
Bu Ani yang mengganggu keromantisan Reza dan Kalisa di siang hari membuat kedua pengantin baru ini malu,jadi nasi yang di ambil kan Reza di bawa lagi keluar dan Kalisa memakan nya di luar juga.
Reza pun merasa lapar mengambil nasi juga dan mereka makan bersama duduk lesehan."kenapa nasi qu kebanyakan lauknya"tanya Kalisa pada Reza yang mengambil hanya beberapa macam lauk saja.
"tadi aqu minta pendapat sama bang Aldo, katanya kalau kamu makan di undangan nasinya dikit tapi lauknya yang banyak"kata Reza.
"kata bang Aldo benar tapi lauk yang di maksud tidak banyak macamnya tapi yang banyak itu isinya"kata Kalisa.
Merasa bersalah pada Kalisa maka"ya... sudah di ambil yang baru aja"kata Reza.
"tapi kan sayang makanan yang ini"jawab Kalisa pada Reza.
"aqu yang makan lagian aqu juga lapar, mubazir kalau di buang"kata Reza.
Merasa tak enak hati Kalisa pun berkata"ya... sudah..ini aja kita makan bersama kalau sudah habis ambil yang baru"kata Kalisa.
Mereka berdua pun makan bersama dan tanpa di sengaja Aldo melihat pengantin baru yang lagi makan.
"cie...cie...makan berdua... romantis sekali..."kata Aldo.
Kalisa cuek saja mendengar gurauan abangnya,
Reza hanya tersenyum saja"kamu itu makanya cepat cari jangan jadi jomblo terus"kata Bu Ros yang mendengar Aldo mengganggu adiknya.
"belum ketemu ma... bagaimana lagi, melihat pengantin baru ini jiwa jomblo qu meronta ronta"kata Aldo.
"syukuri kalau begitu, makanya jangan suka ledekin orang"kata Kalisa yang sambil makan
"kalian jangan lama lama makannya...tu para tamu mau salaman mengucapkan selamat"kata Bu Ros.
"kirain karena sedikit dan di rumah enggak perlu salaman tapi ternyata...?"kata Kalisa.
"kamu ini ada aja, namanya orang mau ucapin selamat jadi harus di sambut."kata Bu Ros.
Makan pun di percepat tak jadi ambil yang baru, bisa nanti di marahi kalau orang terlalu lama menunggu
Hari sudah sore, acara syukuran Pernikahan Kalisa yang sederhana sudah selesai, hanya tinggal keluarga inti saja. Pihak katering juga sudah selesai dan meninggalkan rumah pak Dharma.
Bu Ani yang juga mau pulang sendiri dan Reza tiga hari lagi pulang ke rumah."mama pulang dulu ya..."kata Bu Ani pada Reza.
"iya ma...bisa sendiri untuk beberapa hari ini kan"tanya Reza.
"kamu ini... seperti mama anak kecil saja, pasti mama berani kok"jawab Bu Ani pada anaknya.
__ADS_1
"nak mantu mama pulang dulu... ingat sekarang kalian berdua sudah menjadi suami istri, jadi segala sesuatu harus di bicarakan tidak seperti sebelum nikah"kata Bu Ani pada Kalisa menantunya.
"iya...ma... terima kasih atas nasehatnya"jawab Kalisa yang lagi di cium mama mertua pipinya.
Reza mengantarkan mamanya sampai depan pintu gerbang dan di antarkan oleh Aldo ke rumah Reza"bang...titip mama ya..."
"oke...santai aja bro"jawab Aldo pada adik iparnya.
Reza kembali ke dalam ikut merapikan rumah karena acara pesta telah usai dan juga sudah di rapikan oleh I.O sendiri. Itu adalah permintaan Bu Ros agar dia tidak pusing melihat keadaan rumah yang berantakan. Jadi Reza hanya sedikit saja membantu merapikan.
