BUKAN SUAMI BIASA

BUKAN SUAMI BIASA
Bab 11


__ADS_3

Jasmine tiba di toko kuenya jam satu siang. Seperti biasa hidangan makan siang sudah tersedia di ruangannya.


"Sheila kamu bisa naik keruanganku" pinta Jasmine melalui telepon selularnya.


Selang beberapa menit Sheila sudah sampai keruangannya dan langsung duduk di meja kerja Jasmine.


"Ada berita apa hari ini sampai kamu memanggil aku begitu kamu tiba di sini. Tidak biasanya, pasti ada kabar penting" ucap Sheila curiga.


Jasmine memperlihatkan kontrak kerjasama Perusahaan Barrakh Corp dengan Toko Kue Jasmine. Sheila membaca isi dari kontrak kerjasama tersebut.


"Gila Mine, ini serius?" tanya Sheila tak percaya.


Jasmine tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


"Seperti yang kamu lihat, bukankah kamu sudah membuka lembar terakhir? Ada tanda tangan CEO Barrakh Corp dan aku disitu. Itu artinya mulai besok kamu harua bekerja keras menyiapkan semua pesanan yang mereka pinta" jawab Jasmine.


"Om My Mine... Kamu memang hebat" puji Sheila.


"Biasa aja. Aku hanya sedikit beruntung kali ini. Tak kusangka istilah sengsara membawa nikmat berlaku dalam hidupku" ucap Jasmine.


"Maksud kamu sengsara karena ban mobil kamu bocor kemarin membawa nikmat dengan kontrak kerjasama ini?" tanya Sheila.


"Yup. Tepat sekali" jawab Jasmine singkat. Senyuman dari bibirnya belum juga pudar karena hari ini dia sangat bahagia.


"Aku akan mengumumkan kabar gembira ini pada anak-anak dibawah. Mereka pasti senang sekali mendengar berita ini" ucap Sheila penuh semangat.


"Nanti malam sebelum toko tutup kita rayakan bersama ya kabar bahagia ini bersama mereka" ujar Jasmine.


"Iya kabar ini memang layak untuk kita rayakan. Selamat buat kamu sayang. You'r the best" puji Sheila.

__ADS_1


"Selamat untuk kita bersama. Aku tidak akan bisa mencapainya sendiri tanpa bantuan kalian semua. Kita semua disini kan satu kesatuan. Ingat itu!" Jasmine memberi penekanan dalam kata-katanya.


"Kamu memang sohib terbaikku. Tidak pernah sombong atas semua prestasi yang telah kamu capai. Kamu bangga menjadi temanmu My Mine" Sheila memeluk Jasmine.


"Sama-sama, kamu juga sangat berarti buatku. Tanpa kamu disini membantuku aku rasa toko kue ini tidak akan sebesar ini sekarang" jawab Jasmine.


"Aku turun dulu ya. Gak sabar mau menyampaikan kabar gembira ini pada mereka. Kamu makan siang dulu gih" ucap Sheila.


"Oke. Aku makan dulu ya. Setelah makan aku nyusul kamu ke bawah" jawab Jasmine.


Sheila melangkah keluar dari ruangan kerja Jasmine dan segera turun ke bawah dan menghampiri para karyawan di dapur dan mengumumkan kabar gembira yang barusan disampaikan Jasmine padanya.


Tentu saja seluruh karyawan sangat senang mendengarnya. Mereka berjanji akan bekerja lebih giat lagi demi kemajuan Toko Kue Jasmine milik Bos kesayangan mereka.


Tiga puluh menit kemudian setelah selesai makan dan shalat dzuhur Jasmine turun kebawah membantu para karyawannya.


Malam harinya Toko Kue Jasmine tutup lebih cepat tiga puluh menit dari hari biasa. Mereka merayakan keberhasilan kerjasama Toko Kue Jasmine dengan Perusahaan Barrakh Corp.


