Bukan Pengganti

Bukan Pengganti
C1 Mereka Berciuman?


__ADS_3

Cerita sebelumnya telah berakhir. Bab ini berisi cerita yang baru. Tetapi ada karakter yang muncul kembali dari bab sebelumnya.


Emily dengan gembira mengunjungi apartemen sang kekasih. Tak ia sangka, ia melihat pemandangan yang sangat tak pantas antara kekasihnya dan wanita lain.


Berurai airmata, Emi hendak pergi meninggalkan apartemen sang kekasih.


Suatu kesalahpahaman membuat dirinya melakukan pernikahan kontrak dengan Steven.


Selamat membaca.


...***...


Pagi hari yang hangat di sebuah rumah mungil kontrakan Emily. Gadis berusia dua puluh satu tahun itu mengerahkan segala kemampuannya untuk memasak. Ia mengambil ponselnya dan membuka aplikasi Youtube.


Ia menyetel tutorial memasak dari seorang chef terkenal. Emi mengikuti semua langkah dengan benar. Jika ia bingung, ia akan mengulang bagian tersebut. Ia melakukannya dengan senang hati karena ia melakukan semua itu untuk pria yang ia cintai.

__ADS_1


Masakan untuk Alex pun jadi. Emi menata dan membungkusnya dengan rapi. Ia lalu bersiap menuju apartemen sang kekasih. Emi berjalan dengan hati riang.


Saat masuk ke dalam apartemen Alex, ia melihat sepatu high heels wanita berwarna merah. Emi belum curiga. Ia pikir teman wanita Alex datang bertamu.


Emi menaruh kotak makanan di atas meja makan. Ia menuju ke kamar Alex. Tubuh Emi menjadi kaku. Ia melihat Alex dengan tubuh polosnya berada di atas tubuh polos wanita lain.


“KAK ALEX!”


Alex terkejut. Begitu juga wanita itu. Mereka segera menutupi tubuh mereka. Emi menangis. “Kak, kita putus.” Emi berlari keluar meninggalkan kotak bekal dan tas yang ia taruh di meja makan.


Emi masih menangis saat berada di dalam lift. Ia tidak sadar ada seorang pria di dalam lift itu. Pria itu adalah Steven, aktor yang namanya sedang naik daun.


“Jangan gerakkan tanganmu. Noda hitamnya jadi ke mana-mana.” Steven mencoba menghapus noda hitam mascara.


Emi bisa melihat cerminan wajahnya di dalam lift. Ia terlihat begitu menyedihkan. Tadi pagi ia begitu bahagia. Tetapi saat siang hari ia malah mendapati kenyataan sang kekasih bermain dengan wanita lain.

__ADS_1


Setelah semua yang pernah aku berikan padamu. Satu-satunya milikku. Emi begitu mencintai Alex. Ia sudah menyerahkan segala-galanya.


“Sudah beres.” Steven sudah tidak melihat ada noda di wajah Emi.


Pintu lift terbuka. Terlihat cahaya flash kamera sedang memotret mereka berdua.


“Ini berita besar.” Para reporter yang berjumlah banyak itu memotret sasaran mereka. Siapa lagi jika bukan Steven. Aktor yang beritanya selalu wara-wiri di layar kaca.


Steven menggandeng Emi dan membawanya ke dalam mobil. Beruntung mereka berhasil lolos walau sempat berkejar-kejaran dengan para reporter yang sikapnya sudah melewati batas itu.


“Jangan sampai Steven lolos.” Para reporter memburu Steven.


Steven melihat ke belakang. Tak ada tanda-tanda ia dibuntuti. Emi hanya bingung melihat pria yang membantunya tadi. Ia merasa pernah melihat pria yang berada di balik kemudi tapi ia lupa siapa.


“Maaf, kau jadi ikut masuk ke dalam kekacauan ini. Aku akan mengantarmu pulang.” Steven menanyakan alamat Emi.

__ADS_1


Belum saja Steven melajukan mobilnya, ia sudah ditelepon oleh CEO agensinya. “Apa yang sudah kau lakukan? Kenapa kau tidak melakukannya dengan hati-hati? Siapa wanita itu?”


Berita Steven dan Emi yang berciuman di dalam lift sudah menyebar cepat melalui media online. Jika hal ini terjadi di masa lalu, maka hal ini akan mudah dihentikan karena pihak agensi bisa memberi uang ke reporter untuk tutup mulut.


__ADS_2