Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.53


__ADS_3

Siang sampai malam di luar rumah adalah untuk pertama kalinya Salsa di bawa, syukur tidak ada masalah bagi nya, yang dapat masalah keluar rumah hari ini adalah Reza.


Karena bertemu dengan iwan dan membawa anak membuat dia kena batunya.


Dalam perjalanan pulang Salsa sudah minum susu dan tidur sehingga di tidurkan car seat untuk bayi di dalam mobil. Kalisa duduk di sebelah Reza yang membawa mobil."bang tadi kita enggak jadi lihat baju ya..."Kalisa yang memulai pembicaraan.


"bagaimana mau lihat tadi pas mau ke atas lagi si iwan langsung serang aqu, jadi batal kita belinya"jawab Reza.


Kalisa sebenarnya merasa bersalah kejadian tadi, kenapa dari awal tidak memperkenalkan nama sebenarnya Reza, bukan sebagai Rendi."kalau itu aqu yang minta maaf karena waktu jumpa pertama dengan nya memperkenalkan abang sebagai Rendi"kata Kalisa yang merasa tak enak hati.


Reza yang melihat istrinya merasa bersalah mendapatkan ide yang cemerlang"kalau mau minta maaf tidak semudah itu"kata Reza yang senang dalam hati karena sudah mendapatkan ide.


"maksudnya apa ? ada syarat untuk minta maaf"kata Kalisa yang sambil melihat sang suami dengan mengerutkan keningnya."pasti ada mau nya ini? aduh... kalau minta yang selalu tertunda, matilah aqu. tapi bagaimana lagi? kalau kelamaan takut dosa, lagian bang Reza sudah lama puasa, kasian juga. ya sudah... nanti aqu pasrah saja, ya Allah...apa yang harus qu lakukan?"kata Kalisa dalam hati dengan pikiran yang sedikit gelisah tapi dia memperhatikan Reza.


"ya...ada syarat nya, jangan kelamaan kalau melihat orang nanti jadi cinta"kata Reza karena Kalisa melihat nya yang lagi nyetir.


"biar aja... enggak apa apa...abang enggak mau? biar cepat yang selalu tertunda terlaksana"kata Kalisa yang asal jawab.


"benar nih... sampai rumah bisa terlaksana ya..."kata Reza.


"enggak tau... kita lihat aja nanti, kalau memang rezekinya hari ini pasti enggak ada halangan. ya kan Salsa"jawab Kalisa dan meminta persetujuan pada bayi Salsa yang tertidur pulas di car seat.


"oh... tenang saja... pasti salsa mendukung papanya, iya kan Salsa anak Soleha"jawab Reza.


Kalisa tidak mau melanjutkan interaksi antara mereka berdua karena dia mulai ngantuk dan memejamkan mata. Sementara Reza masih tetap membawa mobil agar cepat sampai."ya...dia tidur, tapi biar saja sampai rumah dia segar kembali"kata Reza dalam hati.


Tak berapa lama mereka pun sampai di depan rumah,tak tega membangunkan istrinya jadi dia buka pintu pagar dan menutup nya kembali, tapi Kalisa belum juga bangun padahal Salsa sudah di bawa ke dalam rumah dan mesin mobil juga sudah di matikan.


"Kalisa kita sudah sampai nih...ayo bangun"kata Reza membangunkan Kalisa dan dia berdiri di depan pintu mobil tapi Kalisa tetap tidak bangun."aduh...apa di gendong saja, tapi sebelum itu coba yang ini saja"kata Reza dalam hati.


"Cup"


Reza menc*u* b*b*r seksi istrinya, mana tau dengan ini Kalisa bisa bangun. Tapi karena kecapean seperti nya dia tetap tidur.


"Cup"


Dilakukan Reza sekali lagi, tapi tetap tidak bangun juga. maka akhirnya dia membawa Kalisa dengan cara menggendong seperti bridal style masuk ke dalam rumah.


