Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.56


__ADS_3

Di pagi hari suasana rumah tidak terlalu banyak aktifitas, tapi Reza hari ini harus masuk kantor karena ada pertemuan penting sehingga pak Dharma mengajak Reza untuk hadir pada meeting kali ini.


Jadi Kalisa harus memasak pagi untuk sarapan mereka berdua."bang... sarapan apa kita?"


"masak apa yang ada aja, semalam yang kita belanja aja masak", jawab Reza.


"semalam ada beli telur, ayam, nugget, kentang frozen"jawab Kalisa.


"untuk sarapan pagi kentang goreng dan nugget juga enak"


"kalau itu masaknya cepat dan gampang, thank you sudah memilih menu yang praktis"kata Kalisa.


Dengan senang hati Kalisa memasakkan menu yang praktis dan tidak memakan waktu yang lama sudah siap di meja makan."bang sudah mandi?"tanya Kalisa pada Reza yang berada di kamar sambil keloni anaknya Salsa.


"belum, kamu sudah siap masaknya?"tanya Reza kembali.


"sudah namanya menu yang praktis , enggak pakai ribet. ya sudah mandi sana nanti telat ngantor nya, bisa di tegur pak Dharma"kata Kalisa.


"ya sudah aqu mandi dulu, tapi enaknya kalau di mandiin.boleh enggak ya..."kata Reza menggoda istrinya yang lagi merapikan tempat perlengkapan susu dan mencuci lalu merebus dot salsa.


"what's ??? nanti bukannya mandi, malah permintaan yang lain. enggak... enggak... nanti ayah nungguin abang di kantor"jawab Kalisa yang cepat cepat keluar dari kamar karena melihat gelagat yang lain pada suaminya.


Reza tersenyum melihat tingkah istrinya yang cepat cepat keluar dari kamar, lalu dia ke kamar mandi untuk mandi kembali."padahal tadi pagi sudah mandi, tapi biar segar ya mandi lagi"kata Reza ngomong sendiri.


Setelah mandi dan berpakaian di kamar sendirian Reza keluar dengan pakaian rapi. Kalisa yang sudah mulai bersih bersih rumah menghentikan aktivitas nya"eh... sudah rapi, yuk kita makan dulu. teh manis mau bang?"tanya Kalisa


"enggak usah air putih aja, di kantor nanti juga dapat teh manis"jawab Reza.


Mereka berdua pun makan bersama di meja makan,hening suasana makan berdua. Akhirnya Kalisa memulai percakapan"bang... kemarin bang Aldo kabari kalau aqu minggu depan sudah masuk ke puskesmas"kata Kalisa.


"oh... gitu? jadi salsa bagaimana?"tanya Reza.


"kalau itu nanti titip sama mama saja karena puskesmas tempat aqu kerja dekat sama rumah mama"jawab Kalisa.


"sudah di bicarakan sama mama?"tanya Reza.


"belum sih tapi bang Aldo pasti sudah cerita, oh...iya bang Kartu Keluarga kita tolong di urus karena aqu mau memasukkan berkas PNS."kata Kalisa.


"oke... insha Allah besok ya... hari ini masuk kantor juga karena ayah yang minta, besok cuti lagi"kata Reza.


Setelah selesai makan Reza bersiap pergi kerja"tinggal berdua dengan salsa enggak apa apa kan?"tanya Reza.


"aman... enggak ada masalah"jawab Kalisa.

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu abang kerja dulu"


"hati hati di jalan yah...terus jangan malam pulang nya"pesan Kalisa pada suami sambil mencium punggung tangannya.


"ya mama salsa"jawab Reza yang langsung mencium b*b*r seksi istrinya sekilas membuat Kalisa diam dan kaget.


"kok diam? mau lagi?"goda Reza pada istrinya.


"apaan sih bang, sudah ah ngantor sana nanti enggak jadi kalau di ikuti"jawab Kalisa dengan wajah merah merona.


"wkwkwkwk"Reza tertawa mendengar jawaban istrinya,lalu melangkah keluar rumah.


