Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.92


__ADS_3

Setelah selesai pertemuan tak sengaja Kalisa dan Nabila,maka mereka pulang di antar Aldo.Biasanya Aldo kalau keluar kantor naik sepeda motor tapi kali ini entah kenapa dia bawa mobil kantor.


Kalisa yang penasaran kenapa Aldo datang tiba tiba bertanya pada abang nya itu.


"bang...kok tadi tiba tiba bisa ketemu di resto?"tanya Kalisa


"mmmhhh... kebetulan tadi abang memang lagi di mall itu jumpa rekan bisnis"jawab Aldo santai.


"oh... gitu...kirain mama yang telpon"kata Kalisa


Aldo tersenyum dengan penuturan adiknya."kalau itu memang mama telpon, menanyakan posisi dimana. karena dekat jadi abang datangi dan tadi mama ngeluh dengan belanjaan yang banyak"kata Aldo


"entah tu... sudah tau naik taksi online belanjaan kok sebanyak itu"kata Bu Ros yang duduk di sebelah Aldo.


"wkwkwkwk...maaf... maaf...lain kali enggak di ulang lagi..."kata Kalisa.


Bu Ros yang penasaran dengan Nabila akhirnya bertanya pada anaknya.


"Nabila itu kenapa enggak pernah ke rumah waktu kamu sekolah dulu...?"tanya Bu Ros


"mmmhhh memang kami enggak sohib, tapi kalau ada tugas kelompok di tugaskan dosen entah kenapa selalu sama."kata Kalisa.


"yang menentukan kelompok siapa?"tanya Aldo


"mmmhhh... kebanyakan dosen karena kalau mahasiswa yang pilih pasti tidak akan berbaur"kata Kalisa


Aldo yang penasaran dengan rencana mamanya dan Kalisa ke rumah Bu RT menanyakan kepada mereka berdua."ma... bagaimana tadi pertemuan dengan Bu RT...?"tanya Aldo


"kami tadi sudah ke sana dan berbincang dan berkenalan dengan Bu RT"jawab Bu Ros


"oh... seperti itu, enggak ketemu dengan anaknya?"tanya Aldo penasaran.


"kenapa mama enggak semangat ya... apakah pertemuan tadi tidak sesuai yang di harapkan?"kata Aldo dalam hati yang sudah mulai kecewa.


Kalisa yang melihat dari belakang Aldo yang seperti kecewa mengalihkan pembicaraan."bang... bagaimana dengan Nabila tadi? cantik kan ?"


"mmmhhh... lumayan, kenapa ?"tanya Aldo pada adik nya.


"ya... maksudnya coba pendekatan pada Nabila karena sepertinya anak pak RT sudah ada calon bang,kata Bu RT tadi kakak kelasnya."kata Kalisa menjelaskan.


"iya...Aldo...apa lagi anak pak RT itu kuliah i


di fakultas kedokteran pastinya cari dokter juga untuk calon pendamping ya"kata Bu Ros.


Aldo tidak menanggapi perkataan mama dan adiknya karena dia lagi fokus nyetir. Kalisa dan Bu Ros juga diam takut terjadi apa apa dalam perjalanan


"lebih baik nanti cerita di rumah saja"kata Kalisa dalam hati.


Tak berapa lama mereka pun sampai di rumah Kalisa waktu perjalanan 30 menit sampai karena jam pulang kantor sudah mulai berpulangan.

__ADS_1


Aldo membantu menurunkan belanjaan Kalisa yang ada lima plastik besar yang isinya ada hampir satu trolly belanjaan.


"ma...kita langsung pulang atau di sini sebentar?"tanya Aldo


"duduk dulu kita di sini, sebentar lagi kita pulang"jawab Bu Ros.


Aldo mengikuti perintah dari mamanya dan duduk di depan Televisi, Melihat Aldo duduk Kalisa membuat kan minuman."ni bang minum dulu"kata Kalisa ikut duduk mumpung salsa di kamar masih tidur karena pulang dari luar.


"terima kasih dek..."jawab Aldo.


"bang...tadi siang itu aqu dan mama ke rumah Bu RT, dari cerita beliau kalau anaknya itu sudah ada calon. jadi lebih baik jangan di teruskan, nanti akan membuat sakit hati saja"kata Kalisa.


