BUKAN SUAMI BIASA

BUKAN SUAMI BIASA
Bab 56


__ADS_3

Tok..tok..tok..


Jasmine membuka pintu ruang kerja Omar.


"Mr mau aku buatkan teh atau kopi" tawar Jasmine.


"Boleh, teh aja" jawab Omar.


"Sebentar ya" Jasmine beranjak ke dapur membuat teh untuk menemani suaminya bekerja.


Sepuluh menit kemudian Jasmine datang membawa secangkir teh dan sepiring potongan buah untuk cemilan Omar sambil bekerja.


"Mr gak capek habis kerja di kantor, kerja lagi dirumah" ucap Jasmine memulai obrolan.


"Ada sedikit pekerjaan yang belum aku selesaikan" jawab Omar.


"Mr besok si baby udah tiga bulan, jadwalnya ke dokter kandungan. Mau ikut? Kalau gak aku juga bisa pergi sendirian" ujar Jasmine.


"Jam berapa perginya?" tanya Omar.


"Seperti biasa janji sama dokternya jam 4 sore" jawab Jasmine.


"Emmm... Mr besok sibuk gak?" tanya Jasmine ragu-ragu.


"Kenapa kamu tanya begitu. Besok kan weekend" jawab Omar.


"Yah siapa tau, kadang-kadang walau weekend Mr ke kantor juga" balas Jasmine.


"Besok aku gak ada kerjaan, udah ku selesaikan malam ini" jawabnya.


"Boleh gak besok kita makan siang diluar?" pinta Jasmine.


"Hemm.." ucao Omar sambil memeriksa berkas yang ada di depannya.


"Kalau setelah itu aku ajak nonton mau gak?" Jasmine melemparkan satu lagi pertanyaan.


"Kamu mau apa lagi, gak cukup makan siang diluar aja?" tanya Omar


"Mmm... aku pengen pergi kencan" jawab Jasmine malu.


"Kencan?" Omar terkejut mendengarnya.


"Iya kencan seperti pasangan lainnya. Kita kan sama-sama tau pernikahan kita terjadi karena apa. Aku gak mau rumah tangga yang kita jalani flat aja kayak wajah Mr. Bangun pagi, masak, pergi kerja, pulang, masak dan tidur. Itu saja setiap hari. Bosan" tegas Jasmine.


"Emang Mr. Flat gak bosan?" Jasmine bertanya.


"Sudah biasa begitu" jawabnya singkat.


"Nah besok kita lakukan suatu hal yang luar biasa. Coba deh besok Mr rasakan bedanya. Jamin pasti seru. Mau ya?" pinta Jasmine.


"Ya sudah tapi besok awas kalau kamu kecapekan" ancam Omar.

__ADS_1


"Aku janji gak sampai capek kog, kalau aku capek kan bisa minta gendong Mr" jawab Jasmine.


"Ada-ada saja" ucap Omar singkat.


"Makasih Mr. Kalau begitu aku balik ke kamar ya, mau cepat-cepat istirahat biar besok segar pas pergi kencan" ucapnya sambil tersenyum senang.


Jasmine segera berbalik dan keluar dari ruang kerja Omar meninggalkan Omar yang sedang menatap kepergiannya.


Apalagi permintaannya ini. Ada-ada saja. Kencan? Apa iya aku masih pantas kencan seperti anak ABG? Tapi gak ada salahnya dicoba, lagian aku belum pernah pergi begituan. Bisa aku coba sekali, bagaimana rasanya. Batin Omar.


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Omar sudah menyelesaikan pekerjaannya. Dia ingin istirahat dikamar, meluruskan dan meregangkan ototnya bersantai di tempat tidur sebelum dia tertidur.


Saat masuk ke kamar Omar melihat Jasmine sedang menonton film komedi. Omar berbaring disamping Jasmine yang sedang asik nonton sambil tertawa.


Omar memperhatikan Jasmine yang sedang asik dengan tontonannya.


Hanya dengan menonton sebuah film sudah bisa membuatnya bahagia dan tertawa seperti itu. Sesederhana itukah kebahagiaan. Apa memang aku yang salah selama ini terlalu sibuk bekerja sampai melupakan hal kecil seperti ini.


Benar kata Jasmine hidupku terlalu datar selama ini. Antara kantor dan apartemen, tidak ada waktu bersantai. Aku sampai lupa apa makna hidup. Entah apa yang ingin aku raih. Kesuksesan, nama besar, kekayaan semua sudah kugapai tapi aku merasa hampa dan sepi.


Sejak ada dia hidupku terasa lebih nyata. Mengalir seperti manusia normal lainnya. Dia mengingatkan aku bahwa aku ini manusia bukan robot. Dia membuat hariku lebih cerah daripada sebelumnya.


Omar perlahan menutup matanya, rasa lelah setelah seharian bekerja tidak bisa lagi dibendungnya. Jasmine menatap lembut wajah suaminya. Wajah yang tampan dan tegas. Siapa sangka dibalik ini semua kau telah merasakan pahitnya hidup ini.


Aku akan membuatmu bahagia, percayalah padaku. Bersiap-siaplah untuk merasakan cinta yang besar. Batin Jasmine.


Mereka pun tertidur dengan saling berhadapan.


Weekend..


Sesuai dengan keinginan Jasmine mereka akan kencan hari ini. Jasmine menyiapkan baju casual untuk Omar. Hari ini Omar termihat lebih santai dan sangat tampan.


