Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.30


__ADS_3

Setelah pembicaraan di kantor antara pak Dharma, Bu Ros dan Reza. tidak ada lagi beban di pikiran Bu Ros tentang pesan terakhir Dewi karena menantu nya itu sudah mengetahui nya, tinggal bagaimana penyampaian pada Kalisa."sebagai mamanya Bu Ros tentu tau cara penyampaian pada pada putrinya itu.


Siap acara makan siang bersama suaminya, Bu Ros pulang ke rumah sementara pak Dharma kembali ke kantor. Sebelum pulang tak lupa Bu Ros membelikan sesuatu untuk Kalisa yaitu soto Medan kesukaan anaknya .


Di rumah terlihat sepi saat memasuki halaman rumah, Bu Ros membuka pintu dari depan dengan kunci yang ada dengan nya.


"Assalamualaikum....Kalisa...kamu di mana?"kata Bu Ros memasuki rumah tersebut.


"wa'alaikum salam..."jawab kisa dari kamar yang lagi di kamar bersama Salsa.


Bu Ros mengetahui dimana Kalisa berada, akhirnya dia ke kamar nya.


"Kalisa...kamu sudah makan?"tanya Bu Ros


"ya... mama...tadi sudah waktu jam 11"jawab Kalisa.


"mama ada bawa soto Medan, yuk...kita makan bersama?"ajak Bu Ros


"Asyik...soto Medan, mau ma..."kata Kalisa yang bangkit dari kasur size king.


Mereka pun menuju ruang makan, tak lupa di ambil dulu waduh untuk menempati soto.


"Alhamdulillah...ada rezeki dapat soto Medan".kata Kalisa.


"ya sudah kamu makan saja, mama tadi sudah makan bersama ayah"Bu Ros berkata.


"cie...cie... berarti lunch bersama tadi?" tanya Kalisa.


"kamu itu ada ada saja , ayo makan saja. Ada yang mau bicarakan dengan mu"kata Bu Ros.


Kalisa menjadi penasaran apa maksud mama nya berpikir dia sejenak "ngapain juga di pikirkan"kata Kalisa dalam hati.


"tentang apa ya mama?" tanya Kalisa.


"ada deh...makanya habiskan makanan yang ada"kata Bu Ros.


Makanan yang di bawa mamanya sudah siap, saatnya Kalisa berbicara bersama mama nya dikamar.


"Kalisa...mama mau bicara serius ini"kata Bu Ros


"mama mau bicara apa?"tanya Kalisa


"tentang pesan Dewi"kata Bu Ros sambal menarik nafas panjang untuk melanjutkan ceritanya.


"oh...itu... kenapa mama?"kata Kalisa.


Bu Ros melanjutkan cerita di kantor tadi siang

__ADS_1


"di kantor tadi ayah mu ternyata sudah menceritakan semua pesan Dewi pada Reza"kata Bu Ros


"trus apa reaksi bang Reza?"tanya Kalisa penasaran.


"ternyata dia sudah tau selama ini Kalisa"kata Bu Ros


"apa???jadi... selama ini dia sudah tau ma...???kata Kalisa sedikit kaget mendengar cerita dari mamanya.


"iya... ngapain mama berbohong, apa lagi sama anak sendiri"jawab Bu Ros


Kalisa yang masih terkejut mendengar cerita mamanya terdiam sejenak."trus...apa reaksi bang Reza?"


"katanya tanpa di minta Dewi pun dia ada niat mau menikahi kamu, alasannya karena Salsa sudah dekat dengan mu, mana mungkin bisa di pisahkan lagi."kata Bu Ros


"oh... gitu ya...?"yang keluar dari mulut Kalisa.


"betul juga sih alasan Reza"kata Bu Ros yang melihat anaknya kok jadi sedikit terkejut.


