Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.25


__ADS_3

Aldo tak kuat melihat mamanya sedih mendekati dan berkata pada mama dan ayah nya bahwa..."ma... ayah... tentang pesan Dewi itu, sebenarnya kalau Reza juga sudah mengetahui nya bersama Aldo"


"apa?" kata pak Dharma dan Bu Ros bersamaan seperti tidak percaya.


Aldo melihat ke dua orang tuanya karena penasaran pada diri nya"mama...ayah... tenang dulu, jangan terbawa emosi" Aldo


Bu Ros dan pak Dharma saling berpandangan, Setelah itu mereka berdua melihat Aldo bersamaan."siapa yang emosi?"tanya pak Dharma.


"mmmmhhhhh... maksud Aldo gini lho ayah...mama... kalau Reza sudah mengetahui pesan terakhir Dewi"Aldo menjelaskan secara perlahan


Bu Ros melihat Aldo dalam seperti tidak percaya dengan omongan putranya"dari mana dia tau? karena mama dan Kalisa yang ada di sana saat itu."kata Bu Ros.


Aldo menarik nafas panjang menjelaskan pada mamanya, karena Bu Ros harus di jelaskan secara detail."mama...kira kira seminggu yang lalu Reza membuka HP Dewa, dia memeriksa semua chat yang masuk serta video juga. Ternyata ada pesan di chat dan di video juga ada pesan terakhir dari Dewi. Yang menyatakan bahwa Kalisa yang akan menggantikan nya"kata Aldo termenung mengingat rekaman video tersebut.


Bu Ros juga sedih mendengarkan cerita dari putranya, suasana hening sejenak karena mereka mengingat memori masing masing bersama Dewi. Pak Dharma mendekati istrinya dan menenangkan Bu Ros"mama... sudah jangan menangis, ikhlas kan saja kepergian Dewi."


"iya ayah... setelah 40 hari nanti kita harus ceritakan pada Reza walaupun dia sudah mengetahui nya"kata Bu Ros.


"iya..."kata pak Dharma sambil mengangguk.


Sementara Kalisa dan Reza sudah sampai di mall yang di tuju, Reza memarkirkan mobil di baseman paling bawah karena hari kerja sepi tidak banyak pengunjung mall, parkir paling bawah adalah yang paling strategis tentunya.


Sampai parkiran Reza mematikan mesin mobil, ternyata Kalisa diam saja. Setelah di perhatikan Reza ternyata Kalisa tertidur, ada 5 menit di diam kan nya Kalisa tertidur. mungkin karena kecapean, akhirnya dia membangun kan juga."Kalisa... sudah sampai"kata Reza menepuk pelan lengan nya.


Kalisa tersadar karena di bangunkan Reza dan AC mobil sudah mulai tidak dingin, di lihat nya di depan mobil yang gelap, lalu ke arah yang memanggil nya"astaghfirullah hal'azim, maaf bang aqu ketiduran. Sudah lama sampai?"tanya Kalisa pada Reza.


"ada lima menit kita sampai, kamu tidur nya pulas jadi enggak tega membangunkan"kata Reza.


Bukan nya malu Kalisa malah menjawab"bang...lain kali bangunkan aja, karena kalau dalam perjalanan aqu itu paling cepat tidur nya"


"aduh...ni anak bukannya malu, malah memberi tahu kebiasaan nya"kata Reza dalam hati, tapi tidak di jawab nya omongan Kalisa.


"ya... sudah kita keluar aja dulu"ajak Reza.


Mereka berdua keluar dari mobil, lalu masuk ke dalam mall. Reza bingung mau jalan beriringan dengan Kalisa atau di belakang nya. Akhirnya di biarkan nya Kalisa jalan terlebih dahulu sehingga Kalisa mencari keberadaan Reza."lho ternyata dia di belakang, terserah lah"kata Kalisa dalam hati sambil berjalan ke depan.

