
Satu bulan kemudian.
"Mas bangun... sudah pagi, nanti Mas telat pergi ke kantor" Oryza mencoba membangunkan suaminya.
"Sebentar yank. Kepalaku pusing" jawab August.
"Lho Mas sakit?" tanya Oryza terkejut.
"Tadi pagi saat bangun subuh kepalaku sakit, habis subuh aku coba tiduran lagi tapi ternyata rasa sakitnya gak hilang" ungkap August.
"Ya udah Mas tiduran aja. Biar aku telp Kak Omar" ucap Oryza.
August kembali berbaring dan tertidur. Oryza segera meraih hp nya dan mencari nama kakaknya.
"Assalamu'alaikum Za" sapa Omar.
"Wa'alaikumsalam kak" balas Oryza.
"Ada apa kamu telepon pagi-pagi Za?" tanya Omar heran.
"Ini Kak, aku mau kasih tau kalau Mas August gak bisa ngantor hari ini. Dari bangun subuh tadi kepalanya pusing sampai sekarang dia belum bisa bangun. Katanya kepalanya pusing sekali" lapor Oryza.
"Tumben August sakit, dia jarang lho sakit. Coba nanti kamu bawa dia ke dokter siapa tahu sakitnya serius soalnya dia jarang mengeluh sakit" perintah Omar.
"Iya Kak, nanti akan ku ajak Mas August priksa ke dokter. Dah dulu ya Kak" ucap Oryza.
"Oke, semoga August cepat sembuh" balas Omar.
Oryza kemudian keluar dari kamar dan mencoba memasakkan bubur untuk suaminya yang sedang sakit. Untung saja saat ini dia sedang libur semester jadi bisa fokus menjaga suaminya yang sedang sakit.
*****
Di kantor Barrakh Corp.
"Si August mana Mar, dari tadi aku cari-cari belum nongol?" tanya Kevin.
"August sakit. Dia gak masuk hari ini" jawab Omar
"August sakit? kok bisa?" tanya Kevin penasaran.
"Ya bisalah, dia kan manusia bukan robot" balas Omar
"Kalu begitu hari ini kita gerak cepat bro biar kerjaan cepat selesai. Hari ini aku mau bawa Sheila ke dokter kandungan, dia udah telat sebulan. Sheila sih masih santai tapi akunya yang ngarep banget dia hamil. Udah gak sabar mau nyusul kalian" ungkap Kevin.
"Kalau begitu bareng aja ke dokter kandungan istriku. Hari ini juga kami mau kunjungan bulanan. Usia kehamilannya sudah masuk tujuh bulan" sambung Omar.
"Boleh, kalau begitu nanti aku telepon Sheila untuk siap-siap. Jam berapa kita gerak?" tanya Kevin.
"Selesai jam kerja aja, jam lima. Nanti jadwal dokternya jam delapan malam. Aku kirim pesan sama Jasmine dulu biar sekalian daftarin nama Sheila juga. Jadi pas kesana antriannya dekatan" jawab Omar.
__ADS_1
"Thanks Bro. Aku balik keruangan dulu ya" ucap Kevin.
Kevin kembali ke ruang kerjanya. Sementara Omar mengirimkan pesan ke istrinya.
Aladin
Yank kamu udah daftar buat ke dokter kandungan malam ini?
My Mine
Belum Mas, emang kenapa?
Aladin
Kalau kamu mau daftar sekalian daftarin Sheila. Kata Kevin tadi dia mau ngajak Sheila ke dokter kandungan karena udah telat sebulan
My Mine
Waaah seru banget bisa barengan hamilnya. Oke Yank, aku daftarin mereka juga biar nomor antriannya dekatan.
Jasmine tersenyum bahagia mendapat kabar dari suaminya, dia segera mendaftarkan namanya dan Sheila untuk cek ke dokter kandungan nanti malam.
Sore harinya...
Karena keadaan Omar yang belum juga pulih padahal sudah minum obat akhirnya denga wajah khawatir Oryza mengajak suaminya untuk periksa ke Rumah Sakit.
"Mas kita kerumah sakit aja ya.. Sudah minum obat tapi rasa pusing Mas gak ada kurangnya. Aku jadi khawatir dengan keadaan Mas" ajak Oryza
"Terserah kamu aja Yank. Aku ikut saja" jawab August lemah.
Setelah Oryza selesai mengganti pakaian August akhirnya mereka pergi kerumah sakit. Oryza mengendarai mobilnya dan membawa August disampingnya.