"Kalisa...kamu kenapa? kok jadi seperti bingung gitu"kata Bu Ros


"apa ma...?"tanya Kalisa


"kamu itu mama bicara kok enggak di dengarkan? jangan bilang kamu masih mikirin si Rendi itu"kata Bu Ros


"mama...apaan sih ingat sama Rendi, semenjak Kalisa tau dia sudah menikah. Enggak ada lagi Rendi di hati"kata Kalisa.


"Alhamdulillah... kalau begitu mama senang mendengar nya, jadi siapa yang paling penting sekarang?"tanya Bu Ros memancing Kalisa


"sekarang ini di hari Kalisa adalah si Salsa dong ma... setiap hari kami bersama,mana mungkin Kalisa meninggalkan anak itu.kalau salsa sudah bisa ngomong pasti sama jawaban nya"kata Kalisa panjang lebar menjelaskan nya pada mama nya.


"mama senang mendengar nya, sekarang salsa ada di hati mu nanti selanjutnya papa nya si salsa dong"kata Bu Ros menggoda anaknya.


"mmmmhhhhh bagaimana ya... enggak bisa Kalisa jawab sekarang, dengan berjalannya waktu nanti pasti akan menemukan jawaban nya"kata Kalisa.


"oh...ya sudah kalau begitu, kalau setelah 40 nanti kita bicarakan dengan Reza kamu bersedia ya..."kata Bu Ros


"ya... mama...tapi nanti Kalisa mau bicara empat mata dengan bang Reza tentu nya"kata Kalisa.


"kalau itu harus... bicara lah nanti pada Reza biar tidak salah komunikasi dan semua ini untuk salsa dan amanah dari almarhumah"kata Bu Ros.


Pembicaraan Kalisa dan mamanya yang lagi berdua tiba tiba terdengar suara"siapa yang mau bicara pada Reza?"kata Aldo tiba tiba masuk tanpa memberikan salam.


"Aldo...kamu pulang...bukannya beri salam"kata Bu Ros


"oh...iya...maaf ma...Aldo lupa, habis seperti nya seru sekali percakapan antara anak dan mama tentu nya"kata Aldo


"ah...bang Aldo pasti mau nimbrung nih..."kata Kalisa.

__ADS_1


"Tadi di luar abang dengar ada yang mau bicara pada Reza?"kata Aldo


"iya...", jawab Kalisa


"Kalisa... sebenarnya si Reza sudah tau pesan Dewi,.dia tidak sengaja melihat HP Dewi dan ternyata sudah dipersiapkan untuk mencari jawaban"kata Aldo.


"oh... gitu ya... kalau begitu kamu harus membuka hati dan perasaan untuk Kalisa"kata. bang Aldo


"iya bang..."jawab Kalisa.


Aldo melihat di sekeliling meja makan ada soto Medan"bang itu ada soto Medan mau?"tanya Kalisa


"boleh... tadi abang sudah makan sebenarnya tapi melihat soto ini jadi selera"jawab Aldo yang sudah tidak sabar untuk memakan makanan yang tersedia.


Kalisa mengambil kan untuk Aldo"untung masih ada setengah"kata Kalisa


"enggak apa apa la, mungkin rezekinya hanya ini"jawab Aldo.


Hati Kalisa sebenarnya jadi galau mendengar Reza yang sudah mengetahui pesan itu,tapi bagaimana lagi memang dia juga harus tau dan pada akhirnya...."mmmmhhhhh ternyata jodoh ku adalah abang ipar sendiri"kata Kalisa dalam hati.


"kenapa kamu Kalisa??? tarik napas panjang gitu, ada masalah?"tanya Aldo yang mendengar tarikan napas panjang Kalisa


"enggak ada apa apa kok"jawab Kalisa.


"masa sih...abang tau apa di pikiran mu sekarang"kata Aldo


"sudah ah...abang mau tau saja, rahasia dong", jawab Kalisa yang langsung masuk ke dalam kamar lagi melihat Salsa yang ternyata masih tidur dengan nyenyak.


Dari luar Aldo memanggil "Kalisa... nanti abang ke kamar mu mau bilang bahwa sebenarnya kam


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2