__ADS_1


Sampai di depan super market Kalisa mengambil troly belanjaan, tiba tiba Reza datang mengambil troly dari tangan Kalisa"aqu aja yang bawa"kata Reza


"oh...ya sudah, kita ke bagian susu dulu karena di rumah tinggal setengah kotak sepertinya"kata Kalisa pada Reza yang hanya mengikuti langkah Kalisa.


Ternyata di bagian susu banyak SPG yang menawarkan pada Kalisa produk susu bayi"ibu... anaknya umur berapa bulan?ini ada susu yang baik untuk pertumbuhan bayi dari 0 sampai 6 bulan"kata SPG tersebut kepada Reza.


"maaf mba... sudah ada susu yang cocok untuk bayi saya"jawab Reza.


"bisa di coba kok pak, pasti cocok untuk bayi nya"SPG tersebut menawarkan pada Reza


Reza tidak memperdulikan SPG tersebut dan sekarang Reza yang mencari keberadaan Kalisa.


Reza mengelilingi bagian susu formula untuk bayi tapi Kalisa tidak di temukan"di mana dia? apakah di bagian popok sekali pakai?"kata Reza dalam hati.


"bang Reza sini"kata Kalisa


Reza yang di mendengar seperti ada yang memanggil menoleh mencari suara tersebut, ternyata Kalisa yang ada di bagian popok bayi, lalu di datangi Reza


"bang beli 4 ball ya...biar untuk sebulan"kata Kalisa


"enggak salah tu?"kata Reza yang merasa kebanyakan membeli nya


"oh... gitu ya... ambil saja biar untuk sebulan"kata Reza.


Kalisa meletakkan 4 ball di troly belanjaan,"susunya sudah jadi abang ambil?"tani Kalisa


"belum karena aqu enggak tau yang mana"kata Reza


"aduh bang kirain sudah tau, yang kotaknya warna orange yang tulisannya ada bentuk hati. Tadi abang kan lagi ngobrol sama SPG nya, makanya qu tinggal tadi"kata Kalisa.


"Astaghfirullah...Kalisa kenapa enggak bilang, aqu kan enggak tau"kata Reza.


Kalisa tersenyum mendengar Reza yang lagi bingung"maaf bang, kirain sudah tau, tapi abang enggak pernah buatkan susu salsa sih... nanti coba buatkan untuk anaknya ya...biar tau"kata Kalisa.


"iya...Bu... bukan enggak mau buat, semua perlengkapan susu salsa ada di kamar mu. mana mungkin aqu main masuk, apa kata ayah dan mama"Reza menjelaskan.

__ADS_1


"iya...lain kali kalau bang Reza yang buatkan susu aqu dan Salsa di luar kamar menunggu nya"kata Kalisa menjelaskan


Akhirnya mereka kembali ke tempat susu formula tadi, tapi untung lah SPG tersebut sudah tidak ada di sana, jadi tinggal ambil saja dan pergi.


Setelah itu mereka membeli tissue basah dan kering karena ke duanya memang perlu."setelah ini apa lagi Kalisa?"tanya Reza


"apa ya...oh...aqu ingat, minyak telon, sabun cair dan bedak untuk baby", jawab Kalisa.


Perlengkapan bayi semua sudah ada di keranjang troly,"bang sebentar dulu, aqu mau beli camilan"kata Kalisa.


Reza mengikuti keinginan Kalisa karena Kalisa perlu camilan sambil menjaga salsa, yang di ambil seperti krekers, biskuit, kacang, krupuk.


"sudah semua? tak ada yang lain?"tanya Reza.


"sudah semua kok bang"jawab Kalisa.


Mengantri untuk membayar membuat Kalisa bosan"bang aqu menunggu di luar aja, kalau sudah dekat aqu akan mendekati jalur ini"kata Kalisa.


"ya sudah... nanti kita makan dulu baru pulang ke rumah"Reza mengingatkan.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta...


vote... vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2