
Kisah sebelumnya telah berakhir. Berikut ini adalah kisah selanjutnya.
Ditinggal oleh sang pengantin pria di hari H pernikahan tanpa alasan, membuat Violet menikah dengan pria asing yang baru saja ia temui di gedung pernikahannya. Mereka kemudian menikah dan bagaimana kisah selanjutnya. Silakan dibaca.
Di sebuah gedung yang akan dilangsungkan sebuah pesta pernikahan. Tampak di suatu ruang tunggu, penganti wanita terlihat begitu cantik dengan gaun pengantin putihnya.
Datang staf dari wedding organiser mendekati pengantin wanita itu. “Nona, sampai saat ini pengantin pria belum datang.”
Pengantin wanita itu tampak kawatir. Ia mengambil ponselnya dan menghubungi calon suaminya itu.
“Tut ... Tut ... Tut ... Nomor yang anda hubungi berada di luar jangkauan.” Hanya suara operator telepon yang terdengar.
Pengantin wanita itu semakin cemas. Ia memikirkan calon suaminya. Apa terjadi sesuatu dengannya?
Sekali lagi ia mencoba menelpon. Sekali lagi juga ia hanya mendengar. “Tut ... Tut ... Tut ... Nomor yang anda hubungi berada di luar jangkauan.” Berkali-kali ia mencoba.
Staf itu mengingatkan sekali lagi. “Nona, acaranya sudah waktunya untuk dimulai.”
__ADS_1
Pengantin wanita itu tak ingin mengecewakan tamu yang hadir. Ia ingin tetap melangsungkan pesta pernikahannya.
Apa sebaiknya aku menikah seorang diri saja?
“Biar aku yang jadi pengantin prianya.” Seorang pria tak dikenal mengusulkan dirinya sendiri.
Pengantin wanita itu melihat pria itu dari atas ke bawah. Entah kenapa ia merasa bisa mempercayai pria yang berada di depannya itu.
“Kamu harus mengganti pakaianmu terlebih dahulu.” Pengantin wanita itu membawa pria itu untuk mengganti pakaiannya dengan jas putih yang sekiranya akan dikenakan oleh pengantin pria.
MUA secepat kilat memberi sentuhan make-up natural untuk pria tersebut. Hair stylist juga tidak kalah cepat mengatur rambut pria itu.
Violet, nama pengantin wanita itu berjalan menuju ke altar ditemani oleh Joshua, aktor kawakan yang pernah berperan sebagai ayahnya di film Single Daddy/Be Happy.
Salah satu alasannya harus tetap melangsungkan pernikahannya adalah karena pria ini. Ia tak ingin mengecewakan Joshua yang telah bisa meluangkan waktunya untuk dirinya di sela-sela jadwalnya yang sibuk.
Violet berada di samping pria asing. Violet tiba-tiba tersadar. Mereka belum berkenalan. Bagaimana dengan janji suci yang akan mereka ucapkan nanti. Nama pria asing itu belum tentu saja dengan nama pengantin pria.
__ADS_1
“Namamu siapa?” Violet bertanya.
“Agus.”
“Agus?” Violet dengan cepat meminta untuk mengubah nama calon suaminya menjadi Agus.
Janji suci diucapkan. Mereka telah resmi menjadi sepasang suami istri.
Resepsi diadakan di ruang lain. Para tamu diperbolehkan menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Tetapi para undangan terlihat berkerumun di satu sisi. Para undangan ingin berfoto bersama Joshua. Joshua dengan senang hati memenuhi permintaan penggemarnya. Tak hanya Joshua, mereka juga ingin berfoto bersama Audrey, putri Joshua yang juga sudah memulai karir sebagai aktris cilik.
Tetapi Joshua dan Audrey tidak bisa berlama-lama di tempat acara. Mereka harus berada di lokasi syuting untuk melanjutkan syuting.
“Papa dan Audrey harus pergi.” Joshua pamit ke Violet. Joshua lalu melihat Agus. “Jaga Violet dengan baik.” Joshua bersalaman dengan Agus.
“Tante Vi, Audrey pergi dulu, ya.” Audrey juga ikut pamit. Ia memeluk Violet dengan erat.
__ADS_1
“Iya. Terima kasih sudah datang.” Violet melihat Joshua dan Audrey yang pergi meninggalkan gedung pernikahan.