Sesampainya di rumah sakit August langsung diperiksa di UGD terlebih dahulu. Setelah melakukan beberapa pemeriksaan dokter menyimpulkan bahwa keadaannya August baik-baik saja dan semua pemeriksaan hasilnya normal.
"Lho bagaimana bisa dok suami saya baik-baik saja. Dari tadi pagi dia tidak kuat bangun dari tempat tidur karena kepalanya sangat pusing?" tanya Oryza bingung.
"Hasil pemeriksaannya begitu bu. Tapi kami curiga tentang sesuatu" jawab Dokter yang memeriksa August.
"Apa itu doktee?" tanya Oryza antusias.
"Apakah ibu bersedia saya periksa sebentar?" Dokter tersebut balik bertanya.
"Lho kok malah saya yang diperiksa dok. Suami saya yang sakit tapi malah saya yang diperiksa?" Oryza semakin bingung.
"Ya karena ada hubungannya bu" jawab sang dokter.
"Apa hubungannya dokter? Dokter ini membuat saya semakin bingung" ucap Oryza bingung.
"Sini ibu saya periksa dulu, setelah itu baru saya bisa menyimpulkan apakah kecurigaan saya benar" balas Dokter tersebut.
"Ya udah deh yang penting suami saya cepat sembuh" akhirnya Oryza mengikuti perintah dokter.
__ADS_1
Oryza berbaring di tempat tidur disebelah August dan dokter mulai memeriksa Oryza.
"Kapan terakhir ibu datang bulan?" tanya dokter.
Oryza dan August saling menatap ketika dokter bertanya.
****
Di prakter dokter kandungan.
Omar dan Kevin bersama istri mereka sedang menunggu antrian.
"Kamu udah telat berapa minggu Sheil?" tanya Jasmine.
"Sekitar enam minggu Mine. Terakhir aku haid sebelum kita sibuk membantu persiapan pernikahan Oryza " jawab Sheila.
"Kamu sudah tes pakai alat tes kehamilan?" tanya Jasmine lagi.
"Belum. Aku tidak ada merasakan apapun seperti wanita hamil lainnya cuma Mas Kevin bersikeras aku harus diperiksa" ungkap Sheila.
"Siapa tau kecurigaan Kevin benar Sheil. Kamu lupa ya profesi suami kamu sebelum menikah?" Jasmin kembali bertanya.
Sheila bingung dengan pertanyaan Jasmine kali ini.
"Suami kamu pecinta wanita. Sangat mengerti perasaan wanita. Apalagi kamu istrinya pasti fellingnya kuat banget. Udah ikutin aja sesuai permintaan Kevin" ucap Jasmine.
Nama Jasmine dipanggil terlebih dahulu. Hasil pemeriksaan dokter, kandungan Jasmine sangat sehat. Mengenai jenis kelamin Omar dan Jasmine sengaja tidak ingin menanyakannya. Biarlah menjadi kejutan saat Jasmine melahirkan.
Setelah Jasmine selesai diperiksa, perawat memanggil nama Sheila untuk diperiksa selanjutnya. Dokter memeriksa kandungan Sheila.
Ternyata feeling Kevin benar saat ini Sheila sedang hamil enam minggu. Alangkah bahagianya Kevin me dapat kabar bahagia ini. Kevin tak henti-hentinya mengucap syukur dan mencium kening istrinya.
Dokter memberikan resep vitamn untuk kehamilan Sheila. Setelah mereka merasa puas bertanya beberapa hal mengenai kehamilan akhirnya pemeriksaan Sheila selesai.
Kevin dan Sheila keluar dari ruang prektek dokter. Mereka masih ditunggu oleh Omar dan Jasmine diruang tunggi praktek.
Saat mereka hendak pergi tiba-tiba.
"Lho Gus katanya kamu sakit, kenapa datang kesini? Apa kandungan kamu bermasalah?" tanya Kevin terkejut melihat kedatangan August dan Oryza.
"Ih Mas ini, pertanyaannya aneh. Laki-laki itu gak punya kandungan" Sheila mencubit pinggang suaminga.
"Aaww... sakit yank. Aku refleks tadi bertanya begitu karena melihat kedatangan August" jawab Kevin.
"Gak tau nih Vin. Aku yang sakit Oryza yang disuruh diperiksa ke dokter kandungan" jawab August lemah.
Omar, Jasmine, Kevin dan Sheila saling pandang.
"Jangan... jangan...."
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG