Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.66


__ADS_3

Esok hari di kantor


Pak Dharma sudah datang di pagi hari dan suasana di sana juga sama seperti biasa. Hari ini pak Dharma datang lebih awal, sampai di kantor dia memerintahkan pada sekertaris untuk memanggil Reza.


"Tutik... panggil pak Reza dan ke ruangan saya sekarang!"perintah pak Dharma.


"baik pak...saya akan laksanakan"jawab sekertaris Tutik.


Reza yang di panggil oleh atasan sekaligus mertua nya merasa penasaran, dalam rangka apa di panggil?. Sampai di depan ruangan bos,Reza mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Tok...tok...tok.."


Reza mengetuk pintu


"masuk..."


Terdengar suara pak Dharma memerintahkan masuk ke dalam ruangan.


Reza memasuki ruangan tersebut dan mengucapkan salam


"Assalamualaikum....pak... memanggil saya?"kata Dafi.


"wa'alaikum salam...ya... silahkan kamu duduk"perintah pak Dharma.


Reza pun duduk di depan kursi pak Dharma, mereka saling berhadapan."ayah memanggil mu ke ruangan ini mau mengingatkan bahwa undangan ke Bali itu kalian berdua saja yang mewakilkan, dan hari ini jangan lupa pesan tiket pesawat"kata pak Dharma.


"iya ayah...rencana waktu istirahat Reza pesan"jawab Reza dan memanggil ayah karena pak Dharma sendiri yang memulai juga hanya mereka berdua di ruangan tersebut.


Pak Dharma mengeluarkan surat undangan yang dari dalam laci dekat kursi."ini dia undangan, jangan lupa di bawa saat menghadiri pesta pernikahan tersebut"kata pak Dharma.


Reza mengambil surat undangan yang mewah dan berkelas, dari undangan saja dapat di simpulkan bahwa undangan pernikahan yang mewah dan berkelas."siap ayah...Reza langsung bawa pulang dan masukkan koper biar enggak lupa", jawab Reza.


"ini ada akomodasi penginapan..."pak Dharma memberikan amplop yang berisi tempat menginap selama di Bali.


Amplop yang berisi tempat menginap Reza ambil. Pak Dharma menjelaskan lagi pada Reza


"itu penginapan di mana tempat pesta berlangsung, di sana tertera 1 hari. Tadi sudah di pesankan Tutik untuk menginap 6 hari lagi"pak Dharma menjelaskan.


"jadi kami liburan selama 7 hari ayah?"tanya Reza pada ayah mertua nya merasa tidak percaya bisa bulan madu selama 7 hari.


"iya...itu atas saran dari mama, katanya kalian harus di beri waktu untuk berduaan. Untuk salsa jangan khawatir karena mama juga sudah mempersiapkan baby sitter selama 8 hari tinggal di rumah."kata pak Dharma.

__ADS_1


Mendengar penjelasan dari ayah mertua nya Reza merasa tak percaya apa lagi karena begitu perhatian mereka terhadap dia. Kalau di pikir sebagai menantu dia sangat baik di perlakukan oleh mereka, sementara Aldo masih belum begitu banyak fasilitas yang di dapat."aqu harus menjaga kepercayaan dari ayah dan mama"kata Reza dalam hati.


"ayah... terima kasih banyak semua ini sebenarnya berlebihan, kemarin saya dan Kalisa perkirakan paling 3 hari. Tapi ternyata sampai 7 hari"kata Reza.


"itu di buat agar kalian bisa lebih dekat dan dalam rangka bulan madu, ayah hanya berharap kamu menjaga putri satu satunya ayah sekarang ini. Tolong jaga kepercayaan ayah,"kata pak Dharma berkaca kaca.


Reza melihat pak Dharma yang hampir menangis lalu dia bangkit untuk memeluk ayah mertua nya."insha Allah Reza akan jaga Kalisa sebaik baiknya"kata Reza.


"ayah titip Kalisa pada mu"


"iya ayah..."jawab Reza yang mereka berpelukan.


