BUKAN SUAMI BIASA

BUKAN SUAMI BIASA
Bab 37


__ADS_3

Jasmine sampai di apartemen Omar jam tujuh malam. Karena hari ini hari senin jalanan padat dan macet. Sheila dan seluruh karyawan toko mengerti dengan keadaan Jasmine saat ini.


Sekarang Jasmine sudah menikah jadi harus lebih cepat pulang karena harus mengurus suami dan menyambutnya pulang kerja.


Sebenarnya Omar tidak ada memberi aturan kepada Jasmine, mereka berjanji untuk mengurus urusan masing-masing hanya saja harus menjaga nama baik pernikahan mereka didepan umum.


Oleh sebab itu makanya Jasmine lebih cepat pulang mulai hari ini, karena dia tidak mau orang lain curiga dengan pernikahannya. Jasmine memilih untuk lebih cepat pulang dan memasak dirumah.


Sepertinya Omar suka kalau dia masak, buktinya dia tidak pernah menolak kalau Jasmine ajak makan. Walau tidak ada komentar apapun pada masakannya yang penting dia makan sampai habis makanan yang Jasmine berikan.


Setelah mandi dan gantu baju Jasmine memasak makan malam untuk hari ini. Omar sampai di apartemen jam delapan malam.


"Kamu sudah makan?" tanya Jasmine.


"Belum" jawab Omar singkat.


"Kalau begitu kamu mandi dulu gih habis itu kita makan sama-sama. Sebentar lagi masakanku selesai kog" ucap Jasmine.


Omar berjalan menuju kamarnya dan segera membuka pakaian kerjanya kemudian melangkah ke kamar mandi untuk mandi dan membersihkan diri.


Setelah selesai mandi, Omar memakai pakaian santai buat dirumah. Omar keluar dari kamarnya kemudian menghidupkan TV dan menonton.


Ah begini ternyata rasanya menikah, pulang kerja ada yang menyambut dan menungguku pulang dan memasakkan makan malam untukku. Rumah terasa tidak sepi. Batin Omar sambil sesekali melirik Jasmine yang sedang asik memasak.


"Mr. Flat yuk makan, masakannya sudah siap nih nanti keburu dingin" ajak Jasmine.


Omar mematikan channel TV dan berjalan menuju dapur. Dia memperhatikan menu yang dihidangkan Jasmine malam ini, sayur asem, sambel ayam, tempe goreng plus sambel terasi.


Sepertinya enak, air liurku rasanya sudah menetes dari tadi. Soraknya dalam hati.


Omar duduk dan menunggu Jasmine menyiapkan makanannya seperti biasa kalau mereka makan bersama semenjak menikah.


Jasmine mengambilkan makanan untuk suaminya kemudian meletakkannya tepat dihadapan Omar. Kemudian Omar mulai menyantap makan malamnya.


"Kalau kamu tidak suka sesuatu atau pengen makan sesuatu bilang padaku ya. Agar aku tau apa yang kamu suka atau tidak" ucap Jasmine.


"Selagi layak dimakan aku akan memakannya. Aku gak suka pilih-pilih makanan" jawab Omar.


"Mm... tapi kan ada makanan favourite kamu? Masakan indonesia atau luar negeri?" tanya Jasmine, dia ingin tau selera Omar.


"Aku lebih suka masakan indonesia" jawab Omar


"Baiklah, kamu mau dimasakin apa?" tanya Jasmine lagi.


"Kamu bisa masak rendang?" Omar balik bertanya


"InsyaAllah bisa. Kamu suka rendang?" tanya Jasmine kembali.


Omar hanya menganggukkan kepala sambil menikmati masakan Jasmine.


"Besok aku beli bahan-bahannya ya nanti aku masakkan untuk kamu. Mm... kamu boleh ajak dua teman kamu yang lain" ajak Jasmine.


"Besok aku ajak mereka makan malam disini" jawab Omar.


Omar menyelesaikan makan malamnya tanpa sisa. Dia ingat pesan Kevin tadi pagi dikantor.


"Terimakasih, masakan kamu enak" Pujinya lalu kembali keruang TV.


Jasmine tersenyum mendengar kata-kata Omar. Ternyata kamu bisa berubah juga Mr. Flat, aku kira akan sulit merubah pendirianmu yang dingin itu. Tapi wajahmu tetap saja datar kayak TV yang ada dihadapan kamu. Batin Jasmine.

__ADS_1



Setelah selesai membersihkan dapur Jasmine mengeluarkan jeruk dari dalam kulkas kemudian meletakkannya di atas wadah tempat buah setelah itu dibawanya keruangan TV dimana Omar sedang menonton balap motor.


"Ni sambil makan buah. Hari ini aku tidak buat makanan penutup" Jasmine menyuguhkan jeruk di atas meja tepat dihadapan Omar.


Omar mengambil satu buah jeruk kemudian mengupas kulitnya dan mulai memakannya sambil serius menonton.


"Aku masuk ke kamar ya Mr. Flat. Selamat malam" ucap Jasmine meninggalkan Omar yang sedang nonton sendirian.


"Hmmm..." hanya itu jawaban Omar.


***


Keesokan harinya.


"Nanti malam kalian makan malam dirumah" perintah Omar.


"Ada acara apa Din?" tanya Kevin.


"Kevin" teriak Omar.


