
Perjalanan menuju bandara dengan waktu yang sedikit karena keberangkatan jam 13:00 WITA,
sementara Reza dan Kalisa sampai bandara 11:45 WITA.
"aduh... cepat bang, belum lagi boarding pass"kata Kalisa
"tadi malam abang sudah boarding pass untuk bagasi"kata Reza.
Kalisa yang kelihatan panik belum lagi kopernya bertambah, dari dua menjadi tiga.
"koper kita jadi beranak nih, datang dua pulang tiga"kata Reza.
"enggak apa lah sekali kali jalan, namanya juga seminggu di Bali. Belum lagi baju aqu yang nambah, itu karena abang sengaja enggak masukan!"kata Kalisa.
Reza tidak mau berdebat karena dia juga lagi memasukkan koper ke bagasi pesawat,jadi tidak perlu banyak bawa barang. Setelah di timbang ternyata bawaan mereka tidak over load.
"Alhamdulillah.... enggak over load, kalau lebih bisa bayar kita"kata Kalisa.
"ya... kalau harus bayar bagaimana lagi? di bayar saja"kata Reza.
Semua barang sudah masuk bagasi dan sekarang mereka masuk ke terminal menunggu keberangkatan."semua sudah beres , sekarang kita masuk ke dalam karena sebentar lagi kita di panggil masuk ke pesawat"kata Reza sambil melihat jam di HP nya.
"iya...kita telat karena permintaan abang banyak kali,ya telat lah jadi nya"jawab Kalisa.
Reza melihat istrinya yang cemberut karena memang kesalahan terjadi pada dirinya."memang aqu yang salah, bagaimana lagi? mumpung masih di sini kalau sampai rumah susah kalau banyak permintaan"kata Reza dalam hati.
Sampai ke dalam tempat penantian untuk keberangkatan, mereka masih bisa duduk untuk menunggu pesawat di panggil."jam berapa sekarang bang?"tanya Kalisa
"jam 12:20 WITA , sebentar lagi pesawat kita di panggil"kata Reza.
"oh...ya sudah...kita duduk saja sekarang, tapi pintu berapa kita di panggil?"
"belum tau nanti kalau ada pengumuman baru kita pindah"jawab Reza.
Tak berapa lama pengumuman pesawat mereka pun di panggil.
"Perhatian...para penumpang pesawat XXXXX dengan nomor penerbangan X1234 Tujuan M**** di persilahkan naik ke pesawat udara melalui pintu X03... Terima Kasih"
Reza melihat tiket pesawat yang ada di tangan nya dan mencocokkan dengan pengumuman yang dia dengar."Kalisa...yuk ngantri... pesawat kita sudah di panggil"kata Reza.
"oh...ya sudah kita ke sana saja"jawab Kalisa.
Sepasang suami istri yang pulang dari honeymoon itu pun mengantri untuk masuk ke dalam pesawat, di depan mereka berdua ada seorang ibu hamil bersama mama atau orang tua nya.
Kalisa melihat ibu hamil tersebut dan melihat perut ibu itu."sepertinya ibu ini mau melahirkan"kata Kalisa dalam hati.
"eh...kamu lihat apa?"tanya Reza.
"itu..."jawab Kalisa
__ADS_1
Reza melihat ke arah Kalisa dan berkata"kamu sudah tidak sabar mau hamil?"tanya Reza.
Kalisa geleng kepala melihat suaminya"ngaco abang...salsa saja masih kecil bang, aqu enggak bisa membayangkan"kata Kalisa sambil mereka memasuki badan pesawat.
"tapi kalau kamu benaran hamil bagaimana?"tanya Reza.
"ya... Alhamdulillah...tentu kita terima,tapi tidak bisa qu bayangkan. sudah ah... jangan cerita itu dulu"jawab Kalisa.
Di dalam pesawat mereka mencari tempat duduk dan kali ini mereka mendapat di bagian tengah pesawat dan terlihat lah sayap pesawat."bang...aqu duduk di ujung ya...mau lihat sayap pesawat"kata Kalisa.
"enggak bisa seperti itu,kita lihat siapa yang duduk di sebelah sini.kalau perempuan berarti abang yang duduk di dekat jendela"kata Reza.
