Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.39


__ADS_3

Tak terasa hari sudah malam yang artinya Bu Ani sudah hampir satu harian di rumah Bu Ros dan hampir satu hari juga dia bersama Kalisa.


Memang tidak bisa menilai seseorang satu hari saja tapi karena Bu Ros dan Bu Ani sudah kenal jadi sudah ada nilai plus untuk Kalisa.


Hari sudah malam Bu Ani juga sudah minta jemput sama Reza putra nya."Kalisa mama minta tolong telpon Reza bisa?"tanya Bu Ani


Kalisa yang sedang menggantikan baju Salsa yang kena susu langsung mengambil HP dan memberikan pada Bu Ani yang sudah di call Kalisa.


📞Bu Ani : "Assalamualaikum...Reza"


📞Reza. : "Wa'alaikum salam...ma..."


📞Bu Ani :"sudah malam, jam berapa kamu jemput mama?"


📞Reza. : "ba'da isya ya..."


📞Bu Ani : "oke...mama tunggu, jangan lama lama"


📞Reza. : "ma...Salsa lagi ngapain?"


📞Bu Ani : "lagi pakai baju sama bunda nya, kamu itu mau tanya salsa atau bundanya?"


📞Reza. : "mama memang tau aja isi hati anaknya"


📞Bu Ani : "sudah ah...kamu enggak boleh ketemu dulu sama Kalisa, masih dalam pingitan. Jadi pas akad nanti kamu lihat dia pasti cantik"


Kalisa yang mendengar percakapan ibu dan anak itu serba salah, mau senyum tapi nanti di goda mertua tapi kok lucu ya... akhirnya dia pura pura mencuci botol susu salsa di toilet.


📞Reza. :"ya sudah ba'da isya Reza meluncur menjemput mama"


📞Bu Ani : "oke mama tunggu, Assalamualaikum..."


📞Reza. :"wa'alaikum salam..."


Setelah pembicaraan di HP Kalisa pun keluar dari toilet yang melihat Bu Ani sudah menggendong Salsa cucu nya.


"jam berapa jadi mama di jemput?"tanya Kalisa pura pura tidak tahu padahal tadi dia sudah mendengar percakapan mereka.


"ba'da isya di jemput Reza, biasanya dia isya dulu"jawab Bu Ani.


Dari luar Bu Ros masuk ke dalam kamar karena pak Dharma mau makan malam jadi sekalian dengan tamu."besan...yuk kita makan dulu, sekalian sama ayah Kalisa"Bu Ros menggandeng tangan Bu Ani ke meja makan


"oh...iya...Salsa bagaimana?"tanya Bu Ani.


"kalau salsa titip sama mba iyem dulu jadi kita makan bersama"kata Bu Ros yang memang si mba Iyem sudah mengikuti nyonya rumah Bu Ros.


Di meja makan semua sudah tersedia jadi mereka tinggal duduk saja."eh...Bu Ani... kapan sampai?"tanya pak Dharma


"kalau sampai dari kampung dua hari yang lalu pak, tapi kalau di rumah ini tadi siang sekitar jam 10 lewat gitu"jawab Bu Ani.


"itu lah kan besan ayah nya Kalisa enggak jelas pertanyaan nya jadi di jawab dua "kata Bu Ros.

__ADS_1


"ah...biasa itu besan"jawab Bu Ani.


"oh... gitu ya...kita makan aja dulu, nanti baru tanya yang lain"kata pak Dharma pada ke dua mama di depan nya.


Mereka pun makan bersama tanpa banyak suara, dan makan dengan lahap sampai nyaris habis tersisa. Begitulah kalau makan bersama tak terasa makanan lahap di santap.


Selesai makan bersama ternyata Reza sudah menjemput mamanya. Mba iyem yang membuka pintu rumah dan mempersilahkan masuk dan Reza masuk dan duduk di ruang tamu saja.


Pak Dharma yang baru makan mau menghirup udara di luar, dia tidak mau bergabung dengan mama rempong di dalam."eh...Reza kapan sampai? sudah makan?"tanya pak Dharma.


"baru kok ayah, mau jemput mama."jawab Reza singkat.


