
Sore hari di kantor menunjukkan pukul jam lima sore, semua orang sudah pada pulang. Aldo yang mau pulang dengan Reza hari ini tapi sebelum pulang dia ke ruangan pak Dharma. Di lihatnya ruangan pak Dharma terkunci."Reza ..tumben nih ruangan ayah di kunci?"kata Aldo
"mungkin sudah pulang duluan,kan mama tadi ada"jawab Reza.
"mungkin juga,ya sudah kita pulang saja"kata Aldo.
Mereka berdua pun turun ke bawah karena mereka meyakini kalau pak Dharma dan Bu Ros sudah kembali ke rumah. Sampai di bawah ternyata mereka menemukan mobil pak Dharma yang masih parkir di sana.
"lho... mobil ayah masih ada? kemana dia ya..."kata Aldo sedikit khawatir.
"coba di telpon aja,biar tau kita mereka di mana"kata Reza.
Aldo pun mengambil HP dan menelpon ke hp pak Dharma, waktu di telpon hp nya aktif tapi tak di angkat.
Aldo mencoba ulang sampai panggilan yang ke tujuh, akhirnya di angkat.
Pak Dharma
"Assalamualaikum..."
Aldo
"Wa'alaikum salam... ayah di mana? mobil masih di parkiran Aldo lihat"
Pak Dharma
"masih di kantor,jam berapa sekarang?"
Aldo
"sudah jam setengah enam, tadi Aldo ke ruangan tapi terkunci"
Pak Dharma
"ya sudah... kamu pulang saja duluan,ayah segera pulang"
Aldo
"ya sudah...Aldo pulang dengan Reza, mungkin malam ini di tempat mereka menginap"
Pak Dharma
"oke..."
Setelah terima telepon dari Aldo pak Dharma pun melihat Bu Ros yang tertidur di sofa kantor.Lalu pak Dharma membangunkan istrinya."ma... ayo kita pulang"kata pak Dharma
Bu Ros yang nyawanya belum terkumpul terbangun sambil melihat di sekeliling ruangan."dimana ini?"tanya Bu Ros sambil melihat suaminya.
"ma... bangun, sudah sore...jadi kita pulang sekarang"kata pak Dharma
__ADS_1
"mmmhhh..."jawab Bu Ros sambil melihat keadaan nya.
"ayah... bagaimana ini..."kata Bu Ros melihat keadaan nya sekarang ini.
Pak Dharma hanya diam, dia masuk ke dalam toilet yang ada di dalam ruangan. Sementara Bu Ros melihat keadaan diri yang sudah acak acakan."salah qu sendiri dari pagi aqu sudah memancing dia"kata Bu Ros dalam hati.
Ternyata ada sarung terletak di atas meja,maka di ambil Bu Ros. Setelah pak Dharma dari toilet,maka gantian dia yang masuk.
Setelah mandi seadanya maka Bu Ros keluar dan melihat pak Dharma sudah berpakaian rapi."ma...ayo kita pulang, sudah menjelang magrib"kata Bu pak Dharma.
"iya... sebentar, mama lagi pakai baju tapi jangan menghadap mama"kata Bu Ros
"ayah enggak lihat mama kok"kata pak Dharma yang lagi melihat HP.
"bagus lah kalau begitu,bisa tergoda nanti ayah melihat mama pakai baju"kata Bu Ros.
Pakai baju sudah siap maka mereka berdua turun ke bawah mau pulang ke rumah. Di parkiran memang sudah tidak ada kendaraan jadi tinggal mereka berdua di dalam ruangan dan pak satpam pun sudah memeriksa semua ruangan setelah itu dia pun mengunci pintu utama.
Kali ini pak Dharma yang membawa mobil untuk pulang ke rumah, tapi jam segini tentu nya macet di jalanan. Bu Ros yang dari pagi seperti terjebak macet,biar tidak bosan maka dia mengajak suami nya untuk singgah ke mall."ayah... sekarang mau magrib,kita singgah ke mall itu untuk sholat magrib"kata Bu Ros memberi saran.
"boleh...kita magrib di sana saja"kata pak Dharma
"iya... walaupun tadi ashar terlewatkan karena ayah"kata Bu Ros
"bagaimana lagi? dari pagi tadi mama itu menggoda ayah terus,jadi pas di kantor sudah tidak bisa ditahan lagi.jadi khilaf lah ayah..."kata pak Dharma.
"mana ada mama menggoda,itu perasaan ayah saja... atau itu alasan ayah saja"kata Bu Ros.
"oh... jangan sempat tergoda dengan yang lain,itu namanya membuat masalah dengan Rostiati"
Dari pada di lanjutkan sampai membuat Bu Ros kesal, lebih baik diam saja."kalau di perpanjang bisa runyam, lebih baik diam saja"kata pak Dharma dalam hati.
Pak Dharma yang sudah membelokkan ke mall yang di tunjuk oleh istrinya. Mesjid di mall ini ada di lantai atas,maka pak Dharma mengambil parkir atas saja.
Sampai di atas ternyata orang sudah ramai, setelah di parkir maka Bu Ros dan pak Dharma mengambil air wudhu yang sudah di siapkan."ayah... nanti kalau sudah siap duluan, tunggu mama di situ ya..."kata Bu Ros berpesan pada suaminya sambil menunjuk ke arah yang di tuju.
"iya..."jawab pak Dharma.
Mereka berdua berpisah ke tempat masing masing, setelah dua puluh menit kemudian maka Bu Ros keluar dari mesjid yang di mall.
Terlihat pak Dharma sedang santai menunggu istri tercinta.
"sudah siap ma..."tanya pak Dharma
"sudah... ayah lama menunggu mama?"tanya Bu Ros.
"baru kok... ayah lapar nih,makan dulu saja kita baru pulang ke rumah"saran pak Dharma
"boleh...mama juga sudah lapar"jawab Bu Ros.
__ADS_1
"kita lihat di lantai lima tempat makan semua di situ"kata pak Dharma.
"ayok lah kita cari makanan di sana"ajak Bu Ros.
Pak Dharma berjalan beriringan dengan Bu Ros, mereka kelihatan seperti pasangan muda. Jalan juga saling bergandengan tangan sambil melihat aneka makanan tersedia.
Melihat makanan yang tersaji kebanyakan makanan dari luar maka Bu Ros mengajak ke arah sudut."kita makan masakan Nusantara saja"kata Bu Ros.
"tau saja dengan selera ayah, itu istri Solehah"kata pak Dharma memuji.
"a...min...itu sepertinya ayah pasti suka"kata Bu Ros
Mereka berdua pun ke tempat yang di tunjuk oleh Bu Ros."kan benar... ayah langsung pesan tanpa menanyakan selera mama"kata Bu Ros
"mama pilih aja yang di sukai, nanti ayah bayar dan kita di meja itu"kata pak Dharma menunjukkan meja yang di maksud.
"oke..."jawab Bu Ros.
Karena sudah terkuras energi berolah raga siang saat di ruangan pak Dharma. Setelah di bayar oleh pak Dharma maka mereka berdua menuju meja yang di tunjuk tadi karena belum ada yang duduk di sana
"Astaghfirullah hal'azim... pesanan kita kok banyak kali ayah..."kata Bu Ros
"namanya juga sudah lapar jadi khilaf ambil banyak"jawab pak Dharma
"aduh...ada soto,sop, mie goreng, nasi goreng dan just. apakah habis semua ini?"tanya Bu Ros
"makan saja mama... kalau masih banyak kita minta bungkuskan"kata pak Dharma.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun...
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