"Sorry bro sepertinya nama kamu emang lebih pantas Aladin deh, biar klop sama Jasmine" jawab Kevin santai.


"Ck..." guman Omar geram.


"Emangnya ada acara apa Bos?" tanya August yang saat itu sedang menunggu Omar menandatangani berkas-berkas kantor.


"Kata istri si Aladin dia pengen masak malam ini dan mengajak kalian makan bareng dirumah" jawab Omar.


"Waaah istri kamu emang benar-benar baik Din" sambut Kevin.


Hari ini Jasmine pulang dari toko kue sore hari. Sebelum balik ke apartemen terlebih dahulu dia singgah ke supermarket untuk membeli bahan-bahan makanan yang akan dimasaknya untuk hidangan makan malam nanti bersama Mr. Flat dan kawan-kawan.


Setelah selesai berbelanja Jasmine langsung meluncur pulang. Mandi, ganti baju dan memasak. Rencananya malam ini dia akan memasak rendang, capcay, udang krispi dan hidangan penutupnya salad buah.


Seperti dugaannya jam delapan malam Mr. Flat dan kawan-kawan sudah sampai di apartemen mereka.


"Selamat malam istri Aladin?" sapa Kevin.


"Maksud kamu?" tanya Jasmine bingung.


"Nama kamu kan Jasmine. Jasmine itu istri Aladin kan?" tanya Kevin.


Jasmine menganggukkan kepalanya.


"Dan Omar adalah Aladinnya karena dia suami kamu" goda Kevin.


"Keviiiiiin" teriak Omar.


"Lah biar istri kamu tau bro, kamu punya panggilan sayang buat istri kamu, istri Aladin" ungkap Kevin.


"Terserah kamulah" jawab Omar kesal.


"Mau langsung makan? semuanya sudah siap aku masak" tanya Jasmine.


"Iya donk, kami udah laper ni. Setelah makan siang belum ada makan sesuatu karena gak sempat. Lagian nih perut emang sengaja dikosongkan agar muat untuk menghabiskan semua masakan kamu yang kata Omar ueeeeenak banget" goda Kevin.


"Oh ya?" tanya Jasmine tak percaya.

__ADS_1


Apa benar Mr. Flat bilang begitu sama teman-temannya ini? tanya Jasmine dalam hati


"Iya donk, dia malah takut gendut karena terus-terusan makan masakan kamu" puji Kevin.


"Udah ah berisik" potong Omar.


Jasmine tersenyum melihat tingkah Mr. Flat.


"Ya udah mari makan" ajak Jasmine.


Mereka berempat sudah duduk diruang makan.


"Wuaaah sepertinya benar kata Omar Gus, masakan Jasmine emang enak" Ucap Kevin semangat melihat hidangan yang tersaji di meja makan.


"Udah jangan ribut, cepetan makan" perintah Omar.


Mereka berempat mulai makan, seperti biasa Jasmine mengambilkan makanan ke piring Omar. Semua tingkah lakunya diperhatikan oleh Kevin dan August.


"Enak banget hidup lo Din, istri kamu melayani dengan baik. Mau donk punya istri kayak Jasmine" ucap Kevin spontan.


Omar mendelikkan matanya.


Enak saja kamu mau merebut istriku. Umpat Omar dalam hati.


Mereka mulai makan dengan semangatnya.


Omar, Kevin dan August kelihatan mulai keringatan, wajah mereka merah seperti menahan sesuatu.


"Wajah kalian kenapa, kog pada merah dan keringatan?" tanya Jasmine pura-pura padahal dia udah tau apa yang dialami tiga pria ini.


"Masakan kamu pedas banget Min tapi enak hah" ucap Kevin jujur sambil menahan pedas.


"Hah kalian badan saja yang besar, makan begini aja udah keringatan" ledek Jasmine.


Mereka melanjutkan makannya sambil berpeluh keringat dan airmata tetapi herannya tidak ada satupun yang mau berhenti makan sebelum semua makanan yang dihidangkan Jasmine habis karena didalam perjalanan pulang tadi Omar berpesan pada mereka untuk menghabiskan semua masakan Jasmine sebagai balasan karena Jasmine sudah berbaik hati mengundang mereka makan malam ini.


Jasmine tertawa senang dalam hati.


Rasain kalian aku kerjain,akhirnya aku bisa balas dendam dengan tenang. Sorak Jasmine dalam hati.


Setelah makan mereka segera minum air dengan banyak dan membuat perut mereka kekenyangan hingga hampir meledak.


Ketiga pria itu langsung mengambil posisi duduk selonjoran di depan TV.


Jasmine tertawa sendiri di dapur menyaksikan tiga tingkah para lelaki itu.


Setelah Jasmine selesai membereskan dapur dia datang menyamperin ketiga pria itu.


"Untuk menyejukkan lidah kalian, nih aku buat salad buah sebagai hidangan penutup" Jasmine memberikan tiga porsi salad buah dingin yang baru dia keluarkan dari kulkas.


Kevin dan August langsung menyambar salad buah yang diberikan Jasmine.


"Aku ke kamar dulu ya. Mau istirahat" ucap Jasmine. Meninggalkan para pria itu yang sedang sibuk memakan hidangan penutup yang dia suguhkan.


Jasmine tersenyum puas sambil berjalan menuju kamarnya.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2