Tidak ada respon dari Aldo tapi Bu Ros yang sudah selesai Ashar ikut duduk di antara ke dua anaknya."ma...Kalisa ashar dulu dan mumpung salsa lagi tidur"kata Kalisa yang ke ruang shalat.


Bu Ros yang melihat putranya itu tenang menanyakan sesuatu"Aldo... bagaimana pendapat mu tentang Nabila tadi?"tanya Bu Ros


"biasa aja ma... tapi kesan pertama melihat Nabila itu cantik"jawab Aldo.


Melihat respon anaknya yang seperti tidak masalah membuat Bu Ros semangat menanyakan lagi."jadi kalau kalian coba pendekatan boleh ya..."kata Bu Ros


"mama... kenapa semangat sekali, nanti ternyata Nabila itu sudah punya calon bagaimana?"tanya aldo


"eit... enggak boleh ngomong begitu, kalau mau tau si Nabila sudah ada calon atau belum...itu tugas Kalisa karena mereka berteman."kata Bu Ros bersemangat.


Aldo yang melihat mamanya semangat jadi tak sampai hati untuk menolak saran dari mamanya."terserah mama saja, Aldo enggak masalah kok.namanya juga usaha,"kata Aldo.


"Alhamdulillah... kalau kamu mau nanti biar Kalisa yang ngurus nya"kata Bu Ros


Bu Ros yang tidak sabaran mencari keberadaan Kalisa yang ternyata masih ada di ruang shalat."Kalisa...mama ada kabar baik.."kata Bu Ros


"apa itu ma...?"tanya Kalisa yang baru selesai saat mamanya memanggil.


"Aldo mau pendekatan dengan Nabila, nanti kamu yang ngurus nya ya... kalau Aldo itu urusan mama..."kata Bu Ros


"oke kalau begitu..."jawab Kalisa


Karena maksud di hati sudah selesai terlaksana,maka Bu Ros melihat jam dinding."Astaghfirullah hal'azim... sudah setengah lima lewat, Aldo...ayo kita pulang... kasian kalau ayah yang sampai duluan dia..."kata Bu Ros sedikit berteriak memanggil anaknya.


Aldo bangun dari tiduran karena namanya di panggil"mmmhhh...mama ini kalau tujuannya sudah tercapai baru sadar dengan waktu...",kata Aldo dalam hati.


"ayo kita pulang... nanti ayah kasian..."kata Bu Ros


"iya...Aldo sudah siap,tas mama mana?"


"oh...iya...itu di atas meja makan"menunjuk tas yang di atas meja lalu mengambil tas langsung bergerak permisi pada Kalisa


"mama dan Aldo pulang dulu... ingat pesan mama ya..."kata Bu Ros pada anaknya


"beres ma... kalau itu, hati hati di jalan..."kata Kalisa

__ADS_1


"iya..."jawab Bu Ros sambil memeluk anaknya.


Aldo yang sudah keluar duluan menghidupkan mesin mobil dan menunggu mamanya."bang.... hati hati di jalan..."pesan Kalisa


"ya..."jawab Aldo


Mobil pun jalan keluar dari kompleks perumahan yang Kalisa tempati,tak berapa lama mobil Reza masuk saat Kalisa mau menutup pagar.


Tin...tin...tin...


Suara klakson mobil berbunyi dan Kalisa tidak jadi menutup pagar rumah.


"assalamualaikum...bang..."kata Kalisa mendekati pintu mobil menyambut suami sambil menyalim suaminya sambil tersenyum.


"wa'alaikum salam..."


jawab Reza mengulurkan tangannya karena Kalisa Salim lalu menyapu kepalanya dengan lembut.


"capek ya... sini tas-nya"kata Kalisa mengambil tas tersebut dan Reza menutup pintu pagar.


Setelah itu keduanya masuk ke dalam rumah,satu harian ini mereka tidak bertemu. Jadi Kalisa melayani suaminya yang sudah capek pulang dari kantor.


"bang...mandi dulu...air hangat sudah aqu siapkan...",kata Kalisa pada Reza yang lagi rebahan di kasur.


"mmmhhh...tapi mandikan ya"jawab Reza.


"apa...maunya ya... enggak bisa... karena salsa sudah bangun sayang..."jawab Kalisa.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit...


komentar yang membangun...


bunga mawar yang bermekaran...


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2