
Tiga hari sebelum pernikahan Reza kembali ke rumah pribadi dengan Dewi dulu karena mama nya sudah datang untuk persiapan pernikahan kedua anaknya. Walaupun hanya acara akad nikah tapi juga sah di mata negara, untuk resepsi mungkin menyusul aja. Keluarga pak Dharma yang masih berkabung tapi juga harus menikahkan Reza dan Kalisa.
Selain dari pesan terakhir putrinya Dewi ada alasan lain, alasannya karena Salsa cucu nya.
Kalisa yang selama ini yang mengurusi Salsa dan Reza tidak bisa jauh dari anaknya, jadi dari pada timbul fitnah dan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan lebih baik capat di nikah-kan saja.
Bu Ani mamanya Reza sudah sampai dari kemarin untuk persiapan pernikahan kedua putranya, sebelum nya Bu Ani tinggal lain daerah dengan Reza tapi dua atau tiga bulan dia pasti ke rumah Reza untuk melepas rindu satu minggu di rumah anaknya lalu pulang kembali ke rumah atau ke tempat anak yang lain.
Hari ini Bu Ani ke rumah besannya Bu Ros untuk melihat cucu dan juga calon menantu nya. Reza mengantarkan hanya sampai halaman rumah saja , dia tidak boleh jumpa dengan Kalisa karena masa pingitan. Walaupun sudah modern tapi para orang tua masih percaya hal yang berurusan tidak boleh bertemu Sebelum menikah, yaitu pingitan. Katanya nanti pas hari pernikahan jadi sangat rindu untuk berjumpa.
"ma...Reza antar sampai sini aja, titip salam sama semua yang di rumah"kata Reza pada mamanya saat sudah sampai di depan rumah.
"sama semua atau sama pujaan hati, siapa namanya mama masih belum hapal, selalu lupa."kata Bu Ani pada anaknya.
"namanya Kalisa ma... ingat jangan salah nama, nanti enggak enak di dengar"
Bu Ani keluar dari mobil dan membawa buah tangan yang mereka beli untuk berjumpa dengan besan."nanti kalau sudah selesai kabari biar Reza jemput ya mama"pesan Reza pada mama nya.
"ya, paling cepat mama malam pulang nya, kan mau jumpa cucu, mantu dan besan. kamu jangan khawatir, santai aja bos"kata Bu Ani pada anaknya.
Memasuki pekarangan rumah pak Dharma yang lumayan besar dan rumah yang megah Bu Ani langsung masuk membuka pintu pagar.
"Assalamualaikum..."
Tak berapa lama dari dalam orang yang kerja di rumah membuka pintu.
"Wa'alaikum salam"
"ada Bu Ros?"tanya Bu Ani.
"ada Bu... silahkan masuk"kata mbak Iyem dan langsung memanggil nyonya rumah.
Bu Ros pun ke depan dan ternyata yang datang besan langsung menyambut dengan gembira.
"oh... ternyata besan yang datang, ke sini dengan siapa tadi"kata Bu Ros sambil berjabat tangan dan cepika cepiki sudah hampir dua bulan tak berjumpa, terakhir jumpa pas Dewi meninggal tentu nya. itupun tak lama karena mau mengurusi kakak Reza yang lagi melahirkan juga, makanya pas Reza koma pak Dharma dan keluarga yang sangat sibuk mengurusi.
"Di antar sama Reza tadi tapi langsung kembali pulang kan lagi masa pingitan"kata Bu Ani.
Melihat suasana rumah sepi membuat Bu Ani bertanya pada besannya"sepi ya... suasana rumah...mana cucu dan calon mantu ?" tanya Bu Ani.
__ADS_1
"ada di kamar... kalau jam 10 pagi gini cucu lagi tidur, kalau calon mantu di kamar jagain cucu sambil luluran. Tadi tukang kusuk di panggil untuk luluran dan ngusuk badan"kata Bu Ros.
"kalau gitu nanti aja lihat mereka, di sini aja kita ngobrol sudah lama kan enggak jumpa"kata Ani.
