
"Kalisa..."
Karena ada yang memanggil nya Kalisa melihat ke belakang dan Reza mengikuti melihat ke belakang.
"sedang apa di sini?"
Kalisa tak menjawab karena yang di lihat nya adalah Rendi.
"ini anak kamu?"tanya Rendi lagi.
"jadi selama ini kamu juga sudah menikah"tanya Rendi lagi
karena banyak pertanyaan akhirnya Kalisa menjawab"ya ...ini anak qu"jawab Kalisa
Terdengar suara"sayang...kamu di mana? sebentar lagi kita di panggil"kata Anita yang mencari keberadaan Rendi.
"itu... istri kamu sudah mencari, nanti kasian dia"kata Kalisa yang langsung keluar rumah sakit tanpa melihat Rendi dan Anita.
"Tapi Kalisa ada yang mau qu bicarakan"kata Rendi mengikuti langkah Kalisa.
Reza jalan beriringan jalan ke luar dengan Kalisa, sementara Rendi mengikuti dari belakang"tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi"kata Kalisa tanpa melihat Rendi.
Tapi tetap saja Rendi memaksa, sehingga membuat Reza emosi.
"tolong ya... kalau Kalisa tidak mau bicara jangan di paksa"kata Reza menghalangi Rendi mengejar Rendi.
"bukan urusan mu, memangnya kamu siapa?"kata Rendi.
"kamu enggak perlu siapa saya, tolong tinggalkan Kalisa. lagian istri mu sudah menunggu"kata Reza
Melihat seperti nya Reza dan Rendi ada ketegangan di antara mereka dan mereka sedang berada di sebuah klinik dokter Kalisa takut terjadi hal yang tidak di inginkan, akhirnya Kalisa mendekati mereka"bang Reza tolong bawa salsa dulu sebentar, biar aqu bicara sama dia dulu"kata Kalisa menyerahkan Salsa pada Reza.
Kalisa mendekati Rendi"mau bicara apa? seperti nya tidak ada lagi yang harus di bicarakan"
"kita harus bicara tapi tidak dalam keadaan emosi seperti ini"jawab Rendi
"kita sudah tidak ada apa apa, jadi tolong jangan ganggu aqu lagi.lagian istri mu juga sudah hamil, jaga perasaan nya dan aqu juga sudah punya anak"kata Kalisa
"apakah itu suami mu"kata Rendi menanyakan dengan penasaran karena dia yakin kalau itu bukan suami Kalisa
"pikir aja sendiri, aqu kan sudah punya anak, apa mungkin tidak ada suami? apa mungkin aqu bisa melahirkan tanpa anak"jawab Kalisa tanpa melihat Rendi karena dia takut kalau dia tidak kuat pasti akan menangis.
"Rendi...kamu kemana aja?aqu dari tadi nyariin karena sebentar lagi giliran qu mau ke dalam"kata Anita pada suaminya, dia tidak melihat kalau ada Kalisa di sana.
__ADS_1
"jumpa teman tadi, ayo kita ke dalam saja"jawab Rendi pada istrinya dan langsung ke dalam karena dia takut kalau Anita melihat Kalisa, pasti akan cemburu sekali.
Kalisa meninggalkan Rendi di trotoar halaman rumah sakit dan mencari keberadaan Reza. Hati Kalisa sebenarnya hancur melihat Rendi bersama Anita sahabat waktu sekolah kebidanan dulu.
Reza ternyata sudah menunggu di dalam mobil bersama salsa tak lupa AC mobil di hidupkan agar salsa tidak kepanasan tentu nya.
tok
tok
tok
Pintu mobil di ketuk Kalisa yang mengetuk"bang buka pintu nya"pinta Kalisa
Reza duduk di tengah bersama salsa lalu membuka pintu mobil, dan Kalisa pun masuk ke dalam mobil.
