
Pagi ini seperti biasa Aldo dan pak Dharma sampai di kantor,tapi untuk hari ini Aldo langsung mengikuti ayah nya ke atas.
Pesan dari Bu Ros kalau mulai hari ini Aldo harus ikut kemana ayah nya pergi,jl secepatnya jabatan sebagai kepala akan di gantikan.
Pak Dharma masuk terlebih dahulu sementara Aldo pun masih ke ruangan bagian marketing.
"pak Aldo... selamat pagi...ada yang mencari bapak..."kata karyawan.
"pagi... siapa yang cari?"
"mba yang semalam...dia ada di sana lagi menunggu."
"oh...iya... terima kasih..."kata Aldo
Dia pun ke tempat ruang tamu yang ada sofa, memang di siapkan agar costumer nyaman.
Pelayanan yang terbaik perlu di lakukan oleh perusahaan pak Dharma agar costumer nyaman dan tidak lari.
Melihat orang yang mencari nya di sana, dia adalah orang yang Aldo tunggu chat atau telpon dari tadi malam,mau telpon tapi gengsi, mau chat takutnya seperti memaksa membeli rumah. Padahal Aldo hanya mau pendekatan dan mana tau jodoh.
"Assalamualaikum... Aisyah...apa kabar?"kata Aldo tapi tidak menjabat tangan Aisyah.
"wa'alaikum salam... Alhamdulillah... sehat...kamu sehat kan..."tanya Aisyah kembali.
"Alhamdulillah... sehat juga...ada yang bisa saya bantu?"
"tentu... seperti nya saya jadi mengambil perumahan yang type 45 , ambil dua saja tapi sejajar bisa?"tanya Aisyah.
"seperti nya bisa...tapi sebentar saya periksa terlebih dahulu."kata Aldo pada pegawai dan memeriksa di laptop.
Aisyah memperhatikan Aldo kerja bersama karyawan yang lain dari jauh,. kelihatan kalau Aldo serius, tidak ada candaan di antara mereka di sana.
Setelah selesai Aldo pun kembali pada Aisyah, dia membawa satu lembar denah perumahan semalam.
"ini ada selebaran denah perumahan, kira kira Aisyah mau yang mana? di sini ada beberapa yang masih kosong."kata Aldo
Melihat denah yang di tunjuk Aldo, tempat yang masih kosong."ada masukkan?"tanya Aisyah
"maksudnya?"
"kira kira mana yang bagus, atau ambil di depan?"tanya Aisyah.
Aldo berpikir sejenak dan melihat selebaran yang dia bawa,dia menunjuk dan ngomong sendiri komat Kamit dalam hati,lalu mempunyai solusi.
"ini ada beberapa opsi pilihan ya...yang pertama ambil memanjang ke belakang,yang kedua memanjang ke samping tapi ambil di sudut dan yang ke tiga ambil di sudut tapi berseberangan."kata Aldo.
"yang pertama memanjang ke belakang, seperti nya jadi dua ruang tamu dan ketemu dapur...yang ke dua memanjang ke samping ambil di sudut...yang ke tiga di sudut tapi berseberangan...jadi kalau ini rumah nya dua..tapi sepertinya halaman lebar karena bisa mengambil jalan? gitu kan?"kata Aisyah ngomong serius.
__ADS_1
"iya..."jawab Aldo
"is... enggak bener itu... seperti nya yang ke dua yang pas...tapi lebih asyik lagi kalau empat rumah."kata Aisyah.
Aldo terkejut yang di bicarakan Aisyah karena kemungkinan ambil empat rumah type 45, bisa dapat bonus Aldo.
"bisa juga...malah lebih bagus lagi."kata Aldo.
"tapi ada di sudut dan berhadapan?"tanya Aisyah memastikan.
"tentu saja ada... boleh kita survei..."kata Aldo.
"boleh...saya survei dan empat rumah yang mana di brosur ini?"
Aldo melihat brosur yang ada di tangan Aisyah dengan percaya diri dia pun menunjukkan lokasi rumah.