Sementara di kamar Kalisa lagi di pijat dengan tukang kusuk dan luluran, syukur Salsa lagi tenang tidur nya jadi Kalisa bisa rileks menikmati pijat refleksi. Tanpa di sadari nya dia sampai dia ketiduran di pijat seluruh tubuhnya.
Hampir satu jam lebih Kalisa di pijat tiba tiba Salsa bangun dari tidur nya.
"hoek... hoek... hoek..."suara Salsa menangis.
Karena sepertinya Kalisa lagi nanggung pijat nya maka Bu Ros masuk kamar dan membawa Salsa keluar kamar."eh...cucu Oma sudah bangun, pasti haus ya....kita keluar dulu jumpa nenek ya..."kata Bu Ros membawa Salsa keluar kamar.
Di ruang tamu Bu Ani melihat cucunya"eh...cucu opung sudah bangun...sini sama nenek dulu"
"titip besan biar buatkan susu dulu, bundanya lagi pijat jadi masih nanggung"kata Bu Ros.
"iya... enggak apa apa, Salsa sama opung aja ya ..."kata Bu Ani.
Bu Ros masuk kamar dan membuatkan susu untuk cucu nya Salsa. Sambil memuat susu ternyata Kalisa sudah selesai pijat nya, yang memijat juga sudah keluar dari dapur dan menanyakan keberadaan Salsa.
"mana Salsa ma..."
Kalisa yang masih belum sadar sepenuhnya mencerna perkataan mamanya"maksudnya? mamanya bang Reza datang?"tanya Kalisa
"iya... cepat mandi dan ganti baju"kata Bu Ros
Kalisa yang mendengar calon mertua datang bangun dan duduk sejenak, lalu di lihat nya HP yang ada di tempat tidur dan ternyata ada pesan dari Reza.
Reza { mama ke rumah mau ketemu Salsa dan calon mantu katanya, yang akrab sama mama qu. orang nya sedikit cerewet tapi baik, jadi harap maklum}.
Kalisa membaca pesan dari Reza sambil tersenyum dan lalu menjawab pesan chat itu
^^^Kalisa { iya...tapi kok enggak bilang dari semalam kan aqu bisa tunda pijat dan luluran}^^^
Pesan di jawab Kalisa dan langsung mandi mau menjumpai calon mama mertua, setelah mandi dia pun ke depan jumpa untuk ke dua kali dengan Bu Ani. Pertama kali jumpa waktu meninggal Dewi dan pesannya minta tolong jaga cucu nya Salsa.
Setelah selesai mandi dan rapi dia keluar kamar dan menjumpai Bu Ani.
"ibu... sudah lama datang"kata Kalisa berbasa basi sambil menyalami Bu Ani.
__ADS_1
"ya begitulah...ada dua jam , tapi jangan panggil ibu dong. panggil mama aja, kan bentar lagi jadi anak mama juga"kata Bu Ani.
Kalisa hanya tersenyum malu dengan perkataan Bu Ani dan ternyata waktu jam makan siang. "Kalisa sana siapkan makan siang...biar kita makan bersama"perintah Bu Ros pada anaknya.
"ya...ma..."jawab Kalisa dan langsung ke dapur untuk mempersiapkan makan siang.
"mba Iyem... hari ini kita masak apa? sudah siap kan ?"tanya Kalisa.
"sesuai pesanan ibu non Kalisa, masak SOP iga trus ada tempe goreng kriuk, pakai pergedel kentang plus krupuk"jawab mba Iyem.
"oh...ya sudah ayo kita siapkan"kata Kalisa sambil membantu menyiapkan juga.
"non...yang datang siapa, kok repot bener"tanya mba Iyem.
"mama bang Reza mba"jawab Kalisa.
"oh... pantesan mba Kalisa kerepotan ternyata mama mertua yang datang"kata mba Iyem.
"ih....mba Iyem..."kata Kalisa yang mukanya merah di goda mba Iyem.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1