Mata Kalisa merah seperti baru menangis tapi dia masuk mobil yang setelah pintu di buka. Reza melihat Kalisa yang sedih bingung mau bagaimana,tapi dia bertanya juga"sudah selesai urusan mu Kalisa?"
Kalisa menarik nafas panjang untuk menjawab pertanyaan dari Reza"sudah...ayo kita pulang"ajak Kalisa.
Dalam perjalanan menuju rumah Kalisa hanya diam sambil memegang salsa. Hati dan perasaan nya lagi kacau, sedih juga perasaan nya."kenapa kami bisa bertemu di sana"kata Kalisa dalam hati.
Mobil yang di bawa Reza jalannya pelan membuat Kalisa bingung"bang kenapa jalan mobil nya pelan sekali?"
"maaf...aqu juga enggak mau ketemu mereka, tapi bagaimana lagi?"kata Kalisa tak terasa air mata menetes di pipi.
Hening sebentar dan Reza memberikan pertanyaan"dia itu tadi siapa? pacar?"
Kalisa hanya diam dan menangis lagi.
"memang sangat menyakitkan di tinggal orang yang kita cintai, tapi bagaimana lagi? mungkin dia bukan jodoh, percayalah pasti nanti akan mendapatkan yang lebih baik lagi"kata Reza
"iya...kita harus ikhlas, tapi aku belum bisa menerima kenyataan karena selama 4 tahun setia menunggu, aqu merasa terlalu bodoh untuk setia dengan orang seperti dia"kata Kalisa
Karena keadaan Kalisa masih sedih, mau pulang tapi pikiran nya masih kacau dan mereka belum makan malam."Kalisa sebaiknya kita makan saja dulu, baru pulang"kata Reza."mau makan di mana kita?"tanya Kalisa
Reza melihat di sekeliling jalan, mencari solusi tempat makan yang terdekat dan enak."kita pesan makan cepat saji saja melalui Drive Thu saja bang, nanti makannya di mobil saja.sudah malam kasian salsa"Kalisa memberikan saran.
"ya sudah...pesan itu saja" Reza mencari masakan American yang di gemari orang saat ini.
Tak jauh dari posisi mereka saat ini,Reza memasuki bagian Drive Thu."selamat malam pak, mau pesan apa?"tanya pelayan
"kamu aja yang pesan tapi buat dua porsi"kata Reza pada Kalisa.
__ADS_1
Kalisa membuka kaca mobil dan memesan.
"chicken Wings 2, rise 2, French fries 2 dan mineral 2"kata Kalisa
"baik Bu dalam 5 menit selesai"kata pelayan.
Tak berapa lama pesanan mereka selesai, Reza membayar semua pesanan lalu mobil berjalan keluar. "Dimana ya...kira kira enaknya kita makan?"tanya reza
"di area parkir taman saja bang, enggak jauh dari sini"kata Kalisa memberikan solusi
Mobil di belokkan Reza ke lokasi yang di tuju, sampai di sana mereka makan berdua yang di temani Salsa. Reza pindah duduk ke belakang tapi mesin mobil hidup dan di kunci dari dalam tentunya.
"makan aja dulu bang, nanti gantian"kata Kalisa.
"makan sama aja, kan bisa sambil gendong salsa tangan sebelah kiri. atau aqu aja yang gendong salsa"kata Reza
"ya sudah tapi biar aqu yang pegang salsa"kata Kalisa.
Makanan pun bagi dua di kotak masing masing,tak lupa saos nya di buka sama Reza.
Karena baru saja mengeluarkan emosi yang banyak menghadapi Rendi tadi dan rasa sakit hati jadi makan Kalisa dengan lahap. Dia tidak peduli ada Reza di samping nya.
Reza pun makan seperti biasa saja sambil melihat Kalisa makan"masih lapar Kalisa?"tanya Reza.
"cukup kok bang"jawab Kalisa yang selesai makan nasi dan ayam dia pun menghabiskan kentang goreng bagiannya.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
jangan lupa
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