Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.6


__ADS_3

Malam ini keluarga pak Dharma dan Bu Ros duduk bersama di meja makan, hanya si sulung yang tidak hadir karena masih di luar kota.


Jadi acara makan malam hari ini belum lah lengkap,tapi keluarga itu merasa senang sekali, setidaknya untuk acara syukuran keluarga atas sudah selesai nya tugas si bungsu di daerah terpencil.


"Alhamdulillah...malam ini kita bisa makan bersama di rumah, walaupun tanpa kehadiran Aldo"kata pak Dharma.


"enggak masalah ayah, nanti kalau Aldo sudah pulang kita makan bersama lagi"kata Bu Ros.


"iya ayah, hari ini kita aja dulu lain kali kita semua lengkap formasinya"kata Dewi.


"iya... sekarang kita makan dulu, sebelum makan Reza pimpin dulu baca do'a mau makan"perintah pak Dharma.


"iya ayah. Sebelum makan marilah kita membaca do'a mau makan bersama"kata Reza


" Alhamdulillahilladzii ath'amana wasaqoona waja'alana muslimiin. Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makanan dan minuman dan menjadikan kami bagian dari orang-orang yang berserah diri."


Mereka membaca do'a bersama yang di pimpin oleh Reza lalu makan malam bersama.Alhamdulillah makan bersama keluarga pak Dharma berjalan dengan khidmat. Setelah makan malam tanpa ada pembicaraan karena pak Dharma tidak suka ngobrol pada saat makan.


Setelah makan utama selesai para lelaki duduk di depan Televisi sementara para perempuan merapikan meja makan agar tidak berantakan. Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.


Tok


Tok


Tok


"Assalamualaikum..."


Suara ketukan pintu depan rumah.


Dari dalam rumah Kalisa ke depan dan membuka pintu."wa'alaikum salam..."jawab Kalisa sambil membuka pintu, setelah membuka pintu dia sangat gembira"Bang Aldo???"kata Kalisa sambil Salim dan memeluk abang nya itu.


"Kalisa ??? kapan pulang???"tanya Aldo hampir tak percaya.


"kemarin bang, ayo masuk. sudah makan ?"tanya Kalisa


"oh...kok enggak kabari abang? Abang belum makan, bisa di siapkan?"kata Aldo.


"ya sudah ayo kita ke meja makan" jawab Aldo


"Kalisa.. siapa yang datang? "terdengar suara Bu Ros dari dalam


"ssttt jangan beri tau"kata Aldo sambil menempelkan jari telunjuk di bibir nya.


"tamu ma..."jawab Kalisa


Mereka berjalan memasuki ruang keluarga, sampai di ruang keluarga pak Dharma melihat orang yang di sebelah Kalisa.


"Aldo? sudah pulang kamu nak?'kata pak Dharma.


"iya ayah...mama mana ?kata Aldo sambil menyalami pak Dharma dan Reza adik iparnya. Dari dalam Bu Ros melihat anak laki lakinya sudah pulang sedikit terkejut.

__ADS_1


"Aldo...kamu sudah pulang nak?"tanya Bu Ros


Aldo mendekati mama sambil salim dan memeluknya.


"iya ma..."kata Aldo


"kamu ya... enggak pernah kasi kabar! mama terkadang merasa khawatir"kata Bu Ros.


"maaf ma... nanti selanjutnya kalau Aldo lagi ke luar kota di kabari"jawab Aldo


"lagu lama... selalu seperti itu"jawab mama


"bang...sudah siap, ayo makan"kata Kalisa dari ruang makan menunggu abang nya.


"eh...kamu belum makan? ayo Mama temani makan nya"kata Bu Ros.


Aldo duduk di meja makan bersama Kalisa dan mamanya Bu Ros."Wah...makan malam spesial ini?ini acara menyambut kedatangan si bungsu ya ma...?"kata Aldo melihat ke arah Kalisa.


"begitu lah kira kira"jawab mama.


"Sampai kapan kamu dek di sini? atau sudah selesai?"tanya Aldo pada Kalisa.


