Bukan Pengganti

Bukan Pengganti
G2 Aku Tidak Bodoh


__ADS_3

Kamar tidur utama juga tak kalah besar. Bagas meletakkan Julia di ranjang yang berukuran king size. 


“Mama ... “ Alice mendekati Julia. 


“Sini.” Julia menepuk bagian kasur yang kosong. Alice lalu naik ke atas ranjang. Julia memeluk Alice. Menurutnya anak ini sangat imut. 


Setelah beberapa hari Julia sedikit banyak tahu beberapa hal. Irene bukanlah mama kandung Alice. Irene hanya mama tiri. Mama kandung Alice meninggal saat melahirkan Alice.


Tetapi ada sedikit hal yang mengganggu dirinya. Ada teman Bagas yang bernama Victor yang sepertinya sangat dekat dengan Irene. Tetapi sedekat apa?


Victor datang lagi ke rumah Bagas untuk menjenguk Irene. “Aku datang membawa cake kesukaanmu. Red velvet.”


“Terima kasih.” 


Victor terkadang menyentuh tangan Julia yang membuat Julia bingung. Bahkan sebelum pulang Victor berbisik, “Aku ingin tidur lagi denganmu.”


Julia shock. Itu artinya Irene dan Victor pernah ...

__ADS_1


Apa yang terjadi? Irene selingkuh dengan teman suaminya sendiri. Sifat detektif Julia muncul. Siapa yang bisa ia tanyai tentang semua hal ini. Bagas? Tidak mungkin. Bisa-bisa ia diceraikan. Alice? Alice masih kecil dan sepertinya tidak tahu apa-apa. Pelayan? Bagaimana caranya? Victor? Tentu saja. Victor adalah pihak yang terlibat. Ia bisa ditanya-tanyai.


Saat Victor datang kembali. Julia bertanya berbagai hal. “Sepertinya aku mengalami amnesia. Hubungan kita itu seperti apa?”


Julia bertanya karena ia tidak amnesia. Ia masih mengingat ia tinggal di mana dan sebagainya. Tapi karena ia sekarang adalah Irene yang tak pernah ia kenal atau tahu sebelumnya.


“Menarik.” Victor menyilangkan kaki kanannya ke atas kaki kirinya. “Sejauh mana yang kau ingat tentang hubungan kita?”


“Aku tidak mengingat apa-apa.”


“Apa perlu aku ingatkan lagi dengan caraku?” Victor bangkit berdiri dan mencium Julia di bibir. Julia menepisnya. “Aku istri Bagas.”


“Apa kita tidur bersama setelah aku menikah dengan Bagas?” Julia berhati-hati bertanya.


“Tentu saja. Bahkan kau yang mengajak duluan. Katamu servis dari Bagas tak seenak servis dariku.”


Apa yang terjadi ini? Ini lebih dari perselingkuhan biasa. Julia merasa jijik dengan tubuh Irene yang begitu ia kagumi. Tubuh Irene tak seperti tubuhnya yang tidak proporsional. Tubuh Irene bak model kelas atas yang begitu langsing tapi sexy. 

__ADS_1


“Kau bersedia menjadi istri Bagas karena Bagas lebih kaya dariku. Kau lebih menyukai harta Bagas dibanding pemiliknya sendiri.”


Alice tiba-tiba masuk ke dalam kamar. Ia tak ingin sang mama hanya berdua dengan Victor di kamar. Ia tahu ada sesuatu di antara Irene dan Victor. Ia tak ingin kehilangan ibunya untuk kedua kalinya.


“Alice ada PR?” Julia bertanya.


“Ada.”


“Kanapa Alice nggak kerjain PR di kamar Alice sendiri?” Victor ingin berdua saja dengan Irene. Ia ingin menikmati lagi tubuh Irene. Terutama di kasur yang begitu empuk dan mahal. Sudah berapa lama ia tidak bisa menyentuh tubuh Irene sejak Irene sakit padahal saat hari kecelakaan ia masih menyentuhnya.


“Alice mau kerjain PR Alice di sini.” Alice sudah siap dengan membawa buku-bukunya di kamar Bagas dan Julia.


“Mama Alice itu bodoh. Nggak mungkin bisa jawab PR Alice,” ucap Victor meremehkan Irene.


“Siapa bilang aku bodoh. Aku itu juara kelas.” Julia menjawab fakta dirinya sendiri.


“Betulkah? Kenapa aku tidak bisa tahu hal itu?” Setahu Victor Irene itu tidak pintar.

__ADS_1


“Aku tak pernah cerita. Alice, sini. Mama bantu kerjain PR-nya.”


__ADS_2