Reza membawa istrinya masuk ke dalam rumah, tanpa di sadari nya ada pak satpam yang keliling kompleks melihat Reza membawa seseorang masuk ke dalam rumah.


Pak satpam tidak mengetahui kalau Reza sudah menikah karena terakhir dapat kabar kalau istrinya sudah meninggal. Karena tidak mengetahui itu maka pak satpam ke rumah pak RT untuk melapor.


Pak RT yang ada di kompleks rumah nya berada di belakang rumah Reza jadi dapur mereka saling balik dinding.

__ADS_1


Tok


tok


tok


"Assalamualaikum...pak Joko"pak satpam mengetuk pintu rumah pak RT.


Dari dalam Bu Joko membukakan pintu rumah mereka.


"Wa'alaikum salam..."jawab Bu RT.


"kamu man? ada apa malam malam ke rumah?"tanya Bu RT karena sudah jam setengah sebelas malam mengetuk pintu rumah mereka.


"saya mau jumpa sama pak RT, ada sesuatu Bu"kata pak satpam.


"oh... kalau begitu sebentar ya... duduk dulu man"kata Bu RT mempersilahkan Maman duduk di kursi teras rumah.


Tak berapa lama pak RT dan Bu RT keluar rumah"ada apa man? malam begini?"tanya pak RT.


"itu pak... tadi saya lewat rumah pak Reza, tapi sepertinya ada perempuan yang sedang tidur di gendong masuk ke dalam rumah"kata pak satpam Maman menjelaskan pada pak RT.


"ah.... enggak salah kamu? nanti kamu salah rumah"kata pak RT.


"betul pak... saya lihat sendiri"kata Maman lagi dengan serius, sehingga membuat pak RT bingung lalu menanyakan pada istrinya.


"setahu ibu kemarin mamanya pak Reza yang ada, enggak ada cerita lain"kata Bu RT.


"kita ke sana aja pak untuk memastikan saja"kata maman memberikan saran.


"menurut saya tak mungkin pak Reza macam macam dia itu orang baik,. kalau mau macam macam lebih baik ke hotel saja"kata pak RT


"ya sudah pak...kita ke sana saja dari pada nanti terjadi fitnah, lebih baik kita selesaikan sekarang saja"Bu RT memberikan saran.


" sudah lah kalau begitu"jawab pak RT.


Akhirnya dengan saran dari Bu RT dan desakan dari pak satpam maman, mereka mendatangi rumah Reza. memakan waktu 15 menit dengan berjalan kaki menuju rumah tersebut.


tok


tok


tok

__ADS_1


"Assalamualaikum...pak Reza..."


kata pak RT mengetuk pintu rumah Reza, karena pagar tidak di kunci jadi mereka bisa masuk.


Reza yang baru selesai sholat mendengar pintu di ketuk penasaran karena sudah malam kok ada yang datang, tapi dia tetap ke depan melihat tamu yang datang."sudah malam, siapa yang datang? sudah mau jam sebelas lagi"kata reza.


Kalisa yang tertidur pulas terbangun melihat suaminya baru selesai sholat"lho...kok sudah di kamar? tadi kok enggak di bangunkan?"tanya Kalisa


"owalah...tadi sudah di bangunkan tapi enggak bangun, di gendong juga enggak sadar"jawab Reza.


"astaghfirullah hal'azim...oh...gitu ya ? jawab Kalisa sambil menggaruk kepala"masa sih aqu enggak sadar sampai kamar"kata Kalisa dalam hati.


tok


tok


tok


suara pintu di ketuk.


"bang... sepertinya ada tamu? malam malam begini siapa yang datang?"tanya Kalisa.


"abang enggak tau, ya sudah di lihat aja"jawab Reza berjalan ke depan pintu rumah.


"wa'alaikum salam..."


jawab Reza dari dalam dan membukakan pintu rumah, dan ternyata yang datang pak RT.


"eh...pak RT, ada apa malam malam datang?"


tanya Reza pada tamu yang datang.


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2