"Sebenarnya sampai saat ini aku belum percaya aku bisa mendapatkan kontrak kerjasama itu. Bisa dibilang ini semua memang rezeki dari Allah yang kita tidak tau akan dari mana datangnya. Pertemuan yang tidak sengaja dengan para penguasa perusahaan itu membawaku pada kerjasama ini dan akhirnya aku mendapatkan kontraknya. Tapi kita jangan terlalu senang dulu. Kita tunjukkan pada mereka bahwa toko kue kita ini memang layak mendapatkan kontrak tersebut" ucap Jasmine penuh percaya diri.


"Kami akan berusaha sampai tetes darah penghabisan Mbak" teriak Rike dengan semangat.


Membuat semua yang mendengar kata-katanya tertawa.


"Kamu seperti mau maju ke medan perang aja" potong Sheila.


"Kedepannya kita semua akan bekerja lebih keras lagi. Aku tidak mau mereka kecewa dengan pelayanan dan cita rasa dari kue yang kita hidangkan. Mari kita ciptakan kue-kue terbaik yang sangat layak untuk kita berikan pada mereka" ucap Jasmine bersemangat dan menyalurkan semangat itu kepada seluruh karyawannya.


Semua menyambutnya dengan antusias dan semangat empat lima. Mulai besok mereka akan mengirimkan kue-kue ciptaan mereka untuk dipersembahkan ke Perusahaan Barrakh Corp.

__ADS_1


**


Dua minggu kerjasama Barrakh Corp dan Toko Kue Jasmine sudah berjalan. Setiap hari Toko Kue Jasmine selalu mengirim pesanan snack untuk rapat di perusahaan tersebut dan sejauh ini dari pihak Barrakh Corp sangat puas dengan pelayanan dan cita rasa kue yang dibuat toko kue tersebut.


Kerjasama itu juga berdampak baik dengan Toko Kue Jasmine bukan hanya karena orderan dari perusahaan tersebut tapi beberapa orderan pribadi dari para karyawan kini mulai berdatangan. Mereka menyukai aneka hidangan Toko Kue Jasmine.


Toko Kue Jasmine juga semakin laris, tentu saja membuat Jasmine dan para karyawannya sangat senang.


Pelanggan semakin banyak yang berdatangan ke Toko Kue Jasmine. Orderan online melalui jasa ojek onlie juga semakin banyak. Tentu saja membuat pendapatan Toko Kue Jasmine melonjak naik dengan tinggi.


Jasmine tersenyum membaca laporan keuangan toko yang diberikan Sheila.


"Kamu lihat Mine pendapatan kita dua minggu setelah kerjasama dengan Barrakh Corp sudah hampir mencapai tiga kali lipat dari penghasilan bulan lalu" ucap Sheila penuh semangat.


"Kita jangan berbangga hati dulu sheil. Pelayanan kita harus semakin di tingkatkan. Kamu harus perhatikan gimana keadaan anak-anak. Pesanan semakin banyak kita harus segera menambah karyawan. Takutnya kita tidak bisa menghandle semua permintaan karena kurangnya pasukan" jawab Jasmine.


"Aku sudah memikirkannya Mine, besok kita buat pengumuman lowongan kerja ya" Sheila menyampaikan idenya.


"Semua aku serahkan pada kamu. Jangan lupa pelatihan pada anak-anak juga jangan dihentikan agar kreasi mereka bertambah di toko kue ini. Sehingga pelanggan tidak bosan dengan jenis kue-kue yang kita hidangkan" pinta Jasmine.


"Iya aku tidak akan melupakannya. Kan jadwal dan nama anak-anak yang ikut pelatihan sudah disusun dari bulan kemarin" jawab Sheila.


"Baguslah kalau begitu. Jangan sampai karena peningkatan orderan selama dua minggu ini membuat kita melupakan komitmen toko kue yang sudah kita buat sejak toko kue ini dibuka" timpa Jasmine.


"Aku pastikan semua berjalan seperti keinginan kamu. Kamu tenang saja ya" jawab Sheila.


Jasmine dan Sheila selesai membahas laporan keuangan toko kue selama dua minggu ini. Toko Kue Jasmine kini semakin pesat berkembang dan sudah semakin banyak dikenal orang terbukti dengan banyaknya pelanggan yang datang atau memesan secara online kue-kue ciptaan mereka.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2