Bertukar Suami

Bertukar Suami
part 8


__ADS_3

"Joni, Joni mau gak kakak belikan mainan." Ana bertanya pada Nathan sambil memainkan matanya.


Nathan hanya diam saja tidak menjawab, tapi dia tau maksud Ana dan mengikuti permainannya.


"kamu kenapa diam saja...?" tanya Firman kepada Nathan


Nathan hanya menggelengkan kepala.


"kamu tidak suka mainan ya?" tanya Ana


"suka, aku suka mainan." jawab Nathan


"kalau begitu, apa kamu mau beli mainan?" tanya Ana. "nanti kakak belikan jajan juga !"


"kakak mau membelikan aku mainan?" kata Nathan. "aku mau kak, aku juga mau jajan."


"tu kan mbak, anaknya aja mau kok" bujuk Ana. "boleh ya!"


"ya udah boleh" jawabnya. "tapi jangan lama-lama" tegasnya. "aku akan ikut kalian"


perempuan itu pun akhirnya setuju, karena dia pikir kalau tidak diizinkan itu akan memakan waktu yang lama dan sulit untuk membawa anak itu pergi juga khawatir mereka akan


curiga padanya.


"ya udah...!" Ana menghela nafas supaya tidak tegang. "kamu mau main dulu, beli jajan atau beli mainan? tanya Ana pada Nathan


"aku mau main dulu". jawabnya


"ok...!!" mereka meninggalkan tempat itu mencari tempat yang agak ramai yang ada mainan nya, tidak seperti tempat sebelumnya yang sepi tidak ada orang.


"itu dia tempat bermainnya kak" kata Nathan. "aku nau main itu!" Nathan menunjukkan salah satu permainan yang mau di mainkan


"ya udah kamu main dulu sama kakak ganteng ini dulu ya" kata Ana. "kakak mau ke toilet bentar"


Ana meninggalkan mereka dan berkata "bentar ya mbak saya mau ke toilet dulu" pada perempuan itu.


sementara Firman dan Nathan bermain untuk mengulur waktu Ana pergi untuk menelfon polisi, sayangnya perempuan itu mencurigainya. dia mengikuti Ana dan menelfon rekannya. tapi Ana sadar akan kecurigaan perempuan itu. Ana mencari toilet dan masuk kedalam untuk menelfon polisi, saat Ana masuk ternyata disitu ada seorang wanita yang sedang membenahi penampilan. Ana mengambil ponselnya dari dalam tas kemudian menyalakan ponselnya


"halo, pol. ah...! Ana terkejut, dia menyadari ada sesuatu yang tajam menempel di lehernya sehingga tidak berani bergerak.


" jangan macam-macam" Ancam seorang wanita yang dilihat Ana tadi dengan menodongkan pisau di leher Ana.


Ana terpaksa mengikuti kemauan wanita itu, wanita itu merebut ponsel yang ada ditangan Ana dan memindahkan posisi pisaunya di belakang tubuh Ana.


"Jalan" katanya sembari mengenakan pisaunya pada Ana. "ayo keluar"


mereka berjalan menuju tempat Firman dan Nathan berada.


sesampainya di tempat itu, Firman yang melihat Ana langsung memanggilnya.

__ADS_1


"Ana..."


Firman merasa aneh karna ada wanita yang mengikuti Ana dan terlihat seperti sedang menodongkan sesuatu pada Ana. Ana menatap Firman lalu mengedipkan kedua matanya dengan pelan.


terlihat kekhawatiran pada wajah Ana, Firman pun menyadari bahwa mereka dalam bahaya.


perempuan yang mengaku sebagai mama Nathan mendekati Nathan untuk dibawa pergi dari situ. Nathan yang menyadarinya dan bersembunyi di samping kursi roda Firman.


Firman yang melihat istrinya dalam bahaya bingung harus berbuat apa. sedangkan Nathan memegangi tangan Firman dengan erat karna takut.


"kau sebaiknya diam saja" kata wanita yang mengaku sebagai mama Nathan. "jika tidak maka wanita mu akan ku bunuh." ancamnya.


"lepaskan dulu istriku maka akan ku berikan anak ini" kata Firman dengan melebarkan tangannya kesamping untuk mencegah perempuan itu mendekati Nathan


"ja," perkataan Ana Terpotong


"diam jangan banyak bicara" bisik wanita yang menodongkan pisau pada Ana.


perempuan yang mengaku sebagai mama Nathan tidak peduli dengan perkataan Firman dan Ana.


dia langsung mencengkeram tangan Nathan dan menariknya.


"kakak" panggil Nathan lirih. "tolong aku...!, aku takut." ucapnya lirih


"kamu diam ya anak manis...!" kata Perempuan yang mengaku sebagai mamanya. "kalau gak mau diam, kakak mu yang cantik itu akan ku lukai." ancam wanita itu berbisik pada Nathan


Nathan dibawa pergi oleh wanita yang mengaku sebagai mamanya.


melihat pisau yang menempel pada tubuh Ana dan punggung wanita yang menodong Ana, Firman menjadi geram dan emosi.


sontak Firman berdiri menarik tangan wanita yang memegangi pisau yang ditodongkan pada tubuh Ana, seketika posisi berbalik. Firman berhasil merebut pisaunya lalu menodongkan ke leher perempuan yang tadinya menodong Ana.