Reza pun membawa mobil menuju kantor tempat dia bekerja. Kalisa dan Salsa di rumah berdua. Selagi salsa tidur maka Kalisa membersihkan rumah, mencuci dan memasak sambil menjaga Salsa tentunya."ternyata jadi ibu rumah tangga itu repot juga, kirain menunggu suami dengan santai. Tapi ternyata banyak pekerjaan nya"kata Kalisa dalam hati sambil mengerjakan rumah.


Sementara Reza yang sudah sampai kantor ternyata sudah di tunggu sama pak Dharma selaku mertua dan bos kalau di kantor."pak... sudah di tunggu pak Dharma di ruangan nya"pesan sekertaris pak Dharma pada Reza.


"oke...oke...saya langsung ke ruangan pak Dharma sekarang"jawab Reza.


Tok


tok


tok


Reza mengetuk pintu ruangan pak Dharma.


suara dari dalam dan Reza membuka pintu dan masuk ke dalam.


"kamu Reza? syukur lah kalau sudah datang sebentar lagi kita meeting"kata pak Dharma.


"iya ayah...eh bang Aldo di sini juga rupanya"kata Reza menyapa Aldo yang ternyata ada di dalam ruangan.


"iya...lagi mau ngelamar kerja di kantor ini"jawab Aldo santai.


"serius bang? kalau betul kita bisa sering jumpa"kata Reza.


"belum tau di bagian mana ayah masih tanya bagian HRD, namanya masih baru jadi harus dari bawah dulu."jawab Aldo.


Pak Dharma mendengar percakapan anak dan menantunya lalu berkomentar"kamu mulai kerja di sini sebagai staf biasa dulu trus tidak ada orang yang tau kamu siapa sebenarnya"kata pak Dharma


"kok gitu ayah? apakah perusahaan kita ini ada masalah?"tanya Reza.


"enggak ada apa-apa hanya jaga jaga aja, mana tau ada yang berniat tidak baik. Termasuk kepala HRD juga"pesan pak Dharma.

__ADS_1


"baik pak Dharma, saya mengerti"jawab Aldo.


"ya sudah kalian kalau mau ngobrol ke ruangan Reza aja, masih banyak yang mau di periksa. Trus jangan lupa meeting jam 10, enggak pakai telat."perintah pak Dharma.


Mereka berdua keluar dari ruangan pak Dharma dan menuju ruangan Reza, sampai di dalam Reza menanyakan sesuatu pada abang ipar nya itu."bang...kata Kalisa mulai minggu depan dai sudah mulai bekerja di puskesmas ?tanya Reza.


"oh...iya kemarin aqu yang ngurusin berkasnya, sudah beberapa bulan dia cuti makanya harus masuk. kenapa?"tanya Aldo.


"enggak ada masalah hanya memastikan saja"jawab Reza.


"sepertinya masalah salsa ya..? bawa tempat mama aja kebetulan puskesmas dekat dengan rumah kita"kata Aldo.


"memang rencana juga seperti itu,tadi aqu takut merepotkan mama",kata Reza.


"kalau itu kalian cari orang yang ngurusin Salsa selama Kalisa kerja,jadi mama enggak capek hanya memantau saja"Aldo memberikan solusi pada adik.


Aldo memperhatikan Reza yang dari tadi seperti merasa canggung dan khawatir pada anaknya Salsa bila di titipkan dengan orang lain."Reza... bagaimana dengan Kalisa? kalian sudah unboxing?"tanya Aldo penasaran.


Reza tersenyum dengan pertanyaan abang ipar nya"aduh...bang Aldo mau tau aja,mana mungkin di bicarakan"kata Reza dalam hati.


"feeling qu mengatakan seperti nya belum, tapi tahap kenalan aja. iya kan?"tanya Aldo.


"itu rahasia kami bang, maaf enggak boleh cerita"jawab Reza.


"kamu betul tapi aqu tau siapa Kalisa, mana mungkin dia terlalu cepat menyerah karena kalian masih dalam tahap mengenal walaupun sudah halal"kata Aldo dengan bijaksana.


"bang Aldo seperti seorang sesepuh padahal dia aja belum pernah menikah, aqu yang sudah kedua enggak sombong"kata Reza dalam hati.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote...vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2