
ini harinya Kalisa sudah di perbolehkan pulang oleh dokter Lukman tapi untuk sementara baddres bertujuan untuk Memberikan kesempatan bagi tubuh untuk bekerja normal atau pulih kembali.
Karena hormon saat hamil akan berbeda jadi untuk itu lah Kalisa harus istirahat.
Karena masih hamil muda jadi Bu Ros mencarikan orang kerja untuk keperluan rumah dan baby sitter untuk menjaga salsa,tak mungkin berlama lama tinggal di rumah mertua.
Jadi Aldo yang menjemput mereka karena Bu Ros menjaga cucu sementara pak Dharma di kantor,mana mungkin juga posisi kantor kosong dari petinggi. Reza menjaga istri yang lagi sakit sementara Aldo menjemput kepulangan mereka.
Sudah selesai semua dan juga tepat kedatangan Aldo, sehingga tak menunggu lama. Barang barang yang ada langsung di masukkan ke dalam mobil.
Setelah barang di masukkan Perawat pun membawa Kalisa di kursi roda rumah sakit bersama Reza di samping nya. Aldo tentu saja sudah di mobil, setelah kalisa sampai di mobil.
"sudah di periksa semua? kira kira ada yang ketinggalan?" Aldo yang mengingatkan.
"tadi aqu sudah periksa sudah enggak ada bang, bentar coba qu hitung tas di mobil ini"
Reza pun menghitung dan memperhatikan semua yang ada.
"ya sudah...biar aqu kembali ke ruangan mana tau ada yang ketinggalan"Aldo pun keluar mobil kembali mau memeriksa ruangan.
Di dalam ruangan semua sudah tidak terlihat barang lalu di periksa bawah selimut juga tidak ada,di lemari juga tidak ada tapi ternyata di balik pintu ada satu tas yang tidak terlalu besar yang masih ada di sana.
lalu di ambil dan di bawa tas tersebut ke luar dan menuju mobil sambil mengambil HP yang berbunyi untuk menjawab panggilan.
BRUK...
Aldo tabrakan lagi dengan seseorang dan HP yang di tangan pun terjatuh
"Astaghfirullah hal'azim...HP qu"
spontan keluar dari mulut Aldo dan mencari keberadaan HP yang jatuh.
"maaf... maaf...mas...saya tidak sengaja"
Suara yang di dengar Aldo adalah orang yang dia cari semalam."suara itu...? orang yang semalam"kata Aldo lalu melihat ke arah sumber suara dan lupa akan HP nya.
Orang tersebut mengambil HP dan menyerahkan kepada Aldo yang melihat nya.
"maaf... mungkin kita sama sama enggak melihat dan fokus sambil berjalan"
"terima kasih...kamu orang yang semalam menanyakan kamar semalam kan?"
kata Aldo sambil melihat perempuan di hadapannya.
"oh...iya... masih ingat ternyata mas nya, kirain sudah lupa... padahal mas nya semalam tidak melihat saya kan?"
Perempuan di hadapan nya sekarang di perhatikan Aldo dengan lekat, untuk perempuan termasuk cantik dan suara nya itu Aldo suka.
"walaupun semalam saya enggak melihat tapi suaranya itu khas sekali"
"oh...itu... memang banyak yang ngomong seperti itu kalau saya bersuara pasti orang langsung kenal"
Melihat perempuan tersebut seperti nya Aldo sudah suka."apakah ini namanya cinta pada pandangan pertama?"kata Aldo dalam hati.
Karena melihat Aldo yang sedikit bengong maka perempuan itu pun pamit.
__ADS_1
"sekali lagi saya minta maaf... karena ada urusan saya permisi "
"iya... tapi kenalkan saya Aldo..."mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
"saya Aisyah... permisi..."berlalu meninggalkan Aldo yang melihat HP yang ternyata panggilan dari Kalisa.
Karena lama menunggu di dalam mobil maka Reza menyusul Aldo,
"bang... kenapa bengong begitu?"