Dengan memakai kaos putih dan celana joger biru dengan garis merah disamping dipadu dengan sepatu kets putih bermerek membuat penampilan Omar tampak lebih muda.



Jasmine juga tak kalah penampilannya, dengan celana jeans dan baju berwarna biru dipadu jilbab dengan warna senada menambah cantiknya penampilan Jasmine siang ini.



"Sudah siap?" tanya Omar.


"Sudah, yuk. Nanti kesiangan, aku udah lapar" jawab Jasmine.


Mereka sampai disebuah Mall terbesar dikota itu dan langsung menuju restouran yang menyajikan aneka macam steak. Jasmine terus menggandeng tangan Omar sejak dari basement sampai restouran.


Omar yang sudah terbiasa berada didekat Jasmine tidak mempermasalahkannya lagi. Lagian ini kencan permintaan Jasmine jadi Omar membiarkan saja apa tingkah laku Jasmine. Dia mencoba untuk menikmati kencan seperti yang Jasmine pesankan.


Omar dan Jasmine memesan makanan yang mereka inginkan kemudian mulai menyantap hidangan mereka.


Satu jam kemudian mereka sudah antrian di bioskop untuk menontom film. Omar sengaja memesan kursi satu baris.

__ADS_1


"Kenapa kamu memesan banyak sekali tiket?" tanya Jasmine heran.


"Kamu tau kan siapa aku? Aku tidak mau kalau ada wanita yang duduk didekatku" jawab Omar.


"Eh iya, maaf Mr aku lupa" balas Jasmine.


Mereka memesan minuman dan popcorn kemudian masuk ke ruang teater. Jasmine sengaja memilih film yang bergenre komedi romantis agar Omar enjoy dengan tontonannya.


Mereka tertawa selama menonton film tersebut. Jasmine duduk dengan posisi tetap menggenggam tangan Omar dan bersandar manja di bahu Omar.


Sebenarnya Jasmine masih belum bisa memastikan apakah sudah tumbuh cinta dihatinya. Tapi dia bertekad mereka akan menjalani rumah tangga dengan saling mencintai.


Sebisa mungkin Jasmine membuat Omar nyaman agar Omar mau diajak seperti ini lagi besok-besok. Jasmine ingin menunjukkan kepada Omar bahwa kegiatan seperti ini sangat asik dan perlu dalam sebuah hubungan. Istilahnya quality time dalam berumah tangga biar gak bosan.


Dua jam selesai menonton di bioskop. Jam sudah menunjukkan pukul setengah empat sore.


"Mine lihat jam, hampir tiba waktu janjian kita ke dokter kandungan" Omar mengingatkan.


"Iya Mr ayo kita ke mobil cepat entar waktunya gak sempat lagi" Jasmine menarik tangan Omar mengajaknya untuk berlari-lari kecil.


"Hei.. jangan lari-lari. Ingat kandunganmu" ucap Omar mengingatkan.


"Hahaha.. gak apa-apa, aku akan hati-hati. Lagian seru kan Mr , kita seperti di film-film berlari sambil gandengan tangan" jawab Jasmine sambil tertawa.


Omar hanya mengikuti semua keinginan istrinya. Dan wajar saja karena mereka telat keluar dari Mall akhirnya sampai di praktek dokter juga telat.


"Maaf dok kami telat datangnya tadi kami ada urusan penting sedikit" ucap Jasmine.


"Tidak masalah bu, hari ini pasien tidak begitu padat dan masih ada waktu sebelum tutup praktek" jawab dokter kandungan ramah.


Dokter mulai melakukan pemeriksaan. Jasmine berbaring diataa tempat tidur, dokter menaburi gel diperut Jasmine dan mulai memeriksa kandungan Jamsine.


"Pertumbuhan si kecil sangat bagus. Timbangannya normal. Coba Bapak dan Ibu dengarkan suara detak jantungnya" perintah sang dokter.


Omar dan Jasmine mendengarkan detak jantung bayi mereka dengan saling tatap. Jasmine tersenyum melihat kearah Omar. Sedangkan wajah Omar menunjukkan sedikit ekpresi tapi Jasmine tau saat ini Omar sedang terkejut dan takjub atas apa yang dia lihat dan dengar.


Setengah jam pemeriksaan selesai. Mereka memutuskan untuk kembali pulang ke apartemen.


"Kita langsung pulang ya, aku tidak mau kamu kelelahan. Ingat pesan dokter tadi" ucap Omar mengingatkan.


"Iya Mr aku gak akan terlalu banyak kerja, lagian aku gak merasa lelah, asalkan aku enjoy kata dokter kan gak apa-apa. Kalau Ibunya bahagia pertumbuhan si bayi juga bagus. Makanya Mr harus selalu membuat aku bahagia" oceh Jasmine sambil tersenyum.


Omar hanya diam saja sambil menyetir.


Yah disini bukan hanya kamu saja yang bahagia, entah mengapa dengan memenuhi semua permintaanmu dan apa yang kita lakukan hari ini membuatku bahagia. Aku gak tau ternyata melakukan hal kecil seperti itu yang dulu aku anggap perbuatan sia-sia dan buang-buang waktu ternyata mengasikkan. Terimakasih Jasmine kau sudah mengenalkan kehidupan lain yang lebih berwarna kepadaku. Aku Omar dalam hati.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2