Bukan Pengganti

Bukan Pengganti
A24 Berakting Bersama


__ADS_3

Syuting hari berikutnya.


Pemeran mama Violet jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Ia tidak bisa datang. Anggota kru cemas karena syuting harus tetap jalan karena jika ditunda, pengeluaran mereka akan membengkak.


Joshua memberikan saran. “Bagaima jika Hana yang jadi mama Violet? Hana sering berlatih dengan saya di rumah.”


Sutradara K melihat Hana. Ia sudah sering melihat Hana berperan di film buatan ayah Hana walaupun hanya peran kecil dan tidak penting.


“Coba kita berlatih,” ucap sutradara K. Ia tak mau film buatannya ini gagal karena satu pemeran yang buruk dan tidak bisa berakting.


Hana kemudian membaca dialog mama Violet.


“Tidak buruk.” Sutadara K lalu mengumumkan jika syuting tetap berlanjut dan peran mama Violet digantikan oleh Hana.


Mengambil setting rumah kontrakan yang ditinggali Bambang dan Violet. Mama Violet datang.


“Untuk apa kamu datang lagi? Bukankah kamu sudah meninggalkan kami berdua?” Bambang berkata dengan sinisnya. Ia dulu memang mencintai wanita yang di depannya ini tetapi sekarang cuma ada rasa kebencian.


Mama Violet meninggalkan mereka saat Violet masih berusia satu minggu. Mama Violet menangis. “Maafkan aku. Aku memang salah. Tapi aku ingin bersama anakku.”

__ADS_1


“Ia bukan anakmu sejak kamu melangkahkan kaki dari rumah ini dan meninggalkan kami.” Bambang kecewa karena mama violet lari dengan pria yang lebih kaya darinya.


Violet pulang ke rumah. “Papa.” Violet melihat wanita cantik yang berpakaian bagus berada di rumahnya sedang menangis.


Wanita itu memeluk Violet. “Vi, ini mama, Nak.”


“Mama? ...” Violet tidak pernah tahu sosok mamanya karena Bambang sudah membuang semua foto mamanya.


“Pergi. Dia bukan anakmu.” Bambang mengusir mama Violet.


“Cut.”


“Sakit, Kak.” Hana berpura-pura supaya Joshua merasa bersalah.


“Bentar, aku ambilin es batu supaya nggak sakit lagi.” Joshua bergegas mengambil es batu dan menempelkannya ke tangan Hana. Hana merasa tersentuh. Ia tiba-tiba mencium Joshua.


Joshua berbisik. “Jangan cium aku di sini. Aku malu. Cium aku di rumah sepuasmu.”


Sutradara K hanya tersenyum melihat kelakuan mereka berdua.

__ADS_1


Syuting berlanjut dengan adegan Violet ikut pergi bersama mamanya. Bambang merasa Violet lebih baik tinggal bersama mamanya yang berkecukupan daripada dengan dirinya yang miskin.


“Papa ...” Violet tak ingin berpisah dari Bambang.


“Violet ikut mama sekarang. Kan Violet mau punya mama. Di rumah Mama ada banyak mainan."


Mobil membawa Violet dan mamanya pergi.


“Papa ...” Violet menangis. Ia memang menginginkan sosok seorang ibu tapi ia juga tak ingin kehilangan ayahnya.


Syuting selesai dan berlanjut di hari berikutnya.


Akhirnya proses syuting selesai dan sutradara K melanjutkan dengan proses editing.


Kemudian perilisan film. Sutradara K memuji akting Joshua di depan ayah Hana.


“Kapan-kapan aku mau Joshua berperan lagi di filmku,” ucap sutradara K.


“Tapi kamu harus bayar full. Anakku perlu makan juga. Sutradara lain juga banyak yang ngincar Joshua.” Ayah Hana menujuk ke arah Joshua yang sedang didekati oleh sutradara yang ikut hadir menyaksikan premiere film Single Father/Be Happy itu.

__ADS_1


Joshua memperluas networknya. Mungkin film ini tidak menghasilkan dibandingkan film lainnya yang ia bintangi tetapi dari film ini ia belajar banyak hal. Dari manajemen waktu, manajemen syuting yang efektif dan masih banyak lagi.


__ADS_2