Setelah itu pak Dharma lega karena makin percaya pada Reza, sebenarnya dia sudah percaya pada Reza hanya Bu Ros istrinya yang masih kurang yakin."ayah...ada lagi yang mau di bicarakan?",tanya Reza


"sudah... sekarang kembali lah ke ruangan mu"kata pak Dharma.


"baik ayah... terima kasih banyak atas semua nya, mungkin Reza tidak bisa membalas semua ini."kata Reza.


"kamu mau tau cara membalasnya?"


"iya ayah..."


"bahagiakan anak dan cucu ayah,"kata pak Dharma.


Reza kembali ke ruangan untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih menumpuk, dia harus menyelesaikan pekerjaan karena Minggu depan dia cuti selama seminggu juga, jadi kejar target.


Hari sudah sore...


Saatnya para karyawan di perusahaan pak Dharma pada pulang semua,tak kecuali yang punya perusahaan dan Reza.


Saat di lobby Reza di kejutkan pada seseorang yang datang menghampiri."Aldo...malam ini aqu nginap di rumah kalian sekalian ambil motor"kata Aldo yang ternyata sudah menunggu dia di parkiran.


"oh...bang Aldo? yuk kita pulang"ajak Reza.


Mereka berdua pun pulang mengendarai mobil yang di bawa Reza, pulang jam segini memang jam macet, jam semua orang pulang kerja, jadi harus banyak sabar selama di jalan.


Mobil berjalan dengan kecepatan yang rendah karena macet, mengikuti arus saja. Tanpa Reza atau Aldo sadari ada sebuah mobil yang mengikuti mereka dari belakang. Dia mengikuti mobil Reza karena ingin mengetahui di mana alamat Reza sekarang.


Sementara di dalam mobil Reza dan Aldo lagi ngobrol."Reza...kita belok ke mall sebelah kiri ini aja"kata Aldo


"biasa lah... ngopi-ngopi sebentar, dari pada dalam mobil terus aqu yang bosan"kata Aldo.

__ADS_1


"oke... kita ngopi dulu, sepertinya aqu sudah lama enggak ngopi"kata Reza.


"makanya sekarang kita ngopi, dari pada satu jam lebih duduk di mobil, mending menikmati secangkir kopi, apa lagi rasa original, eeeehhhh.... sudah tercium aroma nya di hidung qu"kata Aldo.


Sampai lah di mall yang ada kopi yang banyak orang ke sana, tempat kopi yang banyak penggemar berat kopi yang suka ke sana. Start duck nama tempat orang ngopi dan ngobrol, ada yang suka hang out, jumpa dengan rekan bisnis atau pun janjian dengan seorang yang di hati.


Aldo yang memesan kopi yang original sementara Reza yang tidak penggemar kopi memesan kopi latte.


Caffe latte adalah kopi dengan campuran susu dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya. Percampuran antara susu dan kopi adalah 2:1, jadi yang tidak bisa minum kopi original jadi bisa minum caffe latte.


Pesanan mereka sudah ada di meja,. menikmati secangkir kopi di sore hari membuat pikiran fresh yang bekerja satu harian."Reza...jadi kalian pergi ke Bali minggu depan?"tanya Aldo.


"insha Allah jadi bang, kenapa?"tanya Reza penasaran.


"gini...selama kalian pergi aqu nginap di rumah mu ya..."kata Aldo.


"lho kenapa bang,? rumah enggak di tungguin selama beberapa bulan juga enggak masalah, seperti waktu aqu belum nikah dengan Kalisa"kata Reza.


"biasa lah...aqu ada misi"kata Aldo.


"oh...iya aqu ingat...PDKT dengan anak pak RT ya??? tanya Reza


"kamu pura pura lupa.... ya memang... soal nya aqu sudah tau orang nya tapi belum kenalan"kata Aldo penuh semangat


"mantap bang... lanjutkan...kami akan dukung dengan Kalisa..."kata Reza memberikan semangat pada abang ipar nya.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta


vote... vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2