Bukan Pengganti

Bukan Pengganti
J1 My Heart


__ADS_3

Di sebuah kamar rumah sakit.


Seorang wanita muda sedang berjuang dengan penyakit jantung yang ia derita. Maut sewaktu-waktu dapat menjemputnya. Hanya satu hal yang bisa memperpanjang hidupnya, dengan transplantasi jantung.


Ia hanya terbaring lemah dengan kekasih yang selalu berada si sampingnya. Menemani dirinya di hari-hari terakhirnya.


“Kak, jika aku mati ...”


“Jangan berkata seperti itu. Kita pasti bisa mendapatkan donor jantung untukmu.” Kekasih Juliet berusaha untuk menguatkan hati Juliet.


“Sepertinya kisah kita akan berakhir, Kak. Sama seperti Juliet yang tidak bisa bersatu dengan Romeo. Aku, Juliet tidak bisa bersatu dengan Kak Romeo.”


"Kita pasti bisa bersama. Kita pasti bisa mewujudkan impian Romeo dan Juliet di masa lalu. Kita membuat cerita yang happy ending untuk Romeo dan Juliet."


Sampai akhirnya mereka mendengar kabar jika ada donor jantung yang cocok untuk Juliet. Juliet segera menjalani operasi transplantasi jantung.


Operasi transplansi jantung Juliet berhasil. Sekarang menunggu reaksi dan penyesuaian jantung baru Juliet.    

__ADS_1


“Sepertinya kita akan berhasil menyatukan Juliet dengan Romeo," ucap Romeo.


Juliet tersenyum. Ia masih bisa mengingat pertemuan mereka. Nama mereka adalah nama tokoh utama kisah cinta tragis karya William Shakespeare. Siapa sangka mereka akhirnya benar-benar jatuh cinta.


Juliet memandang Romeo, kekasihnya. Tapi, Kak. Kenapa setelah operasi ini aku merasakan sesuatu yang berbeda di dadaku? Kenapa sepertinya rasa cintaku untukmu sudah tidak ada? Kenapa? Kenapa?


Tapi Juliet tidak mungkin meninggalkan atau memutuskan hubungan mereka. Romeo selalu ada di sampingnya saat ia menderita. Tidak mungkin saat ia sehat, ia pergi begitu saja. Ia juga tahu diri.


Dokter datang memeriksa Juliet. Jantung Juliet berdegup kencang seperti saat dia merasakan jatuh cinta kepada Romeo.


“Dokter Iwan, terima kasih,” ucap Juliet. Dokter Iwan lah yang selalu memeriksa kondisi Juliet. Ia juga yang mengoperasi Juliet.


Dokter Iwan memang masih muda tetapi ia dokter yang cukup kompeten.


“Sama-sama. Sepertinya tidak ada reaksi penolakan dari tubuh Juliet. Sebentar lagi sepertinya kalian bisa menikah.” Dokter Iwan mengucapkan kata-kata harapan. “Jangan lupa untuk mengundang Saya saat kalian menikah nanti.”


“Tentu saja kami akan mengundang Dokter. Ya kan Juliet?” Romeo akan mengadakan pesta pernikahan secepatnya setelah kondisi Juliet membaik.

__ADS_1


“Iya. Dokter harus hadir walaupun sibuk. Datang sebentar tidak apa-apa. Tapi jika ada pasien darurat kami maafkan jika Dokter berhalangan hadir.


“Saya pasti datang. Saya permisi dulu. Ada pasien lain yang harus Saya periksa,” pamit Dokter Iwan.


“Sekali lagi terima kasih dokter.”


Dokter Iwan pergi dari kamar Juliet tetapi ia tidak benar-benar pergi. Ia memandang sebentar dari balik  jendela kecil di pintu kamar. Ada rasa kerinduan saat memandang Juliet. Ada rasa sakit saat melihat Juliet bersama Romeo.


Ingatan Dokter Iwan kembali ke seminggu yang lalu. Saat ia berkencan dengan kekaksihnya. Mereka juga sudah membicarakan soal pernikahan. Mereka mulai mengatur gedung, dekorasi, makan, pakaian dan lain-lain.


Tetapi pernikahan Dokter Iwan tidak akan terwujud. Keesokkan harinya Dokter Iwan menerima kabar bahwa sang kekasih meninggal karena kecelakaan. Dan kekasihnya itu sudah mendaftarkan dirinya untuk menjadi pendonor organ saat ia meninggal.


Dokter Iwan menerima kabar buruk dan kabar baik di hari yang sama. Jantung sang kekasih cocok dengan tubuh Juliet. Juliet akhirnya bisa dioperasi dan bisa hidup lebih lama.


Dokter Iwan teringat perkataan kekasihnya di saat kekasihnya masih hidup.


Kak, aku memang tidak bisa menjadi dokter seperti Kakak karena kemampuan otakku. Tetapi aku tetap ingin menolong orang dengan mendonorkan organku. Dengan begitu, walaupun aku sudah mati, aku tetap bisa hidup di dunia ini.

__ADS_1


__ADS_2