"Alhamdulillah... sudah selesai kak, nih lagi mau urus surat pindah ke sini lagi."jawab Kalisa.


"syukur lah kalau kamu sudah kembali, jadi mau ngurus pindah ke mana ? rumah sakit atau puskesmas ? tanya Aldo


"masih bingung bang, bagus nya di mana ?" tanya Kalisa pada Aldo yang lagi makan.


"iya...ya..bang"kata Kalisa


Bu Ros yang tadi bersama ternyata di panggil pak Dharma, tapi setelah itu kembali ke meja makan. Di lihat nya Aldo yang sedang makan tapi sepertinya di ajak ngobrol dengan adik nya.


"Kalisa... jangan ganggu abang yang lagi makan, nanti kalau ayah lihat pasti marah"kata Bu Ros.


"iya ma... tapi Kalisa masih rindu dengan bang Aldo"kata Kalisa.


"ya...sudah kamu tunggu saja sampai selesai makan"kata Bu Ros lagi.


Aldo yang sudah selesai makan menjawab pertanyaan mamanya."ini sudah selesai kok ma..."kata Aldo.


"kalau sudah selesai makan, baru boleh ngobrol"kata Bu Ros


"siap mama"jawab Kalisa


"jadi bang, bagusnya pindah ke puskesmas saja ya...?"tanya Kalisa


"iya..tapi kamu pikirkan saja dulu dek, mana yang terbaik untuk mu"kata Aldo lagi.


Setelah percakapan tentang perpindahan Kalisa mereka pun duduk di ruang keluarga untuk kumpul bersama."Aldo...kamu kenapa enggak kabari mau pulang?"tanya pak Dharma.


"tadi dapat tiket pesawat juga dadakan, trus biasa lah pa, Aldi lupa juga sibuk ngurusin dan packing barang kantor"jawab Aldo

__ADS_1


"aduh...papa seperti tidak mengerti anaknya saja, dia kalau pulang sering beri surprise, termasuk juga semalam surprise dari si bungsu"kata Bu Ros sambil melihat Kalisa.


"kalau Kalisa kemarin di daerah sana susah signal, dan dalam perjalanan ketiduran. Karena sampai malam ya sudah langsung ke rumah saja,kan kasian ayah malam malam keluar."jawab Kalisa.


"iya tapi lain kali jangan seperti itu"kata pak Dharma


Kalisa melihat ayahnya sambil mengangguk.


Karena hari sudah malam Dewi pun sudah keliatan mengantuk akhirnya pamit mau pulang ke rumah."ayah, mama kami pulang dulu sudah jam 10 lewat"kata Dewi.


"ya...kamu pulang sekarang aja, sudah malam. Tak baik untuk ibu hamil"kata Bu Ros.


"kami permisi pulang dulu mama, ayah"kata Reza berpamitan pada mertuanya dan Salim


"Hati hati di jalan ya... jangan ngebut"pesan pak Dharma pada Reza menantunya.


"iya ayah..."jawab Reza.


"Bumil jaga kesehatan yah..."kata Kalisa


"baik Bu Bidan, besok periksa kakak yah...tadi kan enggak sempat sibuk dengar curahan hati"kata Dewi pada adiknya.


Mendengar Dewi berbicara dengan Kalisa lalu Aldo mendekati mereka,"curhat tentang apa? si Rendi itu ?"tanya Aldo pada ke dua adiknya.


"bang Aldo mau tau aja"kata Kalisa


"Abang sudah tau tentang dia, nanti kita cerita"kata Aldo pada adik nya.


"besok aja bang, aqu sudah mau pulang nih..."kata Dewi


"oke, besok ya... karena Abang juga sudah tau tentang dia"kata Aldo


"sudah ah... enggak perlu di cerita kan lagi, di Hempaskan saja"kata Kalisa.


"Sudah ah...mas Reza sudah nungguin aqu nih..."kata Dewi sambil pergi meninggalkan Abang dan adiknya itu


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


Like...like ..like...


add favorit...


komentar yang membangun


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2