Malam pun tiba setelah sholat magrib semua anggota keluarga makan bersama, sekarang baju dan perlengkapan Reza sudah pindah ke kamar Kalisa, jadi mandi pun di lakukan di kamar juga.
Untuk pertama kali juga Reza mandi di kamar itu. Sebelum shalat magrib tadi Reza pun mandi dan bersih bersih. Memang sedikit canggung tapi bagaimana lagi dari pada mandi di luar, bisa heboh mama mertua.
"Kalisa minta tolong ambilkan handuk,tadi aqu lupa bawanya"kata Reza.
"dimana letaknya?"tanya Kalisa
"aduh... masih di koper kali atau pinjam punya mu aja"kata Reza
"ya... sebentar"Kalisa mengambilkan handuk dari lemari pakaian nya dan memberikan pada Reza.
"terima kasih"kata Reza yang mengambil dari tangan Kalisa.
karena sudah siap mandi dan melap di kamar Reza keluar dengan memakai handuk di pinggang membuat Kalisa malu"ih...pakai baju dulu baru keluar"kata Kalisa.
"iya...lain kali pakai di kamar mandi aja"kata Kalisa.
Reza tersenyum mendengar perkataan istri nya itu"apa dia masih malu"kata Reza dalam hati.
Setelah selesai memakai baju Reza mendekati Kalisa yang lagi melihat Salsa dalam box baby.
Di pegang Reza bahu istrinya dan mereka saling berhadapan tapi Kalisa hanya menundukkan kepalanya jadi membuat Reza gemas.
"Cup"
Di kecup Reza kening istrinya yang Kalisa berdetak kencang jantung nya."aduh... bagaimana ini?bisa kebablasan dia"kata Kalisa dalam hati.
Sementara Reza yang sudah hampir dua bulan lebih tidak mendapat sentuhan menginginkan lebih,jadi setelah kening pindah ke b*b*r. Ini adalah c*u*a* pertama Kalisa."apakah ini ciuman pertama nya?"kata Reza dalam hati karena istrinya itu diam saja.
C*u*a* itu dalam di dominasi Reza sehingga Kalisa susah bernafas mendapat sentuhan dari Reza."aaaa iiiii aaahhh"d*s*h*n keluar dari mulut Kalisa karena sudah berpindah ke bagian leher.
Kalisa yang sebenarnya mau menghindar mundur ke belakang yang di belakang ternyata tempat tidur sehingga Kalisa terjatuh dengan posisi tertidur. Dengan posisi seperti ini membuat Reza semakin membara n*f*u bihari yang selama ini terpendam karena kepergian istrinya.
__ADS_1
"aduh... bagaimana ini"kata Kalisa dalam hati dan muncul seketika idenya."bang...mau magrib"kata Kalisa
Reza tak menjawab malah semakin ingin rasanya menuntaskan yang hampir dua bulan tidak dia dapatkan.
Begitu juga Kalisa... mulut dan bahasa tubuh nya yang tidak singkron, sehingga membuat Reza lebih semangat lagi melanjutkan ke bagian bawah leher yaitu d*d* k*m*a* Kalisa yang menggoda.
Di buka Reza kancing baju Kalisa dengan cepat lalu pengait b*a bagian depan. Dan terlihat lah pemandangan yang menggoda iman.
"cup"
Di kecupnya perlahan bagian sebelah kiri dan kanan sehingga membuat sang pemilik mend*s*h pelan yang juga menginginkan lebih di hati.
"tok...tok...tok..."
ketukan dari luar kamar
"Kalisa sudah mau azan, Salsa di gendong jangan sempat dia menangis"kata Bu Ros
Tidak ada jawaban dari kamar membuat Bu Ros penasaran dan di ketuk nya lagi kamar tersebut
"tok...tok...tok..."
"Kalisa...dengar mama?"kata Bu Ros
"ya...ma..."jawab Kalisa yang sudah terduduk untuk menjawab mama dari kamar.
Mana mungkin bisa di jawab langsung dalam keadaan posisi tidur, bisa curiga Bu Ros nanti nya.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote...vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