"yang ini... bagaimana?"kata Aldo.
Aisyah memperhatikan apa yang di tunjuk oleh Aldo, melihat dan membaca dalam hati kemungkinan apa yang terjadi.
"baik lah saya setuju...jad ini ada DP nya."kata Aisyah mengeluarkan amplop di dalam plastik kresek yang Aldo pikir adalah belanja atau makanan yang di tinting.
"Astaghfirullah hal'azim...saya kira itu belanjaan atau tempat makan...tapi ternyata uang."kata Aldo
"kalau bawa seperti ini lebih aman dan tidak ada yang curiga."kata Aisyah
"kalau begitu ada berkas yang harus di isi."kata Aldo membawa sesuatu.
"saya bayar cash saja...ini sebagian dulu...dan selebihnya setelah selesai semua saya akan bayar lunas."
"baik lah...tapi untuk survei...saya tidak bisa menemani...ada meeting dengan pak direktur... kalau mau jam ini juga sama anggota saya tapi kalau dengan saya nanti sore saya usahakan."kata Aldo.
Aisyah berpikir sejenak apa yang Aldo sampaikan, sebenarnya dia mau melihat bersama Aldo, ngapain juga dengan anggota nya atau karyawan yang lain.
"begini saja... karena saya juga ada pekerjaan yang harus di selesaikan jadi kalau bisa nanti sore kita survei bisa?"kata Aisyah.
Aldo senang sekali mendengar alasan Aisyah karena dia juga mau lebih dekat dengan Aisyah."baik lah...saya bisa... nanti jam tiga bagaimana?"tanya Aldo.
"oke...saya tunggu jam tiga, kalau begitu saya pamit dulu... jangan lupa jam tiga..."kata Aisyah.
"baik lah...ini kwitansi pembayaran untuk DP tadi..."kata Aldo menyerah bukti pembayaran dengan kwitansi pembayaran di atas materai.
Aisyah pun beranjak keluar dari kantor pemasaran perumahan pak Dharma, sementara Aldo langsung ke atas.
Sampai di atas ternyata Aldo sudah di tunggu oleh pak Dharma, ada yang mau di diskusikan bersama Aldo. Masuk ke dalam sambil meminta maaf.
"maaf ayah...tadi ada customer kita yang mau beli perumahan empat unit yang type 45."kata Aldo menceritakan yang sebenarnya.
__ADS_1
"Alhamdulillah...good job..."kata pak Dharma
"apa yang bisa Aldo kerjakan sekarang? karena Aldo bingung kerja di ruangan ini."kata Aldo.
"kalau di sini kerjaan mu duduk di sini menggantikan ayah."
"jadi ayah duduk di mana?"
"ayah duduk di kursi itu lalu mau cek semua hari ini orang yang kerja."kata pak Dharma.
"maksud ayah apa sih?"
"ayah seperti nya sudah mau pensiun jadi mulai saat ini kamu harus belajar untuk menggantikan pekerjaan ayah."kata pak Dharma menjelaskan.
Aldo yang merasa tak mampu dan juga tak yakin untuk melaksanakan tugas dan beban tanggung jawab.
"tapi ayah... seperti nya Aldo tidak mampu."
"siapa bilang tidak mampu?"
"Aldo lah..."
"kamu bisa...jadi belajar mulai dari sekarang... siapa lagi yang menggantikan ayah...kamu itu anak ayah laki laki satu satu nya..."kata pak Dharma.
Hening sejenak karena Aldo mendengarkan apa yang di katakan ayah."memang apa yang di katakan ayah benar...mama juga bicara seperti itu."kata Aldo dalam hati.
"baik lah ayah...Aldo akan turuti apa yang ayah mau..."kata Aldo.
"bagus... mulai sekarang ruangan mu ada di sini... untuk tanda tangan masih ayah yang lakukan...tapi kalau memeriksa berkas semua...kamu harus memeriksa semua... ingat... jangan ada yang salah..."kata pak Dharma
"baik ayah..."
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