Reza mendekati abang iparnya.
"kamu kenapa ke sini?"
"abang lama kali... makanya aqu ke sini karena Kalisa sudah enggak sabar mau jalan pulang.
"oh... gitu...ya sudah... kita jalan sekarang"
Mereka berdua pun jalan menuju mobil, sebenarnya Aldo masih penasaran dengan Aisyah tapi keadaan tidak memungkinkan.
"kenapa aqu tadi tidak meminta nomor HP si Aisyah tadi? aduh...kenapa kamu enggak minta Aldo..."kata Aldo dalam hati.
Sampai di mobil ternyata Kalisa sudah cemberut melihat abangnya datang lama.
"kok abang lama sih...cuma ambil tas aja"
"sabar... namanya juga mencari barang,ya harus teliti terus di periksa satu persatu."
Aldo menenangkan adiknya yang tak sabaran.
"ya Allah... kalau Aisyah itu jodoh qu...pertemukan lagi kami dan permudah jalannya"
"kita ke mana ini?"
Aldo yang sudah tidak konsentrasi membawa mobil.
"lho... abang lupa jalan rumah kami?"
kalisa menjawab sambil bingung melihat tingkah abang nya itu.
"maaf... kirain ke rumah... abang kan lupa"
"mama sudah ke rumah duluan bersama dua orang yang kerja di rumah, untuk sementara satu melakukan pekerjaan rumah satu lagi menjaga salsa" Kalisa menjelaskan.
Jalanan lancar jadi tidak memakan waktu lama mereka sampai ke komplek tempat tinggal Reza dan Kalisa.
Sampai di depan pintu pagar ternyata memang sudah ada mobil yang parkir di sana, menandakan kalau Bu Ros sudah sampai duluan bersama orang yang mau kerja.
Setelah mobil di parkirkan maka mereka pun turun dan masuk ke dalam rumah. Kalisa yang di samping Reza masuk ke dalam.
"Assalamualaikum..."
"Wa'alaikum salam.... Alhamdulillah... kalian sudah sampai, Kalisa mau ke kamar atau di depan TV?"
Kalisa bosan berbaring di tempat tidur dia pun langsung duduk di depan Televisi.
__ADS_1
"ma...mana salsa?"
"ada di kamar...salsa sehat dan aman sekarang kamu pulihkan dulu kondisi mu"
"Kalisa sudah sehat kok ma..."
"Alhamdulillah... kalau begitu"
Setelah Kalisa duduk maka Reza kembali ke mobil,dia mengambil barang yang masih di sana. Tapi ternyata Aldo sudah mengeluarkan sebagian maka tinggal sekali lagi Reza yang bawa.
Setelah di ambil Reza maka Aldo mau membawa mobil keluar.
"bang...mau kemana?"
Melihat Aldo beranjak pergi
"ada urusan sebentar,aqu jalan dulu ya..."
"iya ...tapi kemana? nanti mama tanya aqu bisa jawab,macam enggak ngerti mama saja"
"bilang ada urusan mendadak, do'akan biar lancar "
jawab Aldo lalu membawa mobil keluar dari kompleks Reza tinggal.
Masuk ke dalam membawa sebagian barang yang ada lalu meletakkan ke dalam kamar karena isinya adalah baju.
Bu Ros yang tidak melihat Aldo lalu mencari keberadaan anaknya tapi tidak menemukan, melihat Reza yang membawa pakaian kotor lalu di tanyakan keberadaan anaknya.
"Reza...kemana Aldo tadi?"
"kata bang Aldo ada urusan penting trus dia mohon doa restu pada mama kalau di tanya."
"ada ada saja anak itu...pergi bilangnya mohon doa restu? seperti mau nikah saja."
Bu Ros ngomel sendiri.
Reza baru paham yang di katakan Aldo mohon doa restu setelah mendengar mertuanya bicara.
"bang Aldo ..bang Aldo .. pasti dia mau lihat cewek di klinik yang dia membuatnya penasaran"
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