesai membereskan dapur ? " gumam Ana.


setelah selesai ganti pakaian Ana memutuskan untuk mencari suaminya ke dapur. sesampainya di dapur dia melihat suaminya sedang asik memotong bawang.


"kamu sedang apa mas" tanya Ana mendekati suaminya


"sayang kamu sudah selesai, aku sedang masak untuk makan malam sayang."


"sini, biar ku bantu"


"tidak usah...! hari ini biar aku yang masak. kamu duduk aja gih..."

__ADS_1


"memangnya kamu bisa masak mas!"


"bisa lah...! sini...!" Firman menarik istrinya ke kursi dengan hati-hati.


"kamu duduk aja di sini, lalu lihat suamimu memasak. aku akan tunjukkan kalau suamimu ini sangat pandai memasak"


Ana pun menuruti perintah suaminya untuk melihat suaminya memasak, sedangkan Firman menunjukkan aksinya dengan lihai layaknya seorang chef saat memasak. setelah satu setengah jam kemudian, Firman selesai dengan aksinya di dapur lalu dia menyajikan sebagian makanan yang tadi di masak untuk istri tercintanya


"silahkan tuan putri...! sekarang kamu cicipi masakan ku, kamu tadi siang tidak makan kan...! jadi sekarang kamu makan, biar aku suapi." Firman meletakkan makannya di meja kemudian dia menarik kursi untuk duduk di sebelah Ana


"aku bisa makan sendiri mas...!"


"sudah kamu nurut saja... ayo buka mulut mu !, aaaa... "


Ana pun membuka mulutnya lalu Firman menyuapi Ana dengan berlahan.


"bagaimana, enak tidak?, tanya Firman


" lumayan" jawab Ana bohong sambil menikmatinya.


padahal dalam hatinya mengatakan.


(wao...! ini sangat-sangat enak sekali, ternyata suamiku selain ganteng, dia juga pintar masak, masakan ku aja kalah)


"oh... sayang sekali cuma lumayan ya...!, sepertinya aku harus belajar masak dengan istriku ni, supaya masakan ku enak."


"kenapa?"


"aku gak bisa ngajarin orang lain masak"


"jadi maksudnya aku ini orang lain?"


"bukan...! bukan gitu"


"terus...!"


"ya... pokoknya jangan minta aku untuk ajarin kamu masak, aku gak mau"


"ya udah kalau gak mau. ni, habisin sendiri makanannya" Firman menyodorkan makanannya di depan Ana.


"katanya tadi mau menyuapi aku"


"gak jadi" Firman beranjak dari tempat duduknya

__ADS_1


"kamu mau kemana mas?"


"aku mau pergi mandi"


"ya udah kalau gitu !, sana mandi !"


Ana melanjutkan makannya. dia menghabiskan makanannya bersih tak tersisa.


setelah selesai makan Ana mencuci piringnya, kemudian menyajikan makanan yang tadi di masak oleh suaminya ke meja makan untuk makan malam, Bondan, Sofi, Anita dan Rudy. tak lupa dia juga mengambilkan makanan untuk suaminya lalu dia pergi ke kamar untuk memberikan makanannya.


saat masuk kamar terlihat suaminya baru selesai mandi, dia hanya menggunakan handuk, di sana terpampang jelas perut sixpack yang membuat Ana tidak berkedip saat melihatnya.


melihat istrinya sedang membawakan makanan untuknya, Firman pun mendekati Ana untuk mengambil makanan dari tangannya, tapi Ana sama sekali tidak bergerak saat suaminya mendekat dia masih Terpesona dengan tubuh suaminya yang hanya menggunakan handuk itu.


"sayang" Firman mengambil makanannya dari tangan Ana dan meletakkannya di meja samping tempat tidur


"ah ya mas" Ana tersadar saat Firman memanggilnya


"kamu kenapa?"


"tidak, tidak apa-apa. aku membawakan makanan untuk mu. kamu dari tadi siang belum makan sama sekali kan!." kata Ana yang bingung dan baru menyadari kalau makanannya sudah ada di meja samping tempat tidur


"tapi aku malas makan itu, soalnya istriku bilang rasanya hanya lumayan."


"lumayan tapi enak kok mas"


"tapi aku ingin makan yang lain" Firman meraih tangan Ana lalu mencium tangannya


"ah ya... kamu ingin makan yang lain ya... kamu ingin aku buatkan apa?. tanya Ana gugup sambil menarik tangannya


" aku ingin...!" perkataan Firman terpotong


"ah ya... kamu suka sup iga kan?, baik lah aku akan ke dapur memasak sup iga untukmu"


Ana membalikkan badan menuju pintu untuk keluar, tapi Firman mendekap Ana dia memeluk Ana dari belakang. Ana terkejut, dia tidak jadi keluar karena pelukan suaminya.


"aku juga tidak ingin makan sup iga sayang" kata Firman sambil meraba lembut perut Ana menggunakan tangan kiri lalu memegangnya sedangkan tangan kanan Firman memegang dagu Ana sementara hidung Firman ditempelkan pada leher Ana sebelah kiri.


deg deg deg jantung Ana berdegup kencang. ini adalah pertama kalinya Ana diperlakukan seperti itu oleh laki-laki sebelumnya tidak pernah sama sekali, jadi Ana pun gugup sampai merinding di buatnya.


...semoga kalian suka dengan ceritanya 🄰 ...


...jangan lupa like, komen dan masukan ke favorit mu 🄰🄰🄰...

__ADS_1


...Terima kasih...


...🄰🄰🄰...


__ADS_2