"sudah makan kamu?"tanya pak Dharma kembali.


Dengan malu malu Reza menjawab"belum ayah, tapi nanti makan di rumah saja"jawab Reza.


"kamu belum makan? biar di siapkan mba iyem, seperti orang lain saja"kata pak Dharma ke dalam mencari keberadaan mba Iyem.


Ternyata si mba iyem sedang merapikan meja makan."iyem... siapkan makan untuk Reza", perintah pak Dharma


",baik pak"jawab mba iyem.


Pak Dharma kemudian mau ke kamar Kalisa tapi di tanya Bu Ros.


"ayah...mau cari siapa?"


"cari Kalisa? dia di kamar lagi menidurkan Salsa"jawab Bu Ros.


"oh...itu si Reza belum makan, kasian kalau makan sendiri."kata pak Dharma.


"ayah saja yang temani, kasian kalau salsa terganggu nanti susah tidur nya."kata Bu Ros


"oh...ya sudah"kata pak Dharma yang mau ke ruang tamu tali di cegat istri nya.


"ayah... mereka masa pingitan jadi enggak usah aja di jumpakan."kata Bu Ros."mama ini seperti orang jadul aja"kata pak Dharma dan meninggalkan istri nya menuju ke tempat Reza makan malam.


"Reza...ayo kita makan"ajak pak Dharma


mereka pun ke ruang makan, tapi yang makan hanya Reza karena pak Dharma sudah makan tadi.


"ayah tidak makan?"tanya Reza.


"kamu saja, tadi ayah sudah makan kok"jawab pak Dharma.


Reza pun makan dengan lahap karena memang dia belum makan malam tadi siang juga makan nya juga sedikit karena di rumah sendiri, kerja dari rumah. Pak Dharma yang memerintahkan karena tinggal tiga hari lagi Reza menikah dengan Kalisa.


"bagaimana persiapan pernikahan? sudah oke semua kan"tanya pak Dharma


"insha Allah sudah ayah...hanya beberapa kok yang belum dan baju tinggal ambil di butik"jawab Reza.


"Alhamdulillah kalau begitu, kalau sudah siap sebaiknya kamu pulang aja. kasian mama kamu dari tadi nungguin"kata pak Dharma

__ADS_1


"iya ayah...ini juga mau pulang"kata Reza yang bangkit dari kursi dan mencari keberadaan mamanya.


Bu Ani sudah duduk di depan menunggu Reza di dalam.


"sudah siap ma?"tanya Reza.


"sudah...mama dari tadi sudah menunggu di sini"kata Bu Ani.


"ya...mama mu sudah ngantuk,mau pulang katanya "kata Bu Ros


Bu Ani pun berdiri sambil permisi pada besannya"terima kasih ya... pelayanan hari ini,maaf sudah merepotkan"kata Bu Ani pada besannya.


"macam orang lain saja, kita jumpa lagi pas akad saj. jangan lupa bajunya di ambil"pesan Bu Ros.


"iya ma..."jawab reza


"Astaghfirullah hal'azim...Reza... tolong ambilkan tas mama di kamar salsa"perintah Bu Ani.


Reza langsung ke dalam dan mengetuk pintu kamar Kalisa.


"tok...tok...tok..."ketukan pintu di kamar Kalisa.


Kalisa yang merasa hanya ada mamanya, Bu Ani dan ayah nya serta mba iyem langsung mempersilahkan masuk.


"masuk saja enggak di kunci"jawab Kalisa


Reza pun masuk ke dalam dan ternyata Kalisa terkejut, karena Kalisa sudah memakai pakaian tidur yang sedikit transparan sehingga terlihat dalaman-nya.


"Astaghfirullah hal'azim...bang Reza... keluar sana, kirain mba iyem"kata Kalisa dengan refleks melemparkan bantal pada Reza


"maaf..."kata Reza langsung keluar tapi sudah sempat terlihat juga


"Kalisa tolong letak di depan pintu tas mama"kata Reza.


Tanpa ada jawaban Kalisa meletakkan tas tersebut tanpa melihat Reza dan langsung menutup pintu serta di kunci.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like ...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote...vote ...vote...

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2