"kalau laki laki berarti aqu yang duduk di dekat jendela"kata Kalisa.
"mmmhhh..."jawab Reza.
Dan ternyata yang duduk di sebelah ternyata laki laki,jadi Kalisa lah yang duduk di dekat jendela"Alhamdulillah... do'a qu terkabul juga... terima kasih ya Allah..."kata Kalisa.
Reza hanya diam dan geleng kepala melihat tingkah laku istrinya.
Tak berapa lama pramugari memperagakan cara keselamatan bila terjadi apa apa di udara, itu berarti menandakan pesawat akan take off.
Pada saat take off dan landing adalah yang paling menegangkan kalau lagi naik pesawat.
"bismillahi mazreha...."Kalisa membaca do'a naik kendaraan dan memegang tangan Reza dengan kuat.
"tenang...tarik napas... hembuskan..."kata Reza.
Tak berapa lama keadaan pesawat sudah aman dan tenang di dalam."kamu enggak minum obat anti mabuk?"tanya Reza.
"sepertinya kali ini enggak usah, aqu mau menikmati perjalanan. walaupun biasanya ketiduran juga"kata Kalisa.
Perjalanan jam 13:00wita yang waktu nya makan siang, maka mereka mendapat makan siang di pesawat. Pramugari membawakan makanan dan menawarkan pada penumpang."bapak/ibu...kita ada paket makan siang dengan menu rice beef atau rice chicken?"tanya pramugari pada sepasang suami istri tersebut.
"saya rice beef"kata Reza.
"saya juga mba rice beef"kata Kalisa juga.
Pramugari memberikan pesanan mereka dan lalu menanyakan minuman untuk mereka."minuman mau orange jus,tea hot, water mineral?"tanya pramugari kembali.
"satu water mineral"jawab Reza.
"saya orange jus"jawab Kalisa.
Pramugari tersebut memberikan pesanan mereka"terima kasih mba cantik"kata Kalisa
"sama sama mba..."jawab pramugari.
Setelah mendapatkan makanan Kalisa langsung memakannya, Reza melihat istrinya yang kelaparan.
__ADS_1
"kamu lapar...? tanya Reza.
"iya...habis tadi makan di kamar enggak bisa menikmati, antara mau check out dan permintaan suami"kata Kalisa.
Reza tersenyum mendengar jawaban dari istri nya"eh... enggak boleh menolak permintaan suami nanti dosa lho..."kata Reza sambil tersenyum.
"aqu enggak nolak kok, tadi pagi kan aqu layani, malamnya juga pakai baju lingerie merah yang menantang"jawab Kalisa.
"mmmhhh... karena baju menantang itu makanya tadi pagi tertantang lagi"kata Reza.
"ih...itu alasan... sudah ah...aqu mau menikmati makanan di depan qu, abang juga makan kalau tidak nanti aqu yang makan"kata Kalisa
"iya...kita makan bersama sekarang..."kata Reza.
Mereka berdua memakan makanan yang ada di depan mata dan tiba tiba terdengar suara seorang ibu dan kursi mereka hanya berjarak satu kursi dengan Kalisa dan Reza.
"mba... pramugari... tolong anak saya..."kata ibu tersebut.
Pramugari yang ada di sana dengan cepat mendatangi ibu yang minta pertolongan."ada apa Bu...?tanya pramugari.
"ini mba... seperti nya anak saya mau melahirkan..."kata ibu tersebut.
Dengan panik pramugari tersebut memanggil rekannya untuk mencari bantuan dan ibu yang hamil di pindahkan ke bagian kursi VVIP yang kebetulan hari itu kosong. Karena dari mereka tidak ada yang mengerti akhirnya mereka menanyakan kepada penumpang yang ada di pesawat.
"bapak...ibu... sekalian... apakah ada di antara penumpang yang dokter kandungan atau seorang bidan... karena ada penumpang kita yang butuh pertolongan..."pengumuman dari pramugari...
Hening sejenak dan saling pandang di dalam pesawat...
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
bunga mawar yang indah di pandang...
atau
secangkir kopi menambah Ilham menulis ..
dan
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