Ana yang berhasil lepas bergegas menyusul Nathan, dia membawa botol kaca yang di dapatnya dari rak supermarket lalu dipukulkan pada punggung wanita yang membawa Nathan.


"uh..!." Ana memukulnya dengan sekuat tenaga


"ah...!" wanita itu pun terjatuh


Nathan bergegas lari, Ana langsung membawa Nathan pergi dari situ dan meminta bantuan pada beberapa pengunjung Laki-laki yang dia lihat.


perempuan yang mencoba menculik Nathan itu terlihat sedang bangun untuk menyadarkan diri namun orang-orang disitu sudah datang menangkapnya kemudian diserahkan pada petugas keamanan di supermarket itu.


sementara perempuan yang tadi bersama Firman sudah diurus oleh petugas keamanan lainnya.


Firman yang khawatir dengan istrinya langsung menghampirinya dan memeluknya.


"bagaimana dengan mu, apakah ada yang terluka?" tanya Firman. "apakah ada yang sakit?" tanyanya lagi. "mana yang sakit" Firman memegang bahu Ana dan mengecek dari atas sampai bawah


"tidak, aku tidak apa-apa" jawabnya. "aku baik-baik saja, tidak ada yang terluka ataupun sakit."

__ADS_1


"syukurlah" Firman mengelus rambut Ana. "aku lega mendengar." kata Firman


"mas, kamu sudah bisa jalan...!" kata Ana tersenyum bahagia. "kamu sudah sembuh" Ana melihat kaki Firman lalu memeluknya. "aku bahagia sekali melihatmu sudah bisa bejalan seperti dulu lagi." Ana tidak sadar bahwa dia memeluk suaminya dengan erat di tempat umum


"bagaimana rasanya memeluk suami yang ganteng" bisik Firman di telinga Ana. "enak tidak" ledek Firman sembari membalas pelukan istrinya


Ana tersadar lalu melepaskan pelukannya dan membalikkan badannya ke arah Nathan


"Nathan kakak antar pulang ya" kata Ana mengalihkan pembicaraan. "tapi sebelum itu kakak harus menyelesaikan belanjanya dulu."


"iya kak" jawabnya.


setelah membayar belanjaan di kasir mereka keluar dari supermarket dan berencana mengantarkan Nathan pulang, tapi saat di depan supermarket


"Nathan" terdengar suara wanita memanggil.


mendengar suara itu meraka yang sedang berjalan menoleh ke arah suara wanita yang memanggil Nathan yang ternyata itu mona ibunya Nathan. dia datang dengan beberapa polisi.


"mama...!" Nathan memanggil mamanya sambil berlari mendekat lalu memeluknya dengan erat. Mona pun membalas pelukan anak kesayangannya itu.


" kamu tidak apa-apa sayang...!" kata Mona. "mama khawatir sekali sama kamu".


"aku tidak apa-apa ma..." jawabnya. "aku tadi di tolong oleh kakak cantik" kata Nathan. "jadi sekarang aku baik-baik saja ma...!" jelasnya. "kenapa mama bisa tau aku ada disini?"


"mama mendapat telfon dari pihak sekolah katanya kamu di culik saat keluar dari sekolahan" jawabnya. "pihak sekolah tau karena Nicholas yang melaporkan" jelasnya. "mama bingung lalu mama lapor ke polisi" Mona menceritakan. "saat mama sedang berada di kantor polisi, pihak polisi mendapatkan telfon ada kejadian penculikan di supermarket ini, jadi mama ikut sekalian kesini. gak nyangka ternyata itu kamu."


Mona menggendong Nathan kemudian menghampiri Ana dan Firman.


"terimakasih Ana, Firman" ucap Mona. "kalian sudah menolong Anakku" katanya. "jika tidak ada kalian aku tidak tau apa yang akan terjadi pada anakku"


"iya" jawabnya. "itu hanya kebetulan saja kami belanja disini dan bertemu"


"ngomong-ngomong, sepertinya waktu itu Firman ada di kursi roda" tak sadar Mona bertanya setelah melihat Firman bisa berdiri normal. "maaf aku hanya penasaran" katanya


"iya tidak apa" jawab Ana. "sekarang mas Firman sudah sehat jadi sudah bisa berjalan seperti biasa." Ana tersenyum.


"bagaimana kalau kalian ikut pulang bersama kami" kata Mona. "aku harus membalas kebaikan kalian kan...!" bujuknya. "mau ya...!"


"maaf, kami masih ada urusan" jawab Ana.


"oh gitu ya..." kata Mona. "kalian mau kemana?" tanya Mona. "biar kami antar"


...****************...


...maaf ya Teman-teman kalau up nya lama... 🙏🙏🙏...


...aku akan berusaha sering-sering update kok....


...semoga kalian suka membaca ceritanya... 🥰🥰🥰...

__ADS_1


...jangan lupa like, komen dan masukkan ke favorit kalian ya....


...terima kasih🥰...


__ADS_2