
“Berita terkini. Pesawat dengan nomor penerbangan JK-118 dikabarkan hilang kontak setelah 40 menit take off. Pesawat secara mendadak menukik dari ketinggian 35.000 kaki menuju ke 5000 kaki. Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Namun dugaan sementara adalah karena cuaca buruk dan kerusakan pada mesin. Berikut adalah nama-nama penumpang pesawat Surya Air JK-118.”
Layar kotak 40 inchi yang tertempel di dinding menampilkan berita jatuhnya pesawat. Ada nama Danadyaksa Jayandaru, sang pilot, yang turut menjadi korban jatuhnya pesawat Surya Air dengan nomor penerbangan JK-118 tujuan Surabaya-Balikpapan.
Prang...
Suara gelas terdengar nyaring di sudut rumah bercat kuning gading. Pecah berhamburan.
“Nggak mungkin.” teriak wanita berambut lurus sebahu dengan tangis yang pecah.
Masih teringat dengan jelas tadi pagi sang suami yang merupakan pilot pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut, berpamitan dengannya. Siapa yang menyangka kecupan kening yang didapatkan dari suaminya tadi pagi adalah kecupan salam perpisahan.
***
Flashback
“Mas, jangan lupa ya 2 hari lagi anniversary kita.” kata sang istri sembari meletakkan segelas kopi hitam pahit kesukaan suaminya di atas meja makan.
“Iya sayang, aku akan pulang di hari anniversary kita. Kamu dandan yang cantik ya, gaun putih yang aku belikan kamu pakai ya saat aku pulang nanti. Aku ingin melihat istri cantikku ini memakai gaun itu.” Jawab sang suami sambil mencolek mesra dagu istrinya.
“Masih pagi udah mulai gombal kan.” Sang istri pun tersipu malu.
__ADS_1
“Selamat pagi, Ayah.”
Navya Orianthi, gadis kecil berkulit putih berlari ke arah ayahnya dan duduk di pangkuan ayahnya.
“Selamat pagi juga anak ayah.” Jawab sang ayah sambil mencium pipi Navya gemas.
“Vya, ayah biar sarapan dulu ya, Nak. Sini duduk sama bunda dulu.” Ajak sang bunda. Namun hanya gelengan kepala yang didapatkannya sebagai tanda jawaban bahwa dia tetap ingin duduk di pangkuan ayahnya.
“Ayah, Ayah jangan pergi bekerja ya. Vya hari ini ingin jalan-jalan sama Ayah. Vya mau beli mainan sama Ayah.” Rengek Navya manja.
“Iya sayang.” Jawab sang ayah menenangkan putri kesayangannya.
Waktu sudah menunjukkan jam 08.00 WIB menandakan bahwa harus segera berangkat ke bandara. Navya yang biasanya hampir tidak pernah rewel ketika sang ayah berpamitan berangkat kerja, namun sekarang berbeda. Ia seolah-olah tidak ingin berpisah dengan ayahnya. Menangis ketika bundanya bergantian untuk menggendongnya. Kalimat yang selalu terucap dari bibir mungilnya hanyalah “Ayah, tidak boleh pergi.”
Sampai akhirnya ada janji yang terucap dari ayah yang menyatakan bahwa ia akan pulang dan akan menemani Navya membeli mainan kesukaannya. Dengan patuh, Navya pun mulai mengendurkan pelukannya dan berpaling ke bundanya.
“Sayang, jaga anak kita dengan baik ya,” ucap sang suami seraya mengecup mesra kening istrinya.
Sang istri mengulurkan tangan menjabat tangan suaminya dan menciumnya.
“Iya sayang, aku pasti akan menjaga anak kita dengan baik,” jawab istri dengan senyum manis.
__ADS_1
***
Satu kata yang sekarang menyelimuti hati. Menyesal. Andai saja ia ikut membantu Navya untuk melarangnya pergi bekerja, pasti nama Danadyaksa Jayandaru tidak akan masuk ke dalam daftar korban kecelakaan pesawat. Namun bukankah kematian adalah rahasia Illahi. Sejauh-jauhnya kita menghindari maut namun apabila sudah menjadi jatahnya pasti akan datang menghampiri. Maut, jodoh dan rezeki adalah sebuah ketetapan takdir yang sudah tercatat dalam Lauhul Mahfudz yang ditetapkan sejak manusia berada dalam kandungan.
Himeka Kumari, wanita berusia 27 tahun, berambut hitam lurus sebahu selaras dengan wajahnya yang ayu. Sekilas pasti tidak akan pernah menyangka di usianya yang masih tergolong sangat muda, dia sudah menyandang status janda beranak satu.
Ya, seperti itulah jalan hidup yang harus ditempuh oleh seorang Himeka Kumari. Mau melawan takdir dan menyalahkan Tuhan? Tidak mungkin. Hanya ikhlas dan sabar yang saat ini haru ia lakukan untuk men coba bertahan dalam kemelut kehidupan.
Sanggupkah ia menjalani kehidupan ini tanpa seorang pendamping? Sanggupkah ia menjadi sosok single parent bagi anak semata wayangnya, Navya Orianthi? Akankah takdir akan mempertemukan kembali dengan sosok imam yang akan melengkapi hidupnya?
.
.
.
Happy reading gaes...
Ini karya pertamaku, semoga suka ya.
Yuk pinjam jempolnya untuk kasih like, favorite, dan rate 5 ya jangan lupa tinggalkan jejak kalian di kolom komentar.
__ADS_1
